Sebuah penelitian menunjukkan bahwa puasa tidak akan berdampak signifikan pada kesehatan bayi. Terlepas dari hal itu, puasa bagi ibu hamil masih sering menjadi pro kontra. Dalam Islam sendiri, ibu hamil memang diberi keringanan untuk tidak berpuasa jika khawatir terhadap kondisi janinnya.
Meski begitu, tidak disalahkan juga apabila memang ada ibu hamil yang ingin tetap menjalankan puasa. Hal yang pasti bahwa sebelum memutuskan untuk puasa, bumil perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan.
Umumnya, puasa dibolehkan bagi ibu hamil yang telah memasuki trimester kedua atau ketiga. Trimester pertama sebenarnya juga sudah boleh, tapi biasanya hal ini dihindari karena pada masa itu terjadi proses pertumbuhan janin sehingga ibu hamil disarankan untuk benar-benar memperhatikan pola makan.
Selain soal waktu, ada sederet aturan lainnya yang perlu dipatuhi bagi ibu hamil yang ingin berpuasa. Hal ini sebagaimana dilansir dari laman Healthwire. Simak!
1. Jangan Lewatkan Sahur
Jangan lewatkan sahur/ Foto: Freepik.com |
Kenikmatan saat tidur mungkin membuat sebagian orang memilih untuk tidak bangun makan sahur. Namun, hal ini sebaiknya tidak dilakukan bagi kamu yang berpuasa dalam keadaan hamil. Pasalnya, menjalankan puasa saat hamil bukanlah hal yang mudah sehingga kamu perlu memastikan tubuhmu kuat.
Salah satu cara untuk menjaga kebugaran tubuh adalah dengan makan sahur. Melewatkan makan sahur hanya akan membuat kamu mudah merasa lelah dan lemas. Bahkan, hal ini juga bisa menimbulkan masalah pada kehamilanmu.
2. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi
Perhatikan makanan yang dikonsumsi/ Foto: Freepik.com |
Tips berikutnya yang perlu dipatuhi jika kamu ingin berpuasa saat hamil adalah memperhatikan makanan yang dikonsumsi baik saat berbuka puasa maupun sahur. Terkait hal ini, kamu bisa berbuka puasa dengan makanan manis untuk membantu meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Hindari minuman dingin karena bisa membahayakan lambung.
Saat berbuka puasa, sebaiknya kamu tidak langsung makan dalam jumlah yang terlalu banyak karena dapat menyebabkan lesuh. Kamu bisa memilih untuk makan berat usai menjalankan shalat isya atau tarawih. Sementara saat sahur, kamu sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan tinggi protein.
Misalnya saja, makan nasi merah dengan lauk berupa daging tanpa lemak dan kacang-kacangan. Hindari makanan berminyak karena bisa mengganggu pencernaan. Selain itu, jangan lupa pula untuk tetap makan buah dan sayuran. Untuk lebih menjaga imun tubuh, maka kamu juga bisa menambah nutrisi dengan mengonsumsi vitamin C.