Mengenal Keistimewaan Masjidil Haram, Tempat Suci untuk Umat Islam

Natasha Riyandani | Beautynesia
Kamis, 28 May 2026 09:00 WIB
Pahala Dilipatgandakan 100.000 Kali Lipat
Pahala dilipatgandakan 100.000 kali lipat / Foto: Unsplahs.com/Ekrem Osmanoglu

Masjidil Haram merupakan tempat yang sangat istimewa bagi umat Islam. Di dalamnya terdapat Ka’bah, yang menjadi pusat kiblat salat umat Muslim di berbagai penjuru dunia, setelah sebelumnya berkiblat ke Masjid Al-Aqsa di Palestina.

Setiap tahunnya, Masjidil Haram menjadi tempat berkumpul jutaan umat Muslim dari seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umrah. Selain itu, di tempat suci yang mengelilingi Ka’bah ini, umat Islam tidak hanya menunaikan ibadah, tetapi juga menyaksikan jejak sejarah panjang yang berkaitan dengan para nabi serta berbagai keutamaan yang menjadikannya masjid paling istimewa di dunia.

Penasaran dengan keistimewaan Masjidil Haram, yang menjadikannya salah satu masjid paling suci di dunia? Melansir dari laman detikHikmah, berikut rangkuman informasinya.

Sejarah Masjidil Haram

Sejarah Masjidil Haram/ Foto: Unsplash.com/Ibrahim Uz

Masjidil Haram terletak di Makkah, Arab Saudi, dikenal sebagai tempat istimewa bagi umat Muslim karena di dalamnya terdapat Ka’bah atau disebut juga dengan Baitullah (rumah Allah Swt).

Nama “Masjidil Haram” memiliki arti “Masjid Suci” atau “Masjid yang Dimuliakan”. Sementara, kata “Haram” bukan berarti terlarang, melainkan kawasan yang disucikan dan memiliki aturan khusus dalam Islam.

Keberadaan Ka’bah di tengahnya, menjadikannya pusat kiblat bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun awalnya, kiblat umat Islam menghadap ke Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) di Palestina.

Perpindahan kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram terjadi pada tahun ke-2 Hijriah (sekitar 624 M) berdasarkan wahyu Allah Swt. Perpindahan arah kiblat ini menjadi momen istimewa, menandai kembalinya arah ibadah ke rumah pertama yang dibangun untuk menyembah Allah Swt.

Pahala Dilipatgandakan 100.000 Kali Lipat

Pahala dilipatgandakan 100.000 kali lipat / Foto: Unsplahs.com/Ekrem Osmanoglu

Salat di Masjidil Haram memiliki keutamaan luar biasa, di mana pahala akan dilipatgandakan 100.000 kali lipat. Hal ini sesuai dengan hadits riwayat Ahmad dan Ibnu Majah menyebutkan bahwa satu kali salat di sini setara dengan ratusan ribu salat di masjid lain, menjadikannya salah satu tempat dengan ganjaran ibadah tertinggi.

Selain itu, Masjidil Haram juga menawarkan kesempatan emas bagi umat Muslim untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa dan memohon ampunan. Itu karena keutamaannya sebagai pusat ibadah Baitullah, menjadikannya tempat mustajab untuk memanjatkan doa terbaik.

Bukan hanya salat, keutamaan ini juga diyakini berlaku untuk amal kebajikan lainnya seperti sedekah, puasa, dan berbuat baik selama di Tanah Suci.

Keunikan Masjidil Haram

Keunikan Masjidil Haram/ Foto: Unsplash.com/Haythem Gataa

Selain menjadi tempat suci bagi umat Islam, terdapat beberapa fakta unik di balik kemegahan Masjidil Haram, sebagai berikut:

1. Bangunan Termahal di Dunia

Masjidil Haram merupakan bangunan yang paling mahal di dunia. Perluasan dan renovasinya selama puluhan tahun ditaksir menelan biaya mencapai USD1 miliar (setara Rp1.647 triliun), seperti dikutip dari laman Middle East Economy.

Bangunan dengan luas total sekitar 1,5 juta meter persegi itu, menyediakan area salat di dalam ruangan dan luar ruangan yang memukau. Dengan kemegahannya tersebut, Majidil Haram dapat menampung hingga lebih dari 4 juta jemaah per hari.

2. Memiliki Lebih dari 8.000 Pengeras Suara

Di Masjidil Haram, ada lebih dari 8.000 pengeras suara dan 100 mikrofon yang ditempatkan di secara strategis di berbagai titik. Mulai dari bagian dalam, pelataran, sampai jalan-jalan di sekitarnya. Ini menjadikannya sebagai bangunan dengan sistem suara terbesar dan terbanyak di dunia.

Menariknya, sound system di Masjidil Harap dilengkapi dengan teknologi canggih untuk memastikan kejernihan suara saat bergema di sekitar masjid.

3. Terdapat 13.000 Toilet

Di dalam bangunan megah ini terdapat sekitar 13.000 toilet yang dibersihkan setiap 4-6 jam sekali. Selain itu, ada 1.800 petugas, 40 mobil pembersih sanitasi listrik, 60 mesin saniter listrik untuk halaman terbuka, dan sekitar 2.000 barel sanitasi untuk membersihkan seluruh sisi masjid. Sebab itulah, kebersihannya sangat terjaga.

4. Lantai yang Tetap Dingin Meski saat Cuaca Terik

Meskipun disinari terik matahari, lantai Ka’bah atau Masjidil Haram ternyata tetap dingin. Itu karena terbuat dari marmer yang mampu menyerap cahaya matahari, sehingga saat cuaca panas umat Muslim tidak akan merasa kepanasan.

Selain itu, marmer tersebut dapat menyerap lembap pada malam hari. Alhasil, lantai tidak basah pada pagi harinya dan tidak mengganggu aktivitas umat Muslim yang sedang beribadah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE