Ada beberapa tempat tertentu yang sebaiknya dihindari meski karantina virus corona. Sebab, tempat-tempat tersebut masih berisiko menjadi penyebaran virus COVID-19.
Sejumlah negara melaporkan bahwa adanya kurva penurunan virus corona. Hal itu terlihat dari menurunnya jumlah pasien yang terinfeksi dan meningkatnya jumlah pasien yang sembuh. Karena itu, sejumlah negara mulai melonggarkan aturan lockdown atau karantina.
Meski begitu, para ahli mengatakan ada tempat-tempat tertentu yang masih berisiko menjadi penyebaran virus COVID-19. Apa saja? Berikut ini tempat-tempat yang sebaiknya dihindari usai karantina virus corona berakhir atau new normal seperti dilansir dalam laman Medical Daily.
Restoran dan Bar
Kerinduan beraktivitas normal setelah pandemi virus corona berakhir memang diharapkan banyak orang. Tentu saja pelonggaran karantina disambut gembira banyak orang. Beberapa di antaranya bahkan sudah ada yang merencanakan pertemuan atau nongkrong bersama teman atau kerabat jauh-jauh hari seperti di restoran dan bar.
Sayangnya, dua tempat itu kemungkinan besar menjadi pusat penyebaran virus corona. Sebab, selain banyaknya jumlah orang yang berencana ke sana usai pandemi, restoran bersifat ruangan tertutup sehingga kurangnya sirkulasi udara. Belum lagi, peralatan makan yang digunakan bergantian dengan orang lain.
Perkantoran
Rencana pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga mulai disiapkan perusahaan. Para perusahaan yang mulai menyiapkan skenario ketika mulai kembali bekerja agar tak terjadi penyebaran virus kembali alias new normal. Sebab, kantor berisiko tinggi menjadi pusat penyebaran virus corona.
Mengingat, banyaknya area atau benda-benda yang digunakan bersama seperti toilet, mesin absensi, terlebih yang memakai jari, lift dan tombolnya, gagang pintu, telepon, hingga dispenser. Memang sulit menghindari kantor bagi para pekerja, tapi kamu tetap harus waspada dan saat di kantor.
Tempat Gym
Berolahraga di tempat gym menjadi salah satu hal yang dirindukan usai pandemi berakhir. Namun, olahraga di dalam ruangan seperti di tempat gym dengan sekumpulan orang bukan tak mungkin dapat meningkatkan risiko penyebaran virus COVID-19.
Ditambah, peralatan olahraga dan ruang ganti digunakan bergantian dengan orang lain. Sebab itu, sebaiknya tetap berolahraga secara mandiri di rumah atau outdoor.