Peristiwa Bersejarah di Indonesia Ini Terjadi di Bulan Ramadan, Kemerdekaan RI saat Puasa?
Dalam sejarah agama Islam, ada banyak peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadan. Sebut saja Perang Badar, Penaklukan Kota Makkah, dan malam Lailatul Qadar.
Bulan Ramadan memang memiliki banyak keistimewaan, dengan pahala yang berlipat ganda dan peluang ampunan Allah Ta'ala semakin besar. Inilah bulan yang penuh berkah.
Keberkahan bulan Ramadan juga dirasakan rakyat di tanah air. Bahkan beberapa peristiwa bersejarah Indonesia rupanya juga terjadi pada bulan suci ini. Ada apa saja?
1. Dinamika PPKI
Potret Sidang PPKI 18 Agustus 1945/ Foto: Wikimedia Commons/Documenta Historica, Penerbit Bulan Bintang
Tahukah kamu? Momen kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945 itu bertepatan dengan bulan Ramadan.
Dimulai saat pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945. Melansir Indonesiabaik.id, peristiwa ini terjadi satu hari menjelang malam pertama bulan Ramadan kala itu.
Pada satu Ramadan (9 Agustus 1945), tentara sekutu menjatuhkan bom ke kota Nagasaki. Pengeboman ini berakibat lumpuhnya kekuatan Jepang di tengah Perang Dunia II.
Pada tanggal dua Ramadan esok harinya, ketua dan wakil PPKIÂ yakni Soekarno dan Hatta, bersama Radjiman menemui Marsekal Terauchi di Vietnam untuk membicarakan kemerdekaan Indonesia.
Saat Jepang menyerah kepada sekutu pada tanggal 6 Ramadan, para pemuda menyusun kerja sama dan siasat untuk merebut kekuasaan di tanah air dari cengkeraman penjajahan Jepang.
2. Peristiwa Rengasdengklok
Altar Ruang Tamu Rumah di Rengasdengklok Tempat Soekarno Hatta Diculik/ Foto: Wikimedia Commons
Pada malam harinya sekitar pukul 22.00 tanggal 7 Ramadan, para pemuda yang dipimpin oleh Wikana mendatangi kediaman Soekarno untuk mendesak Proklamasi kemerdekaan dilakukan malam itu juga. Pada pukul 03.00 WIB tanggal 8 Ramadan (16 Agustus 1945), Soekarno dan Hatta diculik ke Rengasdengklok.
Hanya berlangsung sebentar, penculikan berakhir ketika Mr. Achmad Soebardjo menjemput Soekarno dan Hatta untuk kembali ke Jakarta. Mereka tiba di Jakarta tengah malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB.
3. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Proklamasi Kemerdekaan RI/ Foto: Wikimedia Commons/Dokumen Kepresidenan, Perpustakaan Nasional Indonesia
Menurut Mr. Achmad Soebardjo, pukul 03.00 pada waktu sahur teks proklamasi didiktekan oleh Bung Hatta, dan ditulis oleh Bung Karno. Teks yang sudah jadi lalu diketik oleh Sayuti Melik.
Pembacaan teks proklamasi dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 yang bertepatan dengan 9 Ramadan 1367 H. Saat itu sang proklamator menjalankan ibadah puasa.
Selama masa persiapan menuju kemerdekaan, diketahui Bung Karno meminta rekomendasi dari beberapa Ulama.Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan rekomendasi yang diberikan oleh K.H Abdoel Moekti dari Muhammadiyah. Sementara itu, K.H Hasyim Asy’ari memberikan kepastian kepada Bung Karno untuk tidak takut memproklamirkan kemerdekaan.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!