Ramai Dibahas, Ini Arti Lazy Ambitious dan Penyebabnya

ADILA PUTRI ANISYA | Beautynesia
Kamis, 30 Jul 2026 06:30 WIB
Kenapa Seseorang Bisa Mengalami Lazy Ambitious?
Kenapa Seseorang Bisa Mengalami Lazy Ambitious/Foto: Magnific

Lazy ambitious menjadi istilah yang belakangan ramai dibicarakan di media sosial, terutama setelah dibahas oleh Sabrina Anggraini, konten kreator sekaligus pemegang gelar kontes kecantikan Indonesia.

Fenomena ini ternyata dialami banyak anak muda. Mereka sudah tahu tujuan yang ingin dicapai, bahkan memiliki rencana yang matang. Namun, ketika waktunya mulai bertindak, rasa ragu dan takut gagal justru membuat semuanya berhenti di tahap perencanaan.

Kalau Beauties mengalami hal yang sama, yuk baca penjelasan selengkapnya!

Apa Itu Lazy Ambitious?

Apa Itu Lazy Ambitious/Foto: Magnific

Dilansir dari podcast #BossMama 46 di kanal YouTube Sabrina Anggraini, lazy ambitious bukan berarti seseorang benar-benar  malas.  Sebaliknya, mereka punya keinginan kuat untuk sukses, tetapi sering kali terjebak dalam pola pikir yang membuat aksi nyata terus tertunda.

Menurut Sabrina, kondisi ini biasanya dipicu oleh beberapa hal, seperti:

  • Terlalu banyak berpikir (overthinking).
  • Ingin semuanya berjalan sempurna.
  • Menunggu motivasi datang sebelum mulai.

Lebih menikmati membuat rencana dibanding menjalankannya. Akibatnya, seseorang merasa sibuk mempersiapkan diri, tetapi nggak kunjung bergerak menuju tujuan yang diinginkan.

Kenapa Seseorang Bisa Mengalami Lazy Ambitious?

Kenapa Seseorang Bisa Mengalami Lazy Ambitious/Foto: Magnific

Dilansir dari artikel "Psychology Of People Who Are Lazy But Ambitious" yang ditulis PsychoMental, ada penjelasan dari sisi neuroscience mengenai fenomena ini.

Saat membayangkan kesuksesan di masa depan, otak mengaktifkan bagian yang disebut 'Default Mode Network'. Proses ini memicu pelepasan dopamin sehingga seseorang merasa puas hanya dengan membayangkan hasil akhirnya. Akibatnya, otak seperti sudah mendapatkan "hadiah", padahal belum melakukan pekerjaan apa pun.

Di sisi lain, ketika harus memulai tugas yang sulit, otak menganggap usaha tersebut sebagai sesuatu yang melelahkan dan penuh ketidakpastian. Inilah yang memunculkan rasa enggan, takut, atau ingin menunda.

Masih menurut artikel Medium tersebut, perfeksionisme juga menjadi penyebab utama. Banyak orang menunggu waktu yang dianggap paling tepat atau rencana yang benar-benar sempurna sebelum mulai bekerja.

Padahal, momen sempurna hampir nggak pernah datang. Keinginan untuk menghasilkan sesuatu yang sempurna justru berubah menjadi alasan untuk terus menunda.

Cara Keluar dari Pola Lazy Ambitious

Cara Keluar dari Pola Lazy Ambitious/Foto: Magnific

Sabrina Anggraini menekankan bahwa motivasi nggak selalu datang sebelum bertindak. Justru, motivasi sering muncul setelah seseorang mulai melakukan aksi kecil.

Sementara itu, PsychoMental menyarankan beberapa cara sederhana untuk memutus siklus tersebut, antara lain:

  • Mulai dari langkah yang sangat kecil.
  • Tentukan waktu dan tempat untuk mengerjakan tugas.
  • Kurangi distraksi, seperti meletakkan ponsel di ruangan lain.
  • Fokus pada progres kecil, bukan hasil yang sempurna.
  • Bangun kebiasaan secara konsisten daripada mengandalkan motivasi.

Dengan cara tersebut, otak akan lebih mudah membentuk kebiasaan baru dan mengurangi rasa takut saat memulai sesuatu.

So, Beauties, mengalami lazy ambitious bukan berarti kamu pemalas atau nggak punya potensi. Kondisi ini lebih menggambarkan adanya jarak antara mimpi besar dan tindakan nyata yang sering dipengaruhi oleh overthinking, perfeksionisme, hingga rasa takut gagal.

Kabar baiknya, pola tersebut bisa diubah secara bertahap. Jadi, jika belakangan kamu merasa termasuk lazy ambitious, mungkin yang dibutuhkan bukan motivasi tambahan, melainkan keberanian untuk mulai bergerak hari ini!

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.