Rapper Macklemore Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran karena Bela Palestina
Rapper Macklemore dikeluarkan dari daftar penampil tur Amerika Serikat Ed Sheeran usai menunjukkan dukungannya pada Palestina. Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di Instagram, Macklemore mengaku dirinya dicoret dari tur tersebut setelah Robert Kraft, miliarder pemilik New England Patriots dan Gillette Stadium, menekan Ed Sheeran untuk mengeluarkan dirinya dari tur.
Sebelumnya, Macklemore menjadi penampil pembuka atau opening act untuk tur Ed Sheeran bertajuk "Loop". Ia sempat tampil dua kali di Stadion MetLife pada 4 dan 5 September. Pada pertunjukkan pertama, rapper dengan nama asli Benjamin Haggerty itu menyerukan "Free Palestine" (Bebaskan Palestina) di atas panggung dan menyatakan solidaritasnya terhadap warga Gaza.
Tak hanya itu, Macklemore juga menampilkan beberapa gambar kehancuran di Gaza dan menyanyikan lagunya bertajuk "Hind's Hall". Lagu tersebut mengisahkan soal para demonstran pro-Palestina di Universitas Columbia yang menduduki sebuah gedung dan menamainya sebagai penghormatan bagi Hind Rajab, seorang anak berusia enam tahun yang tewas akibat tindakan militer Israel.
"Salah satu alasan utama saya ingin melakukan tur ini sejak awal adalah agar saya bisa berdiri di stadion seperti ini dan mengucapkan dua kata yang sangat bermakna bagi saya: 'Free Palestine'," ujarnya dalam pertunjukan pertama di MetLife, dilansir dari Rolling Stone.
"Saya katakan, 'Free Palestine!' Saya ingin kata-kata itu terdengar lantang dan jelas, supaya orang-orang, mulai dari Gaza hingga Tepi Barat yang diduduki, tahu bahwa kami tidak melupakan mereka," tuturnya.
Di pertunjukan kedua di MetLife, Macklemore kembali menyerukan "Free Palestine". Ia menekankan tentang perdamaian dan kasih sayang agar semua umat manusia diperlakukan dengan bermartabat, penuh rasa hormat, dan setara.
Dalam pernyataan eksklusif yang disampaikan kepada Rolling Stone, Messina Touring Group selaku promotor rangkaian tur "Loop Tour" Ed Sheeran di Amerika Serikat, mengatakan mereka telah menerima pemberitahuan dari pihak pengelola lokasi konser untuk jadwal tur mendatang bahwa mereka tidak mengizinkan konser berlangsung jika Macklemore turut tampil dalam daftar pengisi acara.
"Hal ini akan berujung pada pembatalan tur dan berdampak pada ratusan ribu penggemar. Setelah berdiskusi dengan para pemangku kepentingan, diputuskan bahwa Macklemore tidak akan tampil dalam jadwal konser pendukung yang tersisa," ungkapnya.
Penjelasan Macklemore soal Dirinya Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran
Macklemore/Foto: Instagram/macklemore
Macklemore mengungkapkan apa yang terjadi melalui unggahan yang cukup panjang di akun Instagramnya. Macklemore mengatakan bahwa setelah sepekan melakukan "pembicaraan yang sulit" dengan Ed Sheeran, mereka akhirnya berujung pada perbedaaan pendapat yang membuat Macklemore dicoret dari daftar penampil.
Macklemore mengklaim bahwa ia dikeluarkan dari tur tersebut setelah Robert Kraft, miliarder pemilik New England Patriots dan Gillette Stadium, melakukan upaya untuk menekan Sheeran.
"Ed memberi tahu saya bahwa Kraft mengatakan saya tidak diizinkan tampil di stadion miliknya," tulis Macklemore melalui akun Instagramnya @macklemore, Selasa (15/9).
"Ed juga mengatakan bahwa Kraft telah menggalang dukungan dari beberapa pemilik stadion lain dan secara kolektif mereka memberikan ultimatum kepadanya: jika Macklemore tetap ikut dalam tur, Anda [Ed Sheeran] tidak akan diizinkan tampil di tempat kami," lanjut Macklemore.
Macklemore dijadwalkan tampil dalam delapan dari sepuluh pertunjukan tersisa pada rangkaian tur Sheeran di Amerika Serikat, yang akan kembali digelar pada hari Jumat, 19 September 2026, di Philadelphia. Lokasi-lokasi yang dikabarkan keberatan dengan kehadiran sang rapper tersebut meliputi: Lincoln Financial Field di Philadelphia; Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts; Mercedes-Benz Stadium di Atlanta; Lucas Oil Stadium di Indianapolis; Bank of America Stadium di Charlotte, Carolina Utara; AT&T Stadium di Arlington, Texas; serta Raymond James Stadium di Tampa, Florida.
Dilansir dari Rolling Stone, dalam pernyataannya sendiri, Kraft membenarkan keputusannya untuk melarang Macklemore tampil di Gillette. Ia menyatakan bahwa keputusan itu didasarkan pada "tindakan-tindakannya baru-baru ini, materi yang disampaikan dari atas panggung selama pertunjukan Ed Sheeran di New Jersey, serta rekam jejak retorika dan citra antisemit yang menurut kami sangat menyinggung dan menyakitkan bagi komunitas Yahudi." Namun, Kraft tidak menanggapi klaim bahwa ia juga "menggalang" pemilik stadion lain untuk turut menekan Sheeran agar mengeluarkan Macklemore.
Lebih lanjut, dalam pernyataannya, Macklemore mengatakan bahwa ia memahami posisi sulit yang dihadapi Sheeran. Tapi ia mengkritik penyanyi asal Inggris tersebut karena tidak mengambil sikap tegas.
"Mengambil sikap bisa ada harganya. Uang, kesepakatan merek, sponsor, festival, pertunjukan pribadi, hubungan, dan akses. Saya telah kehilangan semua hal itu. Namun, tidak ada posisi netral antara pihak penindas dan pihak yang tertindas," tulisnya.
"Dia [Ed Sheeran] mengatakan kepada saya bahwa frasa 'Free Palestine' (Bebaskan Palestina) dan gambar bendera Palestina dianggap menyakitkan oleh banyak orang yang berbicara dengannya. Saya katakan kepadanya bahwa jika kata-kata itu dianggap lebih menyinggung perasaan dibandingkan tewasnya puluhan ribu anak-anak Palestina akibat ulah Israel, maka ada perbedaan prinsip yang mendasar antara pandangan orang-orang tersebut dan pandangan saya. Namun, dia tidak bisa melepaskan diri dari sikap publiknya yang menyatakan, 'Saya tidak memihak'," tambah Macklemore.
Macklemore menegaskan bahwa meskipun ia hanya tampil dalam dua pertunjukan selama tur tersebut, jika kata-katanya berhasil mengembalikan percakapan publik ke isu Palestina, maka itu adalah tur paling sukses yang pernah ia jalani.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!