sign up SIGN UP

Ups! Jangan Sampai Keceplosan "Obrolan Berbahaya" Ini dengan Teman Kerja

Dyah Arum Narwastu | Beautynesia
Jumat, 01 Oct 2021 17:05 WIB
Ups! Jangan Sampai Keceplosan
caption
Jakarta -

Situasi saat ini membuat beberapa perusahaan masih menjalankan work from home (WFH), tapi ada juga yang sudah melakukan work from office (WFO) secara terbatas. Mau itu WFH ataupun WFO, interaksi dengan teman kantor pasti selalu terjadi. Bedanya, kalau WFO interaksi dilakukan secara langsung, maka saat WFH semuanya dilakukan secara online.

Saat sudah lama tak mengobrol dengan teman kantor, rasanya semua hal ingin dibicarakan ya. Tapi jangan sampai keceplosan membicarakan hal-hal "berbahaya" ini, ya!

Rasa Kesal ke Bos

Tempat kerja toksik - bos yang toksikRasa kesal ke bos/ Foto: pexels.com/Rebrand Cities

Sebagai karyawan, kita mungkin tidak selalu sepaham dengan bos ataupun pihak manajemen. Rasa kesal adalah hal yang wajar kita rasakan. Hanya saja, tidak semua perasaan yang kita alami perlu diceritakan ke orang lain.

Jangan sampai, keluh kesah dan kekesalan kamu ke bos jadi menyebar ke banyak divisi, atau yang paling parah adalah sampai didengar oleh bos kamu. Bisa-bisa, rasa kesal kamu sudah hilang, tapi isu tak enaknya masih tetap terdengar.

Gaji

Cara mengatur gaji agar tidak cepat habis/freepik/drobotdeanGaji/ Foto: freepik/drobotdean

Setiap karyawan pastinya ingin mendapatkan gaji yang besar. Namun, ada beberapa hal yang dipertimbangkan oleh perusahaan sebelum menentukan gaji kamu. Tiap orang punya kemampuan dan "daya jual" yang berbeda. Jadi, tak heran meskipun kamu dan temanmu punya jabatan yang sama, sangat mungkin gajinya berbeda.

Membocorkan gaji ke orang lain hanya akan membuat hubungan antarkaryawan jadi kurang baik. Karyawan dengan gaji lebih besar akan merasa tak enak hati, sementara yang gajinya lebih kecil jadi berkurang semangat kerjanya.

Masalah Keluarga

Di Indonesia sendiri, kebanyakan keluarga mengandalkan suami sebagai tulang punggung pencari nafkah tunggal.Masalah keluarga/ Foto: Freepik.com

Potensi untuk berselisih paham dengan anggota keluarga memang sangat besar saat kamu bekerja dari rumah. Rasanya, hati tidak tenang dan ingin mengeluarkan keluh kesah ke teman kantor.

Ingat Beauties, saat bekerja, hubungan kalian adalah hubungan profesional. Jangan sampai masalah keluarga kamu justru membebani rekan kerja dan membuat produktivitas kalian sama-sama menurun.

Jika kamu punya keluhan seputar masalah di rumah, coba untuk menemui psikolog. Kamu bisa curhat apapun dan mendapatkan solusi dari orang yang tepat.

Mengeluhkan Pekerjaan yang Berat

Tidak Mau Tahu Pekerjaan di Luar TugasmuTugasmu/ foto: unsplash.com/lagos techie

Pekerjaan memang tidak ada habisnya. Saat pekerjaan kamu sedang menumpuk, rasanya kamu adalah orang paling menderita di dunia. Padahal, teman kamu yang dari luar terlihat santai, bisa jadi sebenarnya punya pekerjaan yang tidak kalau beratnya.

Karena itu, mengeluhkan pekerjaan kamu ke teman kantor bukanlah hal yang bijak. Apalagi, kalau kamu melakukan judgement atas pekerjaannya. "Ah kamu sih kerjanya gitu doang, kalau aku banyak banget kerjaan". Duh, jangan sampai ya kamu melakukan hal itu!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id