Sejumlah perusahaan besar belakangan ini 'rajin' melakukan PHK besar-besaran. Setelah karyawan Twitter yang di-PHK usai ganti kepemilikan, kini terbaru ada Meta, induk Facebook yang juga turut lakukan PHK pada karyawannya.
Tak tanggung-tanggung, Meta melakukan pemutusan hubungan kerja ini pada 11 ribu karyawannya, secara serentak. PHK dilakukan mulai Rabu (9/11), pukul 06.00 pagi waktu setempat.
Alami Kerugian, PHK adalah Bentuk Pemulihan Ekonomi Meta
Tentu saja kabar pemutusan hubungan kerja ini mendadak ramai dibicarakan. Karena jumlahnya yang sangat banyak, membuat banyak orang bertanya-tanya, ada masalah apa yang sebenarnya menimpa Meta?
Ada beberapa hal yang membuat Meta akhirnya harus mengambil jalan untuk PHK para karyawannya. Pertama, hal ini dilakukan karena Meta telah mengalami kerugian besar. Dimana Meta mengalami penurunan laba sebesar 50 persen, penurunan penjualan kedua berturut-turut, saat pengeluarannya melonjak sampai 19 persen. Sahamnya pun turun sekitar 70 persen di tahun ini.
Kedua, PHK juga dilakukan karena kekhawatiran terjadinya pengeluaran besar-beesaran untuk proyek metaverse. Ditambah saat ini Meta harus berjuang dengan pesaing baru seperti TikTok yang menyasar pengguna usia muda.
Karena hal ini, Mark Zuckerberg ingin membuat perusahaan yang lebih ramping dan efisien dengan memotong pengeluaran, termasuk dilakukannya PHK massal.
"Saya telah memutuskan untuk mengurangi ukuran tim kami sekitar 13% dan melepaskan lebih dari 11.000 karyawan berbakat kami. Kami juga mengambil sejumlah langkah tambahan untuk menjadi perusahaan yang lebih ramping dan efisien dengan memotong pengeluaran yang tidak perlu dan memperpanjang pembekuan perekrutan kami hingga kuartal pertama," kata Mark Zuckerberg, seperti yang dikutip dari CNBC.
Tetap Akan Diberikan Pesangon untuk Korban PHK
Tentu karyawan yang menjadi korban PHK akan mendapatkan pesangon. Karyawan yang terdampak akan mendapatkan 16 minggu gaji yang ditambah dengan dua minggu tambahan untuk setiap tahun layanan.
Selain itu, Meta pun masih akan menanggung asuransi kesehatan selama enam bulan.
Mark Zuckerberg Ucapkan Permohonan Maaf
Atas keputusannya ini, Mark Zuckerberg menyampaikan permohonan maaf.
Ia mengaku hal ini sebenarnya sulit dilakukan, terlebih harus kehilangan karyawan berbakatnya.
"Saya ingin bertanggung jawab atas keputusan ini dan bagaimana kami sampai di sini. Saya tahu ini sulit untuk semua orang, dan saya meminta maaf untuk mereka yang terkena dampak," kata Mark, seperti yang dikutip dari NY Times.
Namun, ia pun tak memiliki pilihan lain, selain melakukan PHK besar-besaran.
"Ini adalah saat yang menyedihkan, dan tidak ada jalan lain untuk itu. Kepada mereka yang pergi, saya ingin mengucapkan terimakasih sekali lagi atas semua yang telah diberikan pada tempat ini," tambahnya.
_____________
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!