Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Soft Parenting dan Gentle Parenting yang Lagi Populer

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Kamis, 16 Apr 2026 19:00 WIB
Apa Itu Gentle Parenting?
Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Apa itu gentle parenting?/Foto: freepik.com/teksomolika

Istilah gentle parenting dan soft parenting tengah menjadi gaya parenting yang populer beberapa tahun ke belakang. Keduanya dianggap sebagai pendekatan untuk membesarkan anak dengan lembut dan penuh empati tanpa bentakan atau tuntutan.

Soft parenting disebut sebagai turunan dari gentle parenting yang juga mulai tren. Meski terlihat mirip, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Yuk, simak perbedaan soft parenting dan gentle parenting, Beauties!

Apa Itu Soft Parenting?

Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Apa itu soft parenting?/Foto: freepik.com/freepik

Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Apa itu soft parenting?/Foto: freepik.com/freepik

Soft parenting memiliki dasar yang sama seperti gentle parenting, mulai dari empati pada anak dan memvalidasi perasaan mereka. Menurut Ana Vega, ahli mindful parenting yang dilansir dari laman Parents, pendekatan ini seperti gentle parenting versi ekstra, di mana fokusnya pada empati yang bisa jadi berlebihan dan disiplin anak mulai terabaikan.

Orang tua dengan pengasuhan soft parenting cenderung fleksibel dan jarang memberi konsekuensi pada anak. Mereka lebih sering menuruti keinginan anak tanpa benar-benar menetapkan batasan yang jelas. Risiko yang dijelaskan Vega dari pengasuhan ini anak bisa kesulitan mengatur diri sendiri atau beradaptasi dengan aturan yang jelas.

Dalam penerapan kesehariannya, orang tua soft parenting jarang mengatakan “tidak” dan cenderung menuruti keinginan anak untuk menghindari drama atau tantrum. Selain itu, mereka juga selalu berusaha memahami perasaan anak, bahkan saat perilaku anak melewati batas. Mereka lebih memprioritaskan perasaan anak dibanding menegakkan batasan dan lebih mengikuti keinginan atau alur dari anak.

Apa Itu Gentle Parenting?

Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Apa itu gentle parenting?/Foto: freepik.com/teksomolika

Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Apa itu gentle parenting?/Foto: freepik.com/teksomolika

Gentle parenting merupakan pengasuhan anak tanpa shaming, menyalahkan, atau memberi hukuman. Pendekatan ini berfokus pada kerjasama orang tua dan anak. Danielle Sullivan, seorang parenting coach menjelaskan dalam laman Parents bahwa gentle parenting juga dikenal sebagai collaborative parenting, di mana gaya pengasuhan orang tua tidak memaksa anak patuh melalui hukuman atau kontrol orang tua. Sebaliknya, mereka menggunakan koneksi emosional, komunikasi, dan juga cara-cara yang lebih demokratis untuk mengambil keputusan bersama dalam keluarga.

Gentle parenting mengedepankan cara yang lebih lembut saat membimbing anak dengan batasan yang konsisten dan penuh empati, bukan dengan pendekatan keras atau otoriter. Secara umum, gentle parenting dibangun di atas empat elemen utama: empati, rasa hormat, pemahaman, dan batasan yang jelas.

Perbedaan Soft Parenting dan Gentle Parenting

Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Perbedaan soft parenting dan gentle parenting/Foto: freepik.com/freepik

Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Perbedaan soft parenting dan gentle parenting/Foto: freepik.com/freepik

Soft parenting dan gentle parenting memiliki perbedaan yang tipis. Kedua gaya pengasuhan ini menjauhkan anak dari pola asuh otoriter dan hanya menuntut anak untuk patuh. Beberapa perbedaan antara soft parenting dan gentle parenting, di antaranya:

Batasan 

Soft parenting: Orang tua cenderung tidak menetapkan batasan yang jelas tentang perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anak di dalam keluarga, mengikuti keinginan dan emosi anak, sehingga kadang mengorbankan konsistensi.

Gentle parenting: Orang tua menyeimbangkan empati dan aturan yang jelas, memiliki penguatan positif dan membimbing anak ke perilaku yang tepat.

Kedisiplinan

Soft parenting: Mengutamakan kenyamanan emosional anak agar tidak merasa tertekan

Gentle parenting: Berfokus pada pemecahan masalah dan konsekuensi yang logis daripada hukuman

Tujuan

Soft parenting: Menjaga hubungan yang harmonis dan menghindari konflik yang menyakitkan

Gentle parenting: Membentuk anak yang bisa memahami emosi dan juga punya kontrol diri.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE