Beauties, pernahkah kamu melihat teman kamu memposting foto tangan yang saling menggenggam, dua piring di meja, atau pemandangan dari tempat yang sama tanpa menunjukkan siapa yang menemani mereka? Ini bukan sekadar gaya fotografi yang artistik, tetapi fenomena yang disebut "soft launch relationship".
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang langsung mengumumkan status hubungan mereka dengan foto pasangan serta caption romantis, Gen Z memilih pendekatan yang lebih halus. Tren ini bukan sekadar soal gaya, tetapi mencerminkan pergeseran budaya yang lebih dalam tentang bagaimana Gen Z mengelola intimasi, serta komitmen di ruang publik digital.
Yuk, simak 5 hal penting tentang tren soft launch relationship ini!
Apa Itu Soft Launch Relationship?
Soft launch relationship berarti menunjukkan hubungan baru dengan cara yang halus, bahkan hampir tersembunyi. Alih-alih memposting foto lengkap pasangan kamu dengan nama serta caption romantis, kamu hanya memberikan petunjuk kecil seperti tangan yang saling menggenggam, dua cangkir kopi di meja, sepatu pasangan di foto, atau lokasi yang sama tanpa menandai siapa yang menemani.
Istilah ini sebenarnya dipinjam dari dunia marketing di mana perusahaan meluncurkan produk secara perlahan sebelum peluncuran resmi yang besar. Dalam konteks hubungan, ini seperti memberitahu dunia "Aku sedang bersama seseorang, tapi aku belum siap menunjukkan siapa mereka."