Stop Bilang "Nggak Punya Uang" ke Anak, Ganti dengan 3 Kalimat Ini!

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Minggu, 23 Aug 2026 12:30 WIB
Arahkan Anak Menabung/Foto: Magnific

Kalimat orang tua saat menolak permintaan anak sering kali terdengar sederhana, misalnya dengan mengatakan, "Kita nggak punya uang." Padahal, menurut psikologi, ucapan tersebut bisa membentuk cara anak memandang kondisi keuangan keluarga sejak usia dini.

Beauties, banyak orang tua mengucapkan kalimat itu agar anak tidak boros atau berhenti meminta sesuatu. Namun, dikutip dari Times of India, American Psychological Association (APA) menjelaskan bahwa uang merupakan salah satu topik yang paling jarang dibicarakan secara terbuka dalam keluarga, padahal cara anak memahami uang sudah mulai terbentuk sejak masa kanak-kanak.

Ketika anak terus mendengar kalimat saat tidak punya uang seperti "Kita tidak punya uang," mereka belum mampu memaknainya seperti orang dewasa. Anak justru bisa menganggap keluarganya sedang mengalami kesulitan ekonomi sehingga muncul rasa khawatir yang sebenarnya tidak perlu.

Karena itu, para psikolog menyarankan agar orang tua menggunakan kalimat yang lebih edukatif. Selain tetap mengajarkan batasan, cara ini juga membantu anak memahami konsep mengatur prioritas dan mengelola keuangan dengan lebih sehat.

"Saat Ini Uangnya Dipakai untuk Kebutuhan yang Lebih Penting"

Uang Digunakan untuk Kebutuhan Penting/Foto: Magnific

Daripada mengatakan keluarga tidak mampu membeli sesuatu, cobalah menjelaskan bahwa uang yang tersedia sedang dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih penting. Kalimat ini terdengar lebih positif sekaligus tetap jujur kepada anak.

Dengan cara tersebut, anak memahami bahwa memiliki uang bukan berarti semua keinginan harus langsung dipenuhi. Mereka juga mulai belajar membedakan antara kebutuhan dan keinginan sejak usia dini.

Tanpa disadari, kalimat orang tua seperti ini mengajarkan pentingnya membuat prioritas dalam menggunakan uang. Kebiasaan tersebut dapat menjadi bekal yang baik ketika anak mulai mengelola keuangannya sendiri di masa depan.

"Kita Menabung Dulu, ya"

Arahkan Anak Menabung/Foto: Magnific

Mengajak anak menabung merupakan cara sederhana untuk mengenalkan konsep delayed gratification, yaitu kemampuan menunda kesenangan demi mencapai tujuan yang lebih besar. Menurut APA, kemampuan ini menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perilaku finansial yang baik.

Selain membuat anak lebih sabar, kebiasaan menabung juga mengajarkan bahwa mendapatkan sesuatu membutuhkan usaha, waktu, dan perencanaan. Dengan begitu, mereka akan lebih menghargai barang yang akhirnya berhasil dimiliki.

Dibandingkan sekadar mengatakan "tidak ada uang", kalimat orang tua ini memberikan pelajaran yang jauh lebih bermakna sekaligus tetap membuat anak merasa dipahami.

"Yuk, Masukkan ke Daftar Kado Ulang Tahun atau Momen Spesial"

Beri Pengertian secara Halus/Foto: Magnific

Jika barang yang diinginkan bukan kebutuhan mendesak, orang tua bisa mengajak anak memasukkannya ke daftar hadiah ulang tahun, hadiah kenaikan kelas, hadiah Natal, atau momen spesial lainnya.

Respons seperti ini tetap mengakui keinginan anak tanpa harus langsung menolak permintaannya. Anak pun belajar bahwa ada waktu yang tepat untuk memperoleh sesuatu yang mereka inginkan.

Di sisi lain, kalimat orang tua tersebut juga membantu anak melatih kesabaran dan mengurangi kebiasaan membeli sesuatu secara impulsif. Kebiasaan sederhana ini akan bermanfaat ketika mereka tumbuh dewasa dan mulai mengambil keputusan finansial sendiri.

Membicarakan uang dengan anak memang bukan perkara mudah. Namun, memilih kata-kata yang tepat dapat membantu mereka memahami bahwa keputusan keuangan selalu berkaitan dengan prioritas, bukan sekadar ada atau tidaknya uang.

Beauties, mengganti ucapan "kita tidak punya uang" dengan penjelasan yang lebih positif bukan berarti memanjakan anak. Sebaliknya, cara ini justru mengajarkan nilai tanggung jawab, kesabaran, dan kemampuan mengelola keuangan sejak dini.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE