Stop Menghakimi! Ini 5 Stereotip Tentang Perempuan Lajang yang Harus Dihilangkan

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Kamis, 04 Jun 2026 11:30 WIB
4. Terlalu Mandiri
Terlalu Mandiri/Foto: Freepik/ArthurHidden

Beauties, pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa, ya, perempuan lajang sering sekali mendapat banyak label? Mulai dari dianggap terlalu fokus pada karir hingga dianggap kurang dewasa. 

Tanpa disadari, komentar seperti ini membentuk stereotip perempuan lajang yang terus berulang di masyarakat. Padahal kenyataannya tidak selalu seperti itu.

Setiap perempuan itu punya perjalanan hidup yang berbeda. Tidak semua orang harus menjalani hidup dengan timeline yang sama.

Dilansir dari The Everygirl dan Bolde, berikut beberapa stigma perempuan lajang yang sudah lama melekat di masyarakat dan harus dihentikan.

1. Terlalu Fokus pada Karier

Terlalu Fokus pada Karier/Foto: Freepik/lookstudio

Beberapa orang menganggap perempuan lajang biasanya terlalu fokus pada karier. Stereotip ini sering muncul ketika perempuan terlihat mandiri.

Padahal banyak perempuan memang memiliki mimpi yang ingin mereka capai. Fokus pada karier tidak selalu berkaitan dengan status hubungan.

Menjalani karier dengan serius justru bisa menjadi hal yang sangat membanggakan bagi perempuan. Setiap orang itu berhak menentukan prioritas hidupnya.

2. Terlihat Putus Asa

Terlihat Putus Asa/Foto: Freepik/pressfoto

Perempuan lajang yang sering pergi kencan juga kerap dicap putus asa. Padahal bisa saja mereka hanya sedang membuka diri untuk bertemu orang baru.

Mirisnya, stigma perempuan lajang ini kadang juga muncul dari sesama perempuan, lho. Tanpa sadar, kita mungkin pernah ikut menilai dan memberi label pada kehidupan orang lain.

Padahal tidak ada yang salah dengan keinginan menemukan pasangan hidup. Setiap orang berhak berharap bertemu seseorang yang ingin diajak membangun masa depan bersama.

3. Kurang Dewasa

Kurang Dewasa/Foto: Freepik/KamranAydinov

Psikolog sosial Dr. Bella DePaulo pernah meneliti pandangan masyarakat tentang orang lajang dan menikah. Penelitian pada 1.000 mahasiswa ini menemukan bahwa orang lajang sering diberi label kurang dewasa atau tidak bahagia.

Sebaliknya, orang yang sudah menikah justru lebih sering dianggap matang, stabil, dan bahagia. Penilaian ini sebenarnya muncul dari stereotip sosial yang sudah lama terbentuk di masyarakat.

Padahal kenyataannya tidak selalu seperti itu. Banyak perempuan lajang yang dewasa, mandiri, dan tahu apa yang mereka inginkan dalam hidup.

4. Terlalu Mandiri

Terlalu Mandiri/Foto: Freepik/ArthurHidden

Tidak sedikit perempuan lajang yang terbiasa melakukan banyak hal sendiri. Mulai dari mengurus pekerjaan, keuangan, hingga mengambil keputusan dalam hidup.

Sayangnya, sebagian orang justru memberi label kalau perempuan lajang itu terlalu independen. Padahal, mandiri bukan berarti menutup diri dari sebuah hubungan.

Justru banyak perempuan lajang yang tetap terbuka untuk bertemu pasangan. Mereka hanya sudah nyaman dengan dirinya sendiri. Bukankah itu hal yang baik, Beauties?

5. Terlalu Santai

Terlalu Santai/Foto: Freepik/jcomp

Kadang perempuan lajang juga dianggap terlalu santai menjalani kehidupannya. Orang lain sering mengira mereka punya banyak waktu luang karena belum menikah.

Padahal kenyataannya tidak selalu begitu, ya. Banyak perempuan lajang tetap sibuk dengan pekerjaan, hobi, dan kegiatan lainnya.

Tidak punya pasangan bukan berarti hidupnya kosong. Setiap orang tetap punya prioritas dan kesibukan yang sama pentingnya dalam kehidupan mereka.

Itulah lima stereotip perempuan lajang yang masih sering kita dengar sampai sekarang. Tanpa disadari, stigma perempuan lajang ini kerap muncul dari kebiasaan sosial yang sudah lama melekat di masyarakat.

Padahal setiap perempuan punya jalan hidup dan pilihan yang berbeda. Menurutmu, stereotip mana yang paling sering kamu dengar, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.