Serba-serbi Orang yang Banyak Followers di Medsos tapi Merasa Kesepian

Patricia Astrid Nadia | Beautynesia
Sabtu, 21 Feb 2026 20:30 WIB
Bahaya Jika Rasa Kesepian Diabaikan
Ketika seseorang membiarkan rasa kesepiannya terus menerus, kamu bisa kehilangan jati diri dan justru berubah menjadi orang lain bahkan mengubah minatmu jadi mirip followers yang sebenarnya tidak terlalu kamu kenal/Foto: Freepik.com/Freepik

Beauties, punya banyak followers terkadang menjadi hal yang diincar atau ditargetkan seseorang. Semakin banyak followersnya, mereka menilai dirinya punya banyak penggemar atau orang yang populer.

Namun di sisi lain, punya banyak followers justru bisa saja membuat seseorang merasa kesepian di dunia nyata. Kenapa ya bisa seperti itu? Simak serba-serbinya berikut ini, yuk!

Penelitian Tentang Kesepian dan Followers Media Sosial

Dari berbagai studi yang dilakukan, ditemukan hasil kalau punya followers yang banyak dan aktif bermain media sosial dalam durasi yang sangat lama per hari dapat berpotensi pada hadirnya rasa kesepian. Kamu kerap scrolling dan menonton berbagai video yang bergulir tentang aktivitas yang dilakukan oleh temanmu, atau influencer di media sosial.

Mereka pasti cenderung menampilkan kegiatan yang menyenangkan atau menarik perhatian, hingga kamu berandai ingin berada di posisi itu. Terlebih ketika ada followers yang banyak, kamu pun ingin mengeksplorasi berbagai kegiatan mereka atau pernah melakukan interaksi melalui chat, tapi kenapa kamu kesepian?

Studi dari Universitas Kreta dari Yunani menunjukkan bahwa bermain media sosial sekitar 5 jam per hari, sibuk dengan interaksi di media sosial, bisa berpotensi dengan peningkatan gejala depresi pada orang dewasa muda.

Studi lainnya dari Universitas Pittsburgh juga mengungkapkan hal ini bisa membuat seseorang merasa terisolasi, karena berada di situasi yang terlalu sering melihat orang orang sukses muncul di feeds, tapi kamu tidak memiliki interaksi yang mendalam atau benar-benar mengenal mereka. Bahkan kamu hanya menonton kesuksesan mereka, namun tidak kenal karena mereka adalah selebriti terkenal yang sulit diraih, apalagi diajak mengobrol.

Berbagai Penyebab Munculnya Kesepian

Ada berbagai penyebab kesepian, salah satunya tidak adanya kedekatan emosi yang akrab. Hanya interaksi formal untuk terlihat populer di media sosial/Foto: Freepik.com/Freepik

Ketika bermain media sosial dan punya banyak followers, tapi kamu tetap merasa kesepian ini bisa disebabkan karena followers itu hanya membangun hubungan yang dangkal. Satu sama lain hanya mengikuti karena ingin terlihat populer. Atau ketika kamu punya sebuah bisnis online, kamu butuh engagement yang tinggi dan ingin terlihat akun bisnis kamu ramai oleh followers. Namun sebenarnya tidak ada interaksi yang akrab atau dekat antara kamu dengan orang yang diikuti.

Di sisi lain, followers yang banyak bisa saja berasal dari jasa membeli followers untuk membuat kamu terlihat eksis di media sosial, sebagai ajang untuk terlihat hebat tapi ternyata hanya ada interaksi palsu dalam bentuk robot.

Akhirnya tak banyak orang yang sungguh-sungguh tulus berteman dan berinteraksi denganmu. Maka rasa kesepian itu pun muncul. Akhirnya karena tak ada interaksi yang dekat, kamu hanya sibuk membandingkan aktivitas yang dilakukan pengikutmu dengan aktivitas pribadimu yang kamu anggap biasa saja.

Bahaya Jika Rasa Kesepian Diabaikan

Ketika seseorang membiarkan rasa kesepiannya terus menerus, kamu bisa kehilangan jati diri dan justru berubah menjadi orang lain bahkan mengubah minatmu jadi mirip followers yang sebenarnya tidak terlalu kamu kenal/Foto: Freepik.com/Freepik

Kehilangan identitas diri dapat muncul jika kamu membiarkan rasa kesepian itu datang dan mengganggumu. Mungkin saat awal kesepian itu muncul, kamu sebaiknya segera peka untuk mengatasinya. Jika tidak kamu akan menganggap hal itu wajar.

Kamu akan menilai kalau normal jika merasa kesepian dan bisa jadi untuk menghilangkan rasa kesepian sesaat kamu justru malah mengubah jati dirimu menjadi mirip followers yang ada di media sosial. Kamu jadi terlalu memaksakan diri untuk berbaur dengan banyaknya followers yang kamu punya.

Misalnya ikut-ikutan untuk punya gaya fashion tertentu, ikut-ikutan mengganti gaya make up khusus supaya bisa memiliki bahan obrolan dengan followers, dan sebagainya. Ujung-ujungnya, kamu jadi kehilangan jati diri karena terus berupaya menyenangkan orang lain dan menghilangkan kesepianmu dengan instant, tapi lewat cara yang tak sehat.

4. Cara Mengatasinya

Kamu perlu membatasi penggunaan media sosial supaya tidak terus menerus memikirkan jumlah followersmu dan interaksi dengan mereka.Miliki juga aktivitas nyata dengan orang yang dapat kamu temui dan mudah diajak komunikasi dua arah/Foto: Freepik.com/Freepik

Pakailah media sosial dan berinteraksi dengan orang-orang atau pengikutmu seperlunya. Batasi juga penggunaan media sosial agar tak hanya fokus pada apa yang dilakukan oleh followers yang tidak terlalu kamu kenal.

Bisa jadi kamu berubah menjadi orang yang tidak percaya diri dan merasa kesepian karena melihat pencapaian mereka. Padahal belum tentu pencapaian mereka itu benar-benar terjadi, karena kamu hanya kenal followers dari media sosial tanpa interaksi di dunia nyata. Perbanyaklah komunikasi langsung dengan teman dekatmu, orang-orang yang kamu percaya bisa menjadi pendukungmu.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE