Tips Bersihkan Debu di Rumah Selama Cuaca Panas Musim Kemarau

Henny Alifah | Beautynesia
Minggu, 14 Jun 2026 09:30 WIB
Pasang Air Purifier atau Manfaatkan Tanaman Penyaring Udara
Pasang air purifier atau memanfaatkan tanaman penyaring udara/ Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Musim kemarau tak hanya datang membawa udara panas yang bikin gerah, tetapi juga debu dan partikel kecil yang mengganggu. Dengan intensitas hujan yang sangat rendah, tanah jadi kering dan membuat partikel debu mudah terbang terbawa angin, masuk lewat ventilasi, celah jendela, sol sepatu, hingga baju yang baru saja dijemur di luar. Lantai yang baru disapu pun gampang kotor lagi dalam hitungan jam, sedangkan meja yang baru dilap sudah terbalut lapisan tipis abu-abu keesokan harinya.

Selain membuat rumah terlihat kurang menarik, debu juga mengganggu kesehatan. Apalagi jika kamu atau anggota keluarga menderita alergi. Oleh karena itu, rumah butuh dibersihkan lebih sering saat musim kemarau tiba. Rajin saja tak cukup, pekerjaan bersih-bersih rumah dari debu bakal lebih efektif kalau kamu menggunakan alat serta teknik yang tepat.

Simak tips-tipsnya berikut ini yuk, Beauties!

Lap Permukaan dengan Microfiber

Ilustrasi membersihkan debu dengan microfiber/ Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch

Membersihkan debu dengan microfiber/ Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch

Hindari kemoceng bulu untuk membersihkan permukaan meja, rak, kursi, bingkai foto, maupun perabot lainnya. Pada dasarnya, kemoceng tidak menangkap debu, namun hanya memindahkannya dari satu permukaan ke udara. Partikel debu yang beterbangan itu kemudian mengendap di tempat lain yang lebih sulit dijangkau.

Cobalah beralih ke kain mikrofiber. Mengapa? Sebab, kain mikrofiber sangat menyerap, menangkap debu, tidak meninggalkan serat, dan tidak meninggalkan bekas goresan. Untuk cairan pembersihnya, gunakan apa pun yang kamu sukai atau kamu bisa menghemat uang dengan mencampur setengah cuka putih dengan setengah air dalam botol semprot.

Mulai dari Bagian Paling Tinggi

Ilustrasi membersihkan debu di atas rak/ Foto: SHVETS production

Membersihkan debu di atas rak/ Foto: SHVETS production

Ketika membersihkan debu di ruangan, metode terbaik yang digunakan adalah memulainya dari atas. Mulailah dengan barang-barang yang letaknya paling tinggi dan lanjutkan ke sekeliling ruangan hingga ke barang terendah, lalu lanjutkan dengan menyedot debu.

Ini adalah teknik sederhana tapi efektif sebab debu bergerak ke bawah. Menerapkan metode ini akan memastikan bahwa tidak ada debu yang menempel pada area atau barang yang sudah dibersihkan. 

Hindari Menyapu Kering

Menyapu kering/ Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Menyapu kering/ Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Saat musim kemarau, menyapu saja tidak cukup. Sapu kering sering kali justru membuat debu halus tersebar ke udara. Debu yang tadinya diam di lantai justru berterbangan ke seluruh sudut ruangan dan menempel di perabotan. Itulah mengapa, sebaiknya gunakan vacuum cleaner (penyedot debu) atau pel lantai basah untuk benar-benar mengangkat debu dari permukaan.

Vacuum cleaner sangat disarankan terutama untuk rumah yang memiliki permadani atau karpet. Alat ini mampu menyedot debu yang tersembunyi di serat-serat karpet. Untuk hasil terbaik, bersihkan lantai dua hingga tiga kali seminggu.

Jangan Lupakan Detail Kecil maupun Tersembunyi

Membersihkan debu hingga ke detail terkecil/ Foto: pexels.com/Liliana Drew

Membersihkan debu hingga ke detail terkecil/ Foto: pexels.com/Liliana Drew

Sesi bersih-bersih rumah saat musim kemarau memang membutuhkan energi yang lebih lebih ekstra. Kamu perlu bersihkan juga wilayah atau sudut-sudut kecil yang kerap jadi tempat berkumpulnya debu.

Alat elektronik

Televisi, pemutar cakram (DVD, Blu-ray, dll.), PC, printer, dan peralatan stereo adalah tempat penampung debu yang mudah menumpuk. Kamu harus mencabut semua peralatan elektronik sebelum membersihkannya. Untuk bagian-bagian yang rumit dan celah-celah, gunakan sikat gigi bekas atau kuas cat kecil, sisanya cukup usap lembut dengan kain mikrofiber. Jangan lupa bersihkan kabel dan baling-baling kipas untuk mencegah penyumbatan dan panas berlebih. 

Barang pecah belah

Lemari pajangan dipenuhi dengan pernak-pernik, figurin, peralatan makan, serta barang-barang yang rumit, rapuh, dan sulit dibersihkan. Untuk pernak-pernik dan barang-barang halus lainnya, gunakan kuas rias atau kuas cat berbulu alami yang telah sedikit dibasahi, lalu lap menggunakan kain mikrofiber. Untuk barang-barang yang lebih besar seperti patung porselen dan set teh, gunakan semangkuk air hangat dengan sedikit sabun cuci piring dan kain lembut.

Lisplang, plafon, kusen pintu & dinding

Jika dibiarkan begitu saja, area-area di rumah ini dapat menumpuk banyak debu. Gunakan pel kering untuk membersihkan debu di area-area ini. Bila perlu, gagang yang panjang dapat bantu menjangkau tempat yang tidak dapat dijangkau tangan. Atau, tutupi bulu sapu dengan kain mikrofiber, kencangkan kain dengan beberapa karet gelang, dan bersihkan area-area yang tersebut.

Kompor dan kulkas

Bagian belakang kompor dan kulkas biasanya penuh dengan debu, minyak, hingga remah-remah makanan. Idealnya, cabut steker dan pindahkan sementara peralatan ini untuk mempermudah ketika menghilangkan debu di bagian belakang dan bawahnya. Lantai dan dinding di baliknya paling baik dibersihkan dengan air sabun panas.

Tirai, gorden, dan penutup jendela

Sebagai garis pertahanan pertama rumah terhadap debu, benda-benda ini menumpuk banyak debu jika diabaikan. Cobalah untuk menyedot debu kedua sisi gorden/tirai seminggu sekali. Mengibaskannya di luar ruangan juga dapat menghilangkan gumpalan debu yang besar dan disarankan untuk mencucinya setahun sekali.

Pasang Air Purifier atau Manfaatkan Tanaman Penyaring Udara

Pasang air purifier atau memanfaatkan tanaman penyaring udara/ Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Pasang air purifier atau memanfaatkan tanaman penyaring udara/ Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Untuk rumah yang berada di dekat jalan raya, kawasan industri, atau area konstruksi aktif, debu masuk ke rumah dalam jumlah yang jauh lebih besar. Pada kondisi ini, membersihkan permukaan saja tidak cukup. Udara di dalam ruangan itu sendiri yang perlu “disaring.”

Karena itu, gunakan air purifier, letakkan di ruang tidur atau ruang keluarga yang paling sering digunakan. Atau, gunakan tanaman hias yang menyerap partikel debu dan memperbaiki kualitas udara seperti lidah mertua (Sansevieria), peace lily, spider plant, dan bambu hias.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE