sign up SIGN UP

3 Tahap Infeksi HIV Sebelum Berkembang Menjadi AIDS, Kenali Sekarang!

Risma Oktaviani | Beautynesia
Rabu, 01 Dec 2021 12:30 WIB
3 Tahap Infeksi HIV Sebelum Berkembang Menjadi AIDS, Kenali Sekarang!
caption

Semua orang sangat mungkin mengalami atau menularkan penyakit HIV/Aids. Selain itu, penularan HIV hanya dapat ditularkan melalui cairan tubuh tertentu dari orang yang mengidap HIV. Cairan tersebut adalah darah, air mani, cairan pra-mani, cairan dubur, cairan vagina, dan air susu ibu.

Infeksi HIV merupakan penyakit yang berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, tes HIV dianjurkan untuk dilakukan secara rutin oleh setiap orang, terutama seseorang yang sexually active dan sering berganti pasangan. Dengan dilakukannya tes HIV secara berkala, gejala awal infeksi HIV dapat terdeteksi lebih dini, sehingga seseorang yang terdiagnosa menderita HIV bisa segera memulai pengobatan dan melakukan perubahan perilaku serta gaya hidup. 

Infeksi HIV terjadi dalam tiga tahap. Tanpa pengobatan, penyakit ini akan semakin buruk seiring waktu dan akhirnya mengalahkan sistem kekebalan tubuh kamu. Berikut adalah 3 tahap gejala umum HIV/AIDS yang perlu kamu waspadai.

1. Gejala Infeksi HIV Akut

Gejala awal
Gejala awal / freepik.com / katemangostar

Kebanyakan orang nggak langsung tahu dan sadar saat mereka telah terinfeksi HIV. Tetapi, kamu mungkin akan mengalami gejala awal penyakit aids dalam 2 hingga 4 minggu  setelah kamu terkena virus.

Setelah terpapar virus, kamu akan mengalami sindrom retroviral atau infeksi HIV primer di mana sistem kekebalan tubuh kamu melawan. Gejalanya mirip dengan penyakit virus lainnya, dan sering dibandingkan dengan flu.

Mereka biasanya berlangsung satu atau dua minggu dan kemudian pergi. Tkamu - tkamu awal  HIV meliputi demam, panas dingin, nyeri otot, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening, ulkus mulut, dan lain-lain.

2. Gejala Latensi Klinis

Pengobatan
Aids Treatment / pexels / cottonbro

Saat sistem kekebalan tubuh kamu kalah dalam melawan virus HIV, gejala seperti flu yang kamu alami akan hilang. Namun, bukan berarti kamu sehat. Banyak hal yang terjadi dalam tubuh kamu, yang disebut sebagai periode tanpa gejala atau infeksi HIV kronis.

Sel dalam tubuh yang disebut sel T CD4 mengoordinasikan respons sistem kekebalan kamu. Selama tahap ini, HIV yang nggak diobati akan membunuh sel CD4 dan menghancurkan sistem kekebalan tubuh.

Tanpa pengobatan, jumlah sel CD4 akan turun, dan kamu akan lebih mungkin terkena infeksi lain. Jika kamu menjalani ART (Antiretroviral Therapy), kamu mungkin tetap berada dalam fase ini selama beberapa dekade. Kamu juga dapat menularkan virus ke orang lain, tapi jika kamu menjalani pengobatan, hal tersebut sangat jarang terjadi.

3. Gejala AIDS

berat badan turun drastis
berat badan turun drastis / freepik

Stadium lanjut dari infeksi penyakit HIV adalah AIDS. Saat kamu positif terdiagnosa mengidap HIV, namun kamu nggak menjalani pengobatan, virus yang ada dalam tubuh akan melemahkan sistem kekebalan tubuh kamu dan kemudian pada akhirnya berkembang menjadi AIDS  (Acquired Immunodeficiency Syndrome).

Ini adalah tahap akhir dari infeksi HIV. ketika jumlah sel T CD4 kamu turun di bawah 200 dan sistem kekebalan kamu rusak parah. Kamu mungkin mengalami infeksi oportunistik, seperti sarkoma Kaposi (suatu bentuk  kanker kulit ) dan pneumocystis  pneumonia  (penyakit paru-paru).

Selain itu, gejala yang akan kamu alami di antaranya adalah kehilangan berat badan yang drastis, adanya pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan, demam lebih dari 10 hari, bintik-bintik keunguan pada kulit, infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau vagina, kehilangan memori, depresi, hingga gejala neurologis lainnya.

Itulah 3 tahapan gejala HIV yang perlu kamu kenali, Beauties. Jangan lupa untuk selalu periksakan diri ke dokter ya ketika ada satu pun hal yang sedang kamu rasakan.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id