11 Daftar Makanan Khas Musim Semi di Korea Selatan, Tertarik Mencoba?

Natasha Riyandani | Beautynesia
Sabtu, 25 Apr 2026 11:00 WIB
8. Bom Namul
Bom Namul/ Foto: Pinterest.com/coupleeatsfood

Kebanyakan orang yang tinggal di negara empat musim sangat menyukai datangnya musim semi. Bukan sekedar peralihan musim dingin ke musim panas, tapi juga menjadi salah satu waktu terbaik untuk menjelajahi keindahan pemandangan alam suatu negara sambil mencicipi makanan khas yang biasanya muncul saat musim semi.

Misalnya, berkunjung ke Korea Selatan. Selain bisa menikmati pemandangan bunga sakura atau bunga azalea yang bermekaran, Beauties juga bisa mencicipi beragam hidangan khas musim semi yang menggugah selera.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini 11 makanan khas musim semi di Korea Selatan yang wajib dicoba!

1. Jjukkumi-bokkeum

Jjukkumi-bokkeum/ Foto: Pinterest.com/jeikeijkook

Hidangan satu ini sangat populer di Seoul dan sering dijumpai di restoran-restoran, terutama di wilayah Dongdaemun. Namanya Jjukkumi-bokkeum, hidangan ini menyajikan tumis gurita kecil berkaki pendek (webfoot octopus) dengan cita rasa pedas.

Meskipun dapat ditemukan dari Oktober hingga Mei, Jjukumi paling nikmat disantap saat musim semi. Pada sekitar bulan Maret – Mei, gurita kecil mencapai puncak kelezatannya dengan telur yang melimpah.

Selain rasanya yang enak, banyak orang Korea menyukai gurita ini karena kaya akan taurin, yang baik untuk memulihkan energi dan meningkatkan stamina tubuh.

2. Jjolmyeon

Jjolmyeon/ Foto: Pinterest.com/lenescheel

Jjolmyeon merupakan makanan lokal khas Incheon. Hidangan ini menyajikan mi dingin dengan tekstur kenyal dan saus campuran gochujang serta cuka, memberikan cita rasa pedas, manis, dan asam yang mampu menggoyang lidah.

Penyajiannya dilengkapi aneka topping sayuran seperti tauge, wortel, dan timun, namun beberapa ada yang menambahkan bayam, kubis, jamur, rumput laut (nori), hingga telur rebus.

Meskipun sering disantap saat musim semi atau cuaca panas di Korea Selatan, jjolmyeon termasuk makanan populer yang bisa dinikmati kapan saja.

3. Daege-jjim

Daege-jjim/ Foto: Pinterest.com/jini434

Daege merupakan Kepiting Raja/Kepiting Salju yang biasa diolah menjadi Daege-jjim. Sebagai salah satu makanan musiman yang populer, banyak penduduk lokal dan wisatawan yang rela berkunjung ke wilayah pesisir timur seperti Yeongdeok dan Uljin, untuk menikmati hidangan khas musim semi ini.

Hidangan ini menyajikan kepiting raja/salju yang dikukus hingga lunak, seringkali disajikan dengan nasi hangat yang dicampur ke dalam cangkangnya. Tekstur dagingnya yang lembut dengan rasa manis alami, membuatnya digemari banyak orang.

Selain kelezatannya, Daege-jjim diperkaya akan protein dan kalsium sehingga dapat memberikan energi bagi tubuh.

4. Hwajeon

Hwajeon/ Foto: Pinterest.com/tina_aj

Salah satu kue tradisional yang selalu muncul saat festival musim semi di Korea Selatan adalah Hwajeon. Kue ini terbuat dari tepung beras ketan dengan kelopak bunga musim semi sebagai hiasannya.

Masyarakat Korea biasa menikmatinya selama festival musim semi, terutama pada perayaan Samjitnal (hari ke-3 bulan ke-3 dalam kalender lunar), di mana mereka akan berpiknik sambil menikmati bunga bermekaran (hwajeon nori).

Tekstur kuenya kenyal dengan aroma bunga yang lembut, biasanya disajikan bersama madu atau gula cair yang dioleskan sehingga rasanya cenderung manis legit.

5. Bibimbap

Bibimbap/ Foto: Pinterest.com/mealandmemories

Pecinta drama Korea pasti sudah tak asing lagi dengan makanan bernama bibimbap. Menu ini merupakan olahan nasi putih yang berisikan sayuran, telur, daging, dan saus gochujang.

Meskipun populer sepanjang tahun, bibimbap sering disantap saat musim semi karena menggunakan sayuran segar seperti naeng-i (shepherd’s purse), dalrae (wild chive), ssuk (mugwort), dan gosari (pakis), yang umumnya tumbuh si musim tersebut.

6. Kkomak

Kkomak/ Foto: Pinterest.com/phongtulam1221

Kkomak, atau dikenal juga kerang dara/kerang bulu biasanya ditemukan di daerah pantai barat di Korea. Meski puncak panennya di musim dingin, banyak orang yang mengonsumsinya pada awal musim semi untuk mengembalikan stamina setelah musim dingin.

Umumnya, kkomak disajikan dengan cara direbus atau dikukus, lalu disiram saus kecap asin, irisan cabai, dan biji wijen. Perpaduan rasa asin-pedas dengan tekstur kerang yang kenyal dan empuk, membuatnya digemari banyak orang.

Selain itu, kkomak juga dikenal kaya akan protein, vitamin, asam amino, mineral, dan rendah lemak, yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan.

7. Mulhoe

Mulhoe/ Foto: Pinterest.com/princessjiyong

Mulhoe termasuk salah satu kuliner khas yang sangat populer di Korea Selatan selama musim semi. Hidangan asal Pohang ini menyajikan sup ikan mentah dingin mirip sashimi Jepang.

Semangkuk mulhoe terdiri dari irisan seafood segar (ikan, cumi-cumi, abalone, teripang) mentah yang diiris tipis dan sayuran, dengan siraman kuah kaldu pedas-manis yang menggoyang lidah.

Hidangan ini paling nikmat disantap saat cuaca panas untuk menyegarkan tubuh. Biasanya dimakan bersama nasi putih atau mi (guksu).

8. Bom Namul

Bom Namul/ Foto: Pinterest.com/coupleeatsfood

Musim semi di Korea Selatan membawa berbagai sayuran liar musiman yang dikenal dengan bom namul. Sayuran tersebut seperti naeng-i (shepherd’s purse), dalrae (wild chive), ssuk (mugwort), dan gosari (pakis), yang dipanen saat awal musim semi.

Namul biasanya diolah dengan cara direbus sebentar lalu dibumbui minyak wijen, seringkali dijadikan hidangan pendamping (banchan) yang sehat dan aromatik sehingga dapat meningkatkan nafsu makan.

Namul juga dianggap makanan sehat karena kaya akan nutrisi, mineral, vitamin, dan rendah kalori sehingga dapat membantu detoksifikasi tubuh.

9. Jogi-gui

Jogi-gui/ Foto: Pinterest.com/koreankitchen

Sejak dulu, ikan croaker kuning panggang menjadi salah satu hidangan ikan favorit masyarakat di Korea Selatan. Meskipun sering disantap sepanjang tahun, namun ikan croaker yang digarami dan dikeringkan (Gulbi-gui) kerap disajikan sebagai lauk sarapan premium.

Sedangkan, ikan croaker segar yang dipanggang (Jogi-gui) juga sering dinikmati sebagai makanan sehat saat musim semi. Itu karena salah satu manfaat ikan ini dapat mengembalikan energi dan meningkatkan stamina.

Jogi-gui biasanya diolah dengan cara dipanggang hingga garing. Tekstur kulitnya renyah dengan dagingnya yang lembut, menjadikannya kombinasi sempurna saat disantap bersama nasi hangat.

10. Ttalgi

Ttalgi/ Foto: Freepik.com/kues1

Musim semi di Korea Selatan ditandai dengan panen ttalgi (stroberi) yang berlimpah. Tak heran jika mengunjungi Negeri Gingseng sekitar Maret – Mei, akan ada banyak kafe yang menyediakan menu khusus berbahan dasar stroberi. Mulai dari kue, sandwich, hingga aneka minuman.

Stroberi Korea, terutama yang dipanen saat musim semi, dikenal memiliki tekstur lembut dan rasa yang sangat manis. Sebab itulah, ttalgi menjadi buah ikonis yang sangat populer saat musim semi di Korea.

11. Bingsu

Bingsu/ Foto: Pinterest.com/smoothiesqueen

Bingsu, atau Patbingsu, biasa menjadi santapan masyarakat Korea Selatan saat musim semi tiba. Hidangan pencuci mulut ini terbuat dari es yang diserut halus, disajikan dengan susu kental manis, sirup, dan berbagai topping seperti buah-buahan segar, kue beras, hingga kacang merah.

Namun, kini bingsu hadir dengan berbagai topping kekinian dan varian rasa seperti teh hijau, mangga, ubi ungu, dan cokelat.

Dessert ini bisa ditemukan dengan mudah di kafe-kafe Korea, namun puncaknya pada saat musim semi atau cuaca panas.

Nah, itulah beberapa makanan khas musim semi di Korea Selatan. Jika Beauties berencana liburan ke sana dalam waktu dekat ini, jangan lupa mampir untuk mencicipinya ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE