5 Cara Memasak Nasi Pulen dan Harum ala Restoran Jepang di Rumah

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Kamis, 29 Oct 2026 13:30 WIB
5. Diamkan Nasi Setelah Matang dan Aduk
Ilustrasi membuka panci/freepik: jcomp

Beauties, pernah nggak sih kamu makan di restoran Jepang, lalu penasaran kenapa nasinya terasa begitu pulen, lembut, dan harum? Padahal, saat memasak nasi sendiri di rumah, hasilnya terkadang terlalu lembek, kering, atau bahkan terasa keras.

Dilansir dari Just One Cookbook, ternyata tekstur nasi yang nikmat bukan cuma ditentukan oleh jenis beras, lho, tetapi juga oleh cara mengolahnya sejak sebelum dimasak. Yuk, Beauties, simak cara memasak nasi pulen dan harum ala restoran Jepang yang bisa kamu praktikkan sendiri di rumah!

1. Plih Beras yang Tepat

Ilustrasi pemilihan beras/Freepik: jcomp

Beauties, tahukah kamu bahwa salah satu rahasia nasi pulen ala Jepang adalah penggunaan beras berbutir pendek atau short-grain rice? Jenis beras ini cenderung memiliki tekstur lebih lengket setelah dimasak dibandingkan banyak jenis beras berbutir panjang, loh.

Menurut Kaitsuko.com, beras Jepang seperti varietas Koshihikari dikenal karena teksturnya yang lembut serta cita rasanya yang sedikit manis. Namun, Beauties, nggak harus menggunakan beras impor yang harganya lebih mahal, kok.

Kamu bisa mencoba beras lokal yang memiliki karakter pulen dan menyesuaikan jumlah air berdasarkan petunjuk kemasan serta hasil percobaan. Setiap jenis beras memiliki kebutuhan air yang berbeda, jadi jangan langsung menggunakan takaran yang sama untuk semua jenis beras, ya!

2. Tips Mencuci Beras dan Takaran Air yang Tepat

Ilustrasi mencuci beras/Freepik: koboompics

Beauties, sebelum memasak nasi, bilas beras menggunakan air mengalir, lalu buang air bilasan pertama dengan cepat. Ulangi proses membilas hingga air terlihat jauh lebih jernih dengan gerakan lebih lembut, tapi jangan terlalu banyak pengulangan. Tiga sampai empat kali saja sudah cukup. Dalam panduan memasak nasi Jepang di Just One Cookbook, langkah ini membantu membersihkan kotoran dan sisa pati yang menempel di permukaan beras. 

Selain itu, tips nasi pulen lainnya adalah jangan memberi air hanya berdasarkan perkiraan.  Untuk beras putih Jepang berbutir pendek, perbandingan sekitar 1 bagian beras dengan 1,1 - 1,2 bagian air berdasarkan volume. Sebagai contoh, 180 ml beras membutuhkan sekitar 200 ml air.

Jika menggunakan beras lokal atau rice cooker dengan garis takaran di bagian dalam panci, ikuti petunjuk yang sesuai terlebih dahulu. Setelah beberapa kali mencoba, kamu bisa menyesuaikan air sedikit demi sedikit berdasarkan tekstur nasi yang diinginkan.

3. Rendam Beras Sebelum Dimasak

Ilustrasi merendam beras/aromaco.com

Cara memasak nasi ala Jepang yang paling khas adalah perendaman beras selama sekitar 15–30 menit sebelum dimasak. Proses ini membantu air meresap ke dalam butiran beras sehingga teksturnya lebih lembut setelah matang.

Beauties, kamu tidak perlu menambahkan minyak atau bahan lain untuk membuat nasi pulen, ya. Fokuslah pada jenis beras, jumlah air, dan waktu perendaman karena ketiganya lebih berpengaruh terhadap hasil akhirnya.

4. Masak dengan Rice Cooker atau Panci Bertutup

Ilustrasi rice cooker/Freepik: magnific

Kalau menggunakan rice cooker, kamu bisa memasukkan beras yang sudah direndam beserta airnya, lalu pilih mode memasak nasi putih. Jangan membuka tutup rice cooker berulang kali selama proses memasak karena uap berperan penting dalam mematangkan nasi, ya, Beauties.

Jika menggunakan panci di atas kompor, pilih panci berdasar tebal dengan tutup yang rapat agar panas dan uap tetap terjaga. Untuk metode panci, panaskan dulu air hingga mendidih, kemudian mengecilkan api dan melanjutkan proses memasak dalam keadaan tertutup.

Waktu memasak dapat berbeda sesuai panci, jumlah beras, dan kompor yang digunakan. Karena itu, perhatikan panduan resep dan hindari terlalu sering membuka tutup panci agar proses pematangan tidak terganggu.

5. Diamkan Nasi Setelah Matang dan Aduk

Ilustrasi membuka panci/freepik: jcomp

Beauties, saat rice cooker menunjukkan nasi sudah matang, sebaiknya jangan langsung membuka tutupnya dan menyajikan nasi. Just One Cookbook menyarankan agar nasi didiamkan sekitar 10 menit setelah matang jika proses pengukusan tersebut belum termasuk dalam program rice cooker. Waktu istirahat ini membantu nasi matang sepenuhnya dengan memanfaatkan sisa uap di dalam panci. 

Setelah didiamkan, buka tutup rice cooker dan aduk nasi perlahan menggunakan sendok nasi. Balik nasi dari bagian bawah ke atas dengan gerakan menyendok dan mengangkat, bukan menekan atau menghaluskan butirannya. 

Terakhir, kamu bisa langsung menyajikannya saat hangat dalam mangkuk bersih. Kalau nasi belum akan dimakan, simpan dengan cara yang sesuai dan jangan membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang. Untuk penyimpanan lebih lama, segera dinginkan nasi dan simpan dalam wadah tertutup di lemari es atau bekukan dalam porsi kecil. Saat akan disantap kembali, panaskan hingga benar-benar panas merata.

Beauties, membuat nasi pulen dan harum ala restoran Jepang ternyata bisa dimulai dari langkah sederhana. Yuk, coba teknik ini di rumah dan temukan takaran yang paling cocok untuk beras favoritmu!

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE