Bulan suci Ramadan merupakan waktu yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, bulan Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki gaya hidup kita, termasuk pola makan yang sehat.
Salah satu kebiasaan yang sangat dianjurkan saat menjalankan puasa Ramadan adalah sahur. Sahur merupakan waktu makan sebelum terbit fajar yang dilakukan oleh umat muslim sebelum memulai berpuasa.
Ternyata, sahur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita loh. Dilansir dari CNBC Indonesia, berikut 7 manfaat sahur untuk kesehatan yang dapat membantu kamu memperbaiki kualitas hidup dan menjalani ibadah puasa dengan lebih baik. Yuk simak!
1. Memberikan Energi untuk Beraktivitas
Sahur sangat penting untuk dilakukan selama bulan puasa Ramadan karena memberikan energi yang cukup untuk tubuh dan menjaga kinerja serta produktivitas kita dalam beraktivitas sehari-hari.
Saat sahur, kamu dapat mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan serat yang membantu memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari. Makanan seperti roti gandum, telur, oatmeal, buah-buahan, dan sayuran dapat menjadi pilihan yang tepat untuk sahur.
2. Mencegah Dehidrasi
Mengonsumsi air putih saat sahur dapat membantu mencegah dehidrasi selama berpuasa. Saat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan air selama beberapa jam, sehingga saat sahur penting untuk mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.
Dengan melakukan sahur, kamu dapat memberikan asupan cairan yang cukup untuk tubuh sebelum memasuki waktu puasa. Sebaiknya minum air putih atau minuman yang tidak mengandung kafein atau alkohol seperti jus buah-buahan, susu, atau teh herbal yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
3. Menjaga Keseimbangan Gula Darah
Sahur membantu menjaga keseimbangan gula darah karena tubuh akan memproses makanan secara perlahan selama puasa. Hal ini membantu menghindari fluktuasi gula darah yang tajam dan mencegah terjadinya hipoglikemia atau hiperglikemia.
Sahur dapat membantu menjaga keseimbangan gula darah dalam tubuh selama berpuasa. Dalam penelitian tersebut, para peserta yang melakukan sahur cenderung memiliki kadar gula darah yang lebih stabil selama berpuasa dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan sahur.