STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Merasa WFH Bikin Hidup Jadi Berantakan? Atur Jadwal Harian Kamu dengan Tips Ini

Dyah Na | Beautynesia
Selasa, 26 Jan 2021 16:30 WIB
Merasa WFH Bikin Hidup Jadi Berantakan? Atur Jadwal Harian Kamu dengan Tips Ini

Selama melakukan kegiatan dari rumah, banyak yang merasa kalau hidupnya jadi tidak teratur. Jam kerja dan istirahat jadi bercampur, sehingga malah membuat pekerjaan lama selesai dan berakhir lembur.

Kalau tidak diatasi, hal ini akan membuat hidupmu kacau dan menimbulkan stres. Karena itu, enggak ada salahnya kalau kamu mengatur diri dengan melakukan perencaan dengan Planner.

Sebelum memulainya, cari tahu cara yang perlu kamu lakukan agar membuat Planner tidak sia-sia.

 

Langkah 1: Beli Buku Catatan

Buku - buku pemenang Goodreads Awards 2020. Foto: freepik.comBeli Buku Catatan/ Foto: Freepik.com

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan untuk membuat Planner adalah dengan membelu buku catatan. Pilihlah buku catatan dengan desain menarik agar kamu lebih semangat membuat jadwal harian.

Biar lebih gampang, pilih jurnal peluru, yakni jurnal dengan titik-titik checklist. Dengan begitu, kamu akan lebih gampang menandai planning apa saja yang sudah tercapai di hari itu. 

 

Langkah 2: Pilih Perlengkapan Alat Tulis

Setelah buku catatan, kamu juga perlu beli perlengkapan alat tulis. Kalau kamu ingin Planner yang lebih simple, cukup beli pena warna-warni untuk menulis dan menandai catatan penting.

Tapi kalau kamu mau lebih ekstra, beli juga spidol, stabilo, post it, dan selotip washi untuk mendekorasi buku. 

 

Langkah 3: Buat Seunik Mungkin

Bullet Journal Sedang Tren di Korea, yuk Cari Tahu Cara Bikinnya!Buat Seunik Mungkin/ Foto: Freepik.com

Membuat planner tentunya enggak perlu aturan baku. Kamu bisa menulis apapun di dalam buku Planner sesuai yang kamu inginkan. Kamu juga bisa menghiasnya sesuai dengan seleramu sendiri. Tapi sebagai referensi, kamu bisa kok melihat beragam dekrasi Planner di Pinterest. 

 

Langkah 4: Tentukan Cara Menggunakannya

Buku planner berfungsi untuk membuat hidup kamu lebhih teratur. Karena itu, kamu juga perlu menyesuaikan dengan kebutuhanmu.

Apakah kamu perlu mengatur jadwal harian saja? Atau kamu juga perlu mengatur jadwal mingguan dan bulanan? Agar tidak campur aduk, pisahkan halaman untuk jadwal harian, mingguan, dan tahunan ya.


Langkah 5: Catat Tanggal Penting

[FORUM] Planner atau Journal, butuh atau engga?Catat Tanggal Penting/ Pinterest.com

Sebelum mulai mengisi jadwal harian di buku planner, sebaiknya kamu mengcatat tanggal-tanggal penting terlebih dahulu. Misalnya, tanggal ulang tahun teman-teman dekat, tanggal ujian, atau tanggal deadline sebuat pekerjaan. Dengan cara ini, kamu akan menghindari membuat jadwal yang bertabrakan dengan hari pentingmu.


Langkah 6: Periksa Setiap Hari

Bersikap konsisten dan memeriksa agenda secara teratur akan memberi hasil yang lebih cepat. Sesuatu yang membuat banyak orang kesulitan saat pertama kali mulai membuat planner adalah melakukannya setiap hari.

Tetapi kalau kamu berkomitmen untuk memeriksa agenda setiap pagi untuk mengatur tugas harian atau setiap malam untuk merenungkan hari terakhir selama lima menit, kamu akan merasa lebih terorganisir dan produktif. 


Langkah 7: Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Kamu harus realistis dan mengetahui batasanmu sendiri! Terkadang, jadwal yang dibuat lebih sederhana bisa lebih berhasil daripada rencana yang terlalu padat. Kalau kamu ingin lebih produktif, jadikan planner sebagai alat yang membantu, bukannya justru membebani kamu. 

 

Langkah 8: Beri Waktu Untuk Bersantai

Rebahan di atas tempat tidurBeri Waktu Untuk Bersantai/ Foto: Freepik.com

Menjadi produktif memang hal yang baik. Tapi bukan berarti kamu enggak perlu meluangkan waktu untuk bersantai. Enggak ada salahnya kalau dalam sehari, kamu memberikan waktu 1-2 jam tanpa aturan. Alias, kamu bisa melakukan hal apa saja di sela waktu itu.

Dengan cara ini, kamu justru bisa lebih produktif karena energi akan kembali terisi setelah bersantai sebentar lho.

(arm2/arm2)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE