Terlalu Sering Mengonsumsi Konten Flexing di Media Sosial, Apa Dampaknya?

Nadya Quamila | Beautynesia
Rabu, 23 Sep 2026 13:15 WIB
Terlalu Sering Mengonsumsi Konten Flexing di Media Sosial, Apa Dampaknya?/Foto: Magnific/Magnific

Ada banyak hal yang bisa kita temukan di media sosial. Mulai dari menjalin koneksi, mencari informasi, mendapatkan ilmu baru, hingga membagikan kehidupan dan pengalaman. Ada pula satu fenomena yang tak bisa dilepaskan dari media sosial, yaitu flexing alias memamerkan kekayaan dan status sosial.

Siapa saja bisa flexing di media sosial. Tapi tentu ada beberapa figur dengan jumlah pengikut yang sangat banyak dengan konten-konten bernuansa flexing mereka yang begitu digemari oleh sejumlah orang. Tak jarang, kita akan menemukan berbagai macam komentar pujian saat sosok tersebut menampilkan barang-barang mewah yang ia miliki.

Namun, pertanyaannya, apa yang terjadi jika seseorang gemar menonton konten flexing di media sosial? Apakah secara tidak langsung konten-konten tersebut dapat memotivasinya untuk meraih kesuksesan atau justru membuatnya berpusar dalam perbandingan yang tiada ujungnya?

(naq/naq)