4 Kebiasaan Wajib Dihindari agar Tubuh Tidak Melebar di Usia 40-an
Seiring bertambahnya usia, akan ada perubahan dalam tubuh yang dirasakan. Contohnya di usia 40-an atau tahun-tahun menjelang menopause. Akan terjadi perubahan hormonal yang berdampak pada berat badan.
Berdasarkan penjelasan yang tertera pada Healthline, penurunan hormon esterogen dikaitkan dengan penimbunan lemak di area sekitar perut sehingga perempuan makin mudah naik berat badan. Selain dari hormon, metabolisme secara alami juga melambat setelah usia 40, Beauties. Kalori yang terbakar akan semakin sedikit sehingga memicu kenaikan berat badan.
Kamu bisa kok menjaga badan tetap ramping di usia 40-an. Mulai dari diet ekstrem sampai olahraga yang "salah fokus", simak apa saja kebiasaan yang wajib dihindari agar tubuh tidak melebar di usia 40-an!
1. Tidak Memerhatikan Pola Makan
Tidak memerhatikan pola makan. Pola makan sangat berpengaruh terhadap kenaikan berat badan./ Foto: Pexels.com/Jenna Hamra
Selain melambatnya metabollisme, pertambahan usia membuat tubuh semakin resisten terhadap insulin, yakni hormon yang mengatur kadar gula darah. Oleh karena itu, pola makan sangat berpengaruh terhadap kenaikan berat badan. Fokus ke pola makan sehat dengan konsumsi sayuran, buah-buahan, protein, dan lemak sehat akan membantu menjaga BB. Selain itu, kurangi makan makanan manis dan makanan ultra proses yang menyebabkan berat badan naik tanpa memberikan nutrisi.
2. Melewatkan Latihan Kekuatan
Latihan kekuatan. Latihan ini berguna untuk membentuk massa otot./ Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio
Melansir dari laman Health Coach Cheryl, olahraga nggak boleh asal di usia 40-an. Namun harus ada latihan dengan fokus tertentu untuk menjaga berat badan. Yup! Latihan kekuatan untuk membentuk massa otot kuncinya. Ini akan memudahkan pembakaran kalori terlebih ketika metabolisme melambat.
3. Kurang Tidur
Kekurangan tidur adalah faktor yang membuat penurunan berat badan semakin sulit dilakukan/ Foto: Pexels.com/Miriam Alonso
Kekurangan tidur adalah faktor yang membuat penurunan berat badan semakin sulit dilakukan di usia 40-an. Ketika tubuh kurang tidur, maka kemampuan tubuh untuk pulih dan memperbaiki diri juga akan berkurang. Alhasil, berat badan semakin sulit turun.
4. Tidak Mengelola Stres
Mengelola stres. Saat stres tidak dikelola dengan baik, dampaknya berpengaruh pada kenaikan berat badan/ Foto: Pexels.com/Alena Darmel
Stres juga jadi faktor signifikan. Saat stres terjadi, tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang mendorong penyimpanan lemak, khususnya di bagian perut. Saat stres tidak dikelola dengan baik, dampaknya berpengaruh pada kenaikan berat badan dan juga penumpukan lemak perut. Oleh karena itu, aktivitas yang dapat menurunkan stres penting dilakukan, seperti latihan pernapasan, yoga, olahraga, meditasi, dan sebagainya.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!