3 Makanan di Dapur yang Diam-Diam Bikin Pola Tidur Berantakan

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Sabtu, 10 Jan 2026 10:30 WIB
3 Makanan di Dapur yang Diam-Diam Bikin Pola Tidur Berantakan
Gangguan tidur kerap muncul akibat asupan makanan yang dikonsumsi sebelum waktu istirahat/Foto: Freepik

Beberapa makanan yang sering kita temui di dapur ternyata bisa memengaruhi kualitas tidur tanpa disadari. Bahkan beberapa camilan ringan sebelum tidur kadang ikut berperan untuk membuat pola tidur berantakan.

Untuk menjaga kualitas tidur yang lebih baik, yuk, mulai perhatikan apa yang kamu konsumsi, terutama di jam-jam menjelang istirahat malammu itu. Lewat artikel yang dilansir dari Revive Rejoice ini, kamu bisa mengenal lebih jauh makanan apa saja yang sebaiknya dihindari agar kamu tidak mengalami gangguan tidur di malam hari!

Cokelat Hitam

Cokelat hitam mengandung kafein dan teobromin yang bertahan lama di tubuh. Konsumsi pada sore atau malam hari dapat memengaruhi ritme istirahat. Kondisi ini berisiko memicu gangguan tidur tanpa disadari.
Gangguan tidur dapat dipicu oleh konsumsi cokelat hitam yang mengandung kafein lebih tinggi dari perkiraan/Foto: Freepik

Cokelat hitam sering dianggap camilan yang sehat, tetapi sebenarnya mengandung kafein lebih banyak dari yang disangka. Satu ons cokelat hitam memiliki 12-25 mg kafein, setara dengan secangkir kopi tanpa kafein. Karena kafein memiliki waktu paruh 6-8 jam, jika kamu mengonsumsi cokelat ini pukul 6 sore, berarti setengah kafeinnya masih ada di tubuh pada tengah malam.

Selain itu, cokelat hitam mengandung teobromin, senyawa yang serupa dengan kafein, tetapi bertahan lebih lama dalam tubuh. Teobromin meningkatkan detak jantung dan bertindak sebagai stimulan ringan yang membuat tubuh tetap waspada saat seharusnya bersiap untuk bersantai.

Kandungan kafein juga meningkat seiring makin gelapnya cokelat. Cokelat batangan dengan 85 persen kakao hampir setara kafeinnya dengan satu shot espresso, sedangkan cokelat susu juga mengandung cukup kafein untuk memengaruhi orang yang mudah mengalami gangguan tidur.

Keju yang Melalui Proses Pengolahan Panjang

Tidur tidak nyenyak sering dikaitkan dengan konsumsi keju yang melalui proses pengolahan panjang/Foto: Freepik

Makan keju yang sudah melalui proses pengolahan panjang bisa menjadi salah satu penyebab di balik tidur malam yang gelisah. Keju yang memakan waktu pengolahan panjang ini mengandung tiramin, senyawa alami yang terbentuk saat protein terurai selama proses pematangan.

Tiramin memberi sinyal pada otak untuk melepaskan norepinefrin sehingga tubuh merasa lebih waspada dan gelisah. Makin lama keju diproses, makin tinggi pula kadar tiraminnya.

Jenis keju seperti cedar, blue cheese, dan parmesan memiliki kadar tiramin tertinggi, yakni antara 10-30 mg per porsi. Jumlah ini cukup untuk memicu respons stres pada sistem saraf, meningkatkan detak jantung dan tekanan darah sehingga tidur menjadi sulit.

Energy/Protein Bar

Gangguan tidur sering dikaitkan dengan konsumsi energy atau protein bar yang tinggi gula tambahan/Foto: Freepik/rawpixel.com

Energy bar dan protein bar sering dijual dengan janji memberi energi yang tahan lama, tetapi kenyataannya justru bisa mengganggu tidur. Sebagian besar produk ini mengandung gula tambahan sekitar 15-25 gram dari berbagai sumber, seperti sirup jagung, sirup beras merah, dan konsentrat buah, yang menyebabkan kadar glukosa darah melonjak cepat.

Setelah 2-3 jam, gula darah akan turun drastis sehingga memicu tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin agar kadar glukosa kembali normal. Hal inilah yang pada akhirnya membuat tubuh tetap terjaga di saat seharusnya beristirahat.

Selain itu, beberapa produk makanan ini mengandung kafein tersembunyi dari cokelat, bubuk kakao, atau ekstrak teh hijau, dengan dosis 20-40 mg per batang. Kombinasi gula dan kafein ini memberi efek stimulasi ganda yang pada akhirnya akan mengganggu kualitas tidurmu.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE