Tak Perlu Panik, Ini Cara Hadapi 'Peer Pressure' dalam Circle Pertemananmu Menurut Psikologi
"Duh! Kena mental, nih!" Mungkin hal itu yang dirasakan oleh Beauties saat kamu dipaksa oleh lingkaran pertemananmu untuk melakukan hal yang sebenarnya tak ingin kamu kerjakan.Â
Pasti rasanya seperti dikekang karena skenario hidupmu jadi diatur layaknya robot oleh teman-teman dekatmu. Dalam psikologi, ketika ada paksaan dari lingkungan pertemanan untuk melakukan sesuatu dan larangan dalam melakukan kegiatan tertentu, hal ini dikenal dengan istilah 'peer pressure'.
Yuk! Simak tips psikologi untuk hadapi 'peer pressure' yang telah dirangkum dari situs Verywellmind dan buku Social Psychology karya Baron dan Branscombe ya, Beauties.Â
1. Pikirkan Tentang Pilihan dan Alasannya
![]() Pikirkan tentang Pilihan dan Alasannya. foto freepik.com: drobotdean |
Mungkin teman dekatmu baru-baru ini melihat kalau kamu suntuk dan lagi nggak mood menjalani aktivitas. Akhirnya, teman dekatmu mengajak bolos perkuliahan dan pergi ke mall dengan tujuan untuk healing sejenak. Tentunya, ini bukan kegiatan yang baik.
Di sisi lain mungkin Beauties dilema, kalau tidak mengikuti keinginan sahabat, nanti kamu akan dijauhi dan nggak punya teman. Bagaimanapun, kamu berhak menentukan pilihan dan menyampaikan alasan kamu yang ingin tetap mengikuti kelas di kampus, meski suasana hati kamu lagi kurang baik.
2. Tenang dalam Memutuskan
![]() Tenang dalam Memutuskan. foto freepik.com: freepik |
Beauties, tentu kamu pernah curhat tentang masalahmu ke sahabatmu. Contohnya, kamu bercerita tentang overthinking yang tengah kamu alami karena kamu cemburu melihat pacarmu pergi jalan-jalan dengan perempuan lain. Pastinya ada saran yang diberikan sahabatmu.
Namun sebaiknya, kamu perlu tenang dalam mempertimbangkan setiap masukan, sudut pandang yang disampaikan oleh sahabatmu. Tidak serta merta mengikuti karena Beauties yang menjalankan, memutuskan, dan perlu menyelesaikan masalahnya.
Tips Hadapi Peer Pressure Berikutnya
Foto: freepik.com/senivpetro
3. Berani Asertif Mengatakan Hal yang Dirasakan
![]() asertif menyampaikan yang dirasakan. foto freepik.com: gpointstudio |
Dalam pertemanan yang akrab, pastinya Beauties pernah pergi jalan-jalan bersama sahabatmu, bukan? Mungkin saja saat itu, sahabatmu mengusulkan untuk pergi menonton film tertentu. Sayangnya, kamu sangat nggak tertarik dengan genre film itu.Â
Contoh lain sahabatmu menyarankanmu untuk mengganti model rambut. Saat kamu merasa nggak nyaman dengan hal itu, kamu sangat boleh menyampaikan apa yang kamu rasakan, "makasih sarannya, tapi aku nggak suka dengan modelnya."
Kamu juga berhak membatasi kegiatan apa yang ingin kamu lakukan bersama teman-temanmu dan mana yang tidak.Â
4. Memberi Pilihan atau Alternatif yang Lain
![]() Memberi alternatif lain. foto freepik.com: pressfoto |
Saat sahabatmu mengajakmu untuk pergi quality time ke restoran tertentu, tapi menurutmu restoran itu sangat mahal harganya dan kamu lagi fokus untuk menabung, kamu nggak perlu takut untuk menawarkan alternatif lain, Beauties. Seperti mencari referensi tempat makan lain yang lebih terjangkau. Hal yang terpenting, keinginan dari masing-masing untuk mengisi quality time bersama tetap terpenuhi.
Oke, Beauties berikut tadi 4 tips psikologi yang dijamin efektif untuk bantu kamu lebih berani mengatasi 'peer pressure'. Sebab tak selamanya kamu dan sahabatmu harus selalu sama dalam segala hal. Perbedaan justru memperkaya persahabatanmu. Selamat mencoba, Beauties.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!



