STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600

Nggak Melulu Soal Cinta, 6 Webtoon Ini Usung Tema Kesehatan Mental yang Bagus untuk Dipelajari

Retno Anggraini | Beautynesia
Senin, 17 Jan 2022 19:00 WIB
Nggak Melulu Soal Cinta, 6 Webtoon Ini Usung Tema Kesehatan Mental yang Bagus untuk Dipelajari

Kini isu kesehatan mental semakin sering diperbincangkan. Namun sayang, masih banyak yang belum memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental. Ada banyak cara untuk mempelajari kesehatan mental, mulai dari membaca, mengikuti webinar sampai membaca webtoon.

Webtoon merupakan perpaduan dari kata ‘web’ dan ‘toon’, memiliki arti komik atau kartun yang dapat dinikmati secara online melalui website. Genre yang diusung biasanya penuh romansa, drama, dan komedi. Tapi sebenarnya, ada juga tema kesehatan mental yang tersembunyi di dalam cerita, seperti enam webtoon di bawah ini. Yuk, cari tahu!

New Normal: Class 8

Webtoon New Normal: Class 8
Webtoon New Normal: Class 8/Foto: Pinterest.com/WEBTOON

Kam Dong Won merupakan seorang murid SMA yang memiliki kepala sangat besar secara fisik. Hidupnya selalu di bully oleh teman-teman sebaya karena keunikan yang dimilikinya hingga sang ibu memindahkan Dong Won ke SMA Rainbow. Uniknya, ada satu kelas di SMA ini, yakni kelas 8, yang diisi oleh murid dengan fisik unik. Ada yang memiliki tangan super panjang, leher yang super panjang, memiliki ekor, bahkan memiliki sepasang sayap. Memiliki masalah yang sama membuat murid dari kelas 8 saling mendukung satu sama lain.

Webtoon garapan Youngpaka ini sebenarnya bergenre komedi dan drama. Hanya saja di season terakhir yaitu season 5, karakter Dong Won ini sebenarnya hanya seorang murid SMA biasa yang insecure terhadap dirinya sendiri. Karakter-karakter lain pun juga sama, mereka insecure dengan diri masing-masing yang mana membuat mereka merasa bahwa mereka adalah orang aneh jika berada di tengah masyarakat.

Rainy Night

Webtoon Rainy Night
Webtoon Rainy Night/Foto: Pinterest.com/Okkagirl

Orang tua Yeo Won bercerai saat dirinya masih kecil, ibu Yeo Won memutuskan untuk menikah dengan pria kaya dan meninggalkan Yeo Won dengan mantan suaminya. Meski hidup jauh dari kata cukup, Yeo Won bahagia tinggal bersama ayah dan neneknya. Hingga akhirnya sang ayah meninggal dan Yeo Won harus berpindah-pindah tempat tinggal. Bertemu sang ibu, Yeo Won pun diajak untuk tinggal bersama keluarga tirinya hingga dewasa.

Yeo Won adalah perempuan tanpa ekspresi, padahal waktu kecil dia tidak seperti itu. Yeo Won juga tidak betah tinggal di rumah ayah tirinya karena selalu direndahkan, yang membuat perempuan itu bertahan hanyalah sang ibu. Saat kuliah, Yeo Won memiliki kekasih yang berjanji akan mengeluarkannya dari rumah itu. Namun janji itu tidak pernah ditepati, justru sang kekasih pergi ke luar negeri. Inilah yang membuat Yeo Won berubah menjadi perempuan tanpa ekspresi.

Ditinggal seseorang yang dicintai dengan janji semu dan menyimpan kekesalan terhadap keluarga, siapa yang bisa bertahan? Ketika semua orang dalam satu rumah merendahkannya, tidak ada yang membela, sang ibu pun tidak berkuasa. Terkekang dalam hubungan toxic nyatanya bisa merubah sifat seseorang, lho! Beruntungnya Yeo Won memiliki Yoo In, seorang pria yang dia temui dari acara perjodohan yang membantunya bertahan.

Spirit Fingers

Webtoon Spirit Fingers
Webtoon Spirit Fingers/Foto: Pinterest.com/WEBTOON

Terlahir sebagai anak perempuan satu-satunya dalam keluarga tidak membuat Song Wo Yeon merasa bahagia. Kakak dan adiknya selalu mendapatkan peringkat satu sedangkan dirinya hanya biasa-biasa saja. Bahkan Wo Yeon merasa kasih sayang kedua orang tuanya berbeda. Apa pun yang diinginkan kakak dan adiknya pasti selalu terpenuhi, sedangkan untuk dirinya sangat sulit sekali. Wo Yeon merasa lebih dihargai ketika dirinya masuk ke klub menggambar yang bernama Spirit Fingers.

Apa yang dialami Wo Yeon tidak jauh berbeda dengan kehidupan nyata. Memiliki kakak dan adik yang pintar, orang-orang akan berekspektasi juga bahwa kamu akan sepintar kakak dan adik kamu, terlebih jika kamu seorang perempuan. Tekanan batin dan rasa iri yang dialami Wo Yeon bisa berakibat fatal jika Wo Yeon tidak menemukan tempat untuk dirinya keluar sejenak dari tekanan batin itu.

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE