Geger soal kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren (ponpes) di Pati, Jawa Tengah. Pengasuh sekaligus pendiri ponpes berinisial AS tersebut diduga melakukan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati.
Kasus ini terungkap ketika korban yang sudah lulus dari ponpes tersebut buka suara. Korban mengaku bahwa ia menerima perlakuan tidak senonoh dari pendiri ponpes tersebut. Salah satu modus yang dilancarkan pendiri ponpes adalah ia mengaku bahwa dirinya adalah keturunan nabi dan aksinya adalah perbuatan yang halal untuk dilakukan.
Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu ketahui dari kasus dugaan kekerasan seksual oleh pendiri ponpes di Pati.
(naq/naq)