Simak Update Terkini Karhutla di Berbagai Wilayah di Indonesia

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Kamis, 27 Aug 2026 11:15 WIB
Ilustrasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)/ Foto: Freepik.com/vecstock

Beauties, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda berbagai wilayah di Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Masyarakat setempat yang wilayahnya mengalami karhutla juga terdampak saat menjalani kehidupan sehari-hari di tengah kondisi yang mengkhawatirkan.

Tidak hanya itu saja, flora dan fauna yang menjadi korban terdampak dari karhutla ini juga menjadi sorotan warganet di media sosial, Beauties. Untuk mengetahui perkembangan situasi, simak update terkini karhutla di berbagai wilayah di Indonesia berikut ini.

Kalimantan Barat

Beauties, sejumlah titik panas dan titik api masih berlangsung di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Potensi pertumbuhan awan yang teridentifikasi memberikan peluang hujan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengoptimalkan adanya peluang hujan. Dengan hujan, penanganan karhutla akan sangat efektif untuk memadamkan titik api dan titik panas.

Pada Selasa, (25/8/2026) Satuan Tugas Udara dengan dukungan BNPB melakukan 2 sorti OMC. Total bahan semai (NaCl) yang disebar di awan mencapai 2.000 kg. Bahan semai disebarkan di wilayah Bengkayang, Landak dan Sanggau.

Upaya ini kembali dilakukan pada Rabu (26/8) dengan 1 sorti di atas Bengkayang dan Sambas. Hingga Selasa, (25/8/2026), sejumlah titik panas masih terjadi di wilayah itu.

Sejumlah wilayah di Kalimantan Barat menjadi prioritas tinggi penanganan, seperti Ketapang, Kubu Raya, Melawi dab Kayong Utara. Wilayah dengan prioritas sedang yaitu Sintang, Sambas, Sekadau, Landak dan Bengkayang.

Dilihat dari kualitas udara dampak karhutla, rata-rata harian terpantau wilayah Jongkat dan Sungai Tebelian pada kategori tidak sehat, Sungai Raya kategori sangat tidak sehat.

Kalimantan Timur

Melansir dari  CNN Indonesia,  berdasarkan rekapitulasi BPBD Kaltim, hingga pekan lalu tercatat 430 kejadian karhutla dengan luas terdampak mencapai 1.260,92 hektare. Sebagian besar lahan tersebut milik perusahaan.

Secara rinci dari total luas terdampak sebanyak 1.197,32 hektare merupakan lahan, 32,84 merupakan hutan, dan kebun 30,71 hektare. Dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur, Kukar jadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar.

Selanjutnya diikuti Kutai dengan 71 kejadian, Paser 105 kejadian, Samarinda 69 kejadian, dan Berau 38 kejadian. Sementara itu, Kemenhut telah menjatuhkan sanksi ke PT PSR di Kaltim terkait karhutla.

Kalimantan Tengah

Masih melansir dari CNN Indonesia, ada 25 titik api di Kalimantan Tengah. Pihak berwenang melakukan operasi water bombing dan OMC di wilayah terdampak. Petugas juga melakukan operasi darat dan berhasil menangani 55,63 hektar lahan terbakar hingga Minggu. Sementara itu, Kemenhut telah menjatuhkan sanksi ke PT NES di Kalteng terkait karhutla.

Kalimantan Selatan

Petugas dilaporkan berhasil menangani sekitar 13 hektare lahan yang terbakar di Kalimantan Selatan melalui operasi udara dan 40,9 hektare melalui operasi darat, Beauties.

Jambi

Melansir dari  detiksumbagsel,  karhutla Provinsi Jambi terus menjadi perhatian pemerintah pusat. Luasan lahan yang terbakar kini dilaporkan telah mencapai lebih dari 916 hektare, sementara kabut asap mulai terasa semakin pekat di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut disampaikan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin saat melaporkan perkembangan terbaru karhutla kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat bersama Satgas Karhutla Jambi, Selasa (25/8/2026).

Pemerintah pusat pun menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk Jambi. Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, (27/8/2026) hingga Minggu, (30/8/2026) untuk membantu menekan titik panas dan meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang membutuhkan.

(sim/sim)
Tonton video di bawah ini ya, Beauties!
Apa Makna Cinta Diri Sendiri buat Sisca