3 Tanda Hormon Kortisol Kamu Tinggi dan Cara Menurunkannya

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Minggu, 13 Sep 2026 16:00 WIB
3 Tanda Hormon Kortisol Kamu Tinggi dan Cara Menurunkannya
3 Tanda Hormon Kortisol Kamu Tinggi dan Cara Menurunkannya/ Foto: Pexels.com/Timur Weber

Saat kita mengalami perasaan-perasaan negatif, seperti rasa takut, cemas, dan stres, tubuh kita akan memberikan respon, Beauties. Jika mengalami stres kronis, maka sistem respon stres tubuh akan aktif lebih lama dari yang seharusnya dan hormon kortisol ikut berperan dalam proses tersebut.

Oleh sebab itu, hormon kortisol sering kali disebut sebagai hormon stres. Melansir dari Everly Well, hormon ini diproduksi dan disekresikan oleh korteks adrenal dan dilepaskan secara alami ke dalam tubuh setiap hari. Namun, walaupun berperan dalam mempertahankan respon stres, hormon kortisol juga mempunyai fungsi yang berbeda di seluruh tubuh.

Oleh sebab itu, kamu perlu mempertahankan kadar kortisol yang sehat, Beauties. Produksi kortisol yang berlebihan dalam jangka waktu lama sering kali disebabkan oleh stres kronis serta dapat membahayakan kesehatan. Simak tanda-tandanya jika kadar kortisol kamu tinggi berikut ini.

Tanda Hormon Kortisol Kamu Tinggi

Tanda hormon kortisol tinggi

Tanda hormon kortisol tinggi/ Foto: pexels.com/MikhailNilov

Saat kadar kortisol tinggi, maka tubuh akan melakukan segala cara untuk merespon ancaman. Misalnya dengan meningkatkan ketersediaan glukosa untuk menyediakan energi. Selain itu, perempuan juga akan mengalami ketidakseimbangan hormon sehingga akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.

Melansir dari Cottonwood Psychology, tingginya kadar kortisol juga akan berpengaruh ke gangguan tidur, Beauties, karena otak akan mengirimkan sinyal waspada hingga malam hari.

Gejala kelebihan kortisol lainnya turut dijelaskan dalam Mayo Clinic, antara lain:

  1. Peningkatan berat badan yang cepat, terutama di area wajah, dada, dan perut
  2. Wajah tampak kemerahan dan bulat
  3. Tekanan darah tinggi
  4. Osteoporosis
  5. Perubahan pada kulit (seperti memar dan stretch mark berwarna ungu)
  6. Kelemahan otot
  7. Kecemasan, depresi, atau mudah marah
  8. Rasa haus yang meningkat dan sering buang air kecil

Cara Menjaga Kadar Kortisol yang Sehat

Cara menjaga kadar kortisol yang sehat

Cara menjaga kadar kortisol yang sehat/ Foto: Pexels.com/Timur Weber

Lantas, apa yang harus dilakukan ketika kadar kortisol naik? Kuncinya ada pada gaya hidup, Beauties. Kamu perlu mengurangi minum kopi dan teh hitam karena kafein dapat merangsang produksi kortisol. Begitu pula dengan konsumsi alkohol yang dapat mengganggu pola tidur dan meningkatkan kadar kortisol.

Selain itu, kurangi konsumsi makanan manis dan olahan. Pilihlah makanan utuh yang tidak diproses untuk mencegah lonjakan gula darah dan pelepasan kortisol. Makanan kaya vitamin C, B5, B12, serta omega-3 fatty acids juga dapat membantu meregulasi kadar kortisol dalam tubuh.

Cara efektif menurunkan kadar kortisol termasuk menjaga diri sendiri dari stres, Beauties. Kamu bisa melakukan latihan pernapasan, meditasi, atau journaling untuk menjaga kesehatan mentalmu. Lalu, tetaplah terhubung dengan keluarga dan teman. Jika kamu merasa ingin curhat masalah tertentu, temukan seseorang yang kamu percaya dan bisa memberikan solusi terbaik, baik itu tenaga profesional kesehatan mental maupun teman dekat.

Selamat mencoba, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE