Penyebab Resolusi Tahun baru Gagal Tercapai, Jangan Sampai Terulang Lagi
Kebiasaan yang dilakukan kebanyakan orang saat memasuki tahun baru adalah membuat resolusi. Bahkan tak jarang yang menghiasnya dan berharap resolusi itu segera terwujud.
Namun tak sedikit pula resolusi yang gagal tercapai. Beauties wajib kenali berbagai penyebabnya supaya di tahun 2026 mendatang tak terulang lagi hal yang tak diharapkan. Dikutip dari karya Carol Dweck, berikut beberapa penyebabnya.
1. Resolusi yang Tidak Realistis
Berharap dan menginginkan sesuatu tentu hal yang sangat baik, Beauties. Misalnya kamu ingin punya pekerjaan ideal di tahun baru nanti atau punya pasangan sesuai kriteriamu. Namun perlu diingat bahwa setiap harapan yang kamu buat tentu harus realistis dan jelas. Jangan sampai mustahil untuk tercapai.
Ketika kamu ingin menjadi seorang social media specialist manager yang bekerja di perusahaan fashion ternama, tapi kamu sendiri tidak membekali diri kamu dengan wawasan atau informasi yang cukup di bidang yang kamu impikan, tentu hal itu tidak realistis, Beauties.
Bayangkan bagaimana cara kamu bisa bekerja dengan optimal, punya pencapaian yang hebat kalau kamu sendiri belum menguasai hal seputar dunia media sosial dan tren yang ada.
Contoh lainnya, ketika kamu berharap punya pasangan yang sangat ideal, mau mengerti tentang diri kamu dan punya pekerjaan yang mapan, tapi faktanya kamu sendiri masih punya sifat yang sering menunda, sulit mengontrol emosi dengan stabil, resolusi kamu jadi terasa tidak realistis.Â
Ketika Beauties kurang merancang sesuatu dengan realistis, maka akan timbul hal serba negatif dalam pikiranmu, karena melampaui potensi atau kondisi kamu saat ini.
2. Resolusi yang Dibuat Kurang Spesifik
Resolusi yang tidak spesifik, bisa jadi membuat kamu jadi sering menunda untuk melakukan aksi demi mewujudkan keinginanmu itu. Foto/Freepik.com/WayHomeStudio
Punya impian tentu sah-sah saja, tapi ketika kamu hanya menyebutkan keinginanmu tapi tidak spesifik, hal itu akan membuatmu sulit dan bingung untuk mewujudkannya. Misalnya, kamu ingin menjadi orang yang sukses dengan total tabungan atau kekayaan sekian juta, tapi kamu tidak spesifik menyebutkan nominal angka atau bidang kesuksesan dan bentuk yang kamu harapkan.
Akhirnya, pikiran kamu akan mengalami kebingungan tentang aksi apa saja yang harus kamu lakukan, targetnya masih terlihat samar atau kabur, dan hal ini membuat kamu jadi nggak termotivasi untuk segera mewujudkannya.
Bandingkan jika kamu dapat menentukan target yang jelas ingin sukses di bidang bisnis kedai kopi, dengan total omset 10 juta per bulan. Kamu akan lebih terdorong untuk mewujudkan keinginanmu, diikuti dengan aksi yang bertahap. Dalam bayanganmu jelas tentang kedai kopi yang ingin kamu wujudkan dan nominal keuntungan yang ingin kamu raih dalam satu bulan. Jadi tak heran, resolusi yang tidak spesifik akan mengahalangi kamu untuk menggapai resolusi kamu, Beauties.
3. Terjebak pada Omongan Negatif dari Orang Lain
Saat seseorang terjebak pada omongan negatif orang lain, hal ini dapat menghambat seseorang mewujudkan resolusinya. Kamu boleh jadikan sebagai saran atau masukan, tapi bukan untuk penghalang mimpimu/Foto: Freepik/Freepik
Resolusi yang sudah kamu targetkan mungkin jadi sulit terwujud karena kamu terlalu sering untuk terjebak pada omongan negatif dari orang lain. Saat kamu ingin memulai bisnis kedai kopi, mungkin kamu pernah mendengar orang yang terkesan meremehkanmu, "Udah banyak loh bisnis kedai kopi sekarang, nggak gampang buat bersaing." Hal itu tidak sepenuhnya salah, tapi kalau kamu hanya fokus pada ketidakmungkinan dan risiko negatif yang terjadi ujung-ujungnya kamu jadi tak berani memulainya sama sekali.
Bisa jadi kamu sebenarnya sudah memiliki wawasan yang baik tentang trend dunia kopi, target market, tapi kamu punya pola pikir atau mindset yang keliru sehingga setiap omongan negatif dari orang lain membuat kamu tak berani maju atau batal mewujudkannya.
4. Overthinking pada Masa Lalu dan Masa Depan
Ketakutan atau kecemasan tentu hal yang wajar, tapi kalau kamu terlalu overthinking memikirkan terus menerus pengalaman gagal di masa lalu. Kemudian kamu takut mencoba lagi karena cemas dengan hal yang tak pasti, resolusimu akan terhambat/Foto: Benzoix
Segala sesuatu memang mungkin saja untuk terjadi saat kamu ingin mewujudkan resolusi kamu, Beauties. Rasa cemas dan takut juga merupakan hal yang wajar, apalagi kalau kamu pernah punya resolusi yang mirip dengan pengalaman masa lalu kamu. Terlebih jika kamu pernah mengalami kegagalan dengan hal yang serupa.
Kalau kamu terus menerus hanya memikirkan kegagalan, kamu akan merasa tidak percaya diri dan menganggap dirimu tidak mampu mencapai resolusi yang diharapkan. Ditambah lagi kalau kamu punya ketakutan berlebih pada masa depan, juga bisa menjebakmu dan membuat kamu jadi mengurungkan niatmu untuk mewujudkan hal yang ingin kamu capai. Kecemasanmu untuk hal yang belum pasti bisa menghambat pikiranmu jadi serba negatif dan menghalangi aksi dalam membuat strategi untuk mewujudkan keinginan kamu di tahun yang baru.
Oke, Beauties berikut tadi berbagai hal penting seputar penyebab resolusi gagal tercapai. Wajib kamu simak, supaya tak terulang lagi ya, Beauties!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!