5 Hidangan Terbaik di Dunia Tahun 2026 versi TasteAtlas, Ada Sate Kambing!

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Kamis, 29 Jan 2026 08:00 WIB
5 Hidangan Terbaik di Dunia Tahun 2026 versi TasteAtlas, Ada Sate Kambing!
5 Hidangan Terbaik di Dunia Tahun 2026 versi TasteAtlas, Ada Sate Kambing!/Foto: pexels.com/Ogel BahOgel

TasteAtlas telah merilis daftar hidangan terbaik di dunia tahun 2026. Penilaian tersebut berdasarkan ulasan dari pecinta kuliner global. Hidangan terbaik menyoroti makanan tradisional dari berbagai negara.

Hidangan Indonesia masuk dalam 5 besar hidangan terbaik di dunia tahun 2026, Beauties. Sate kambing berhasil bersanding dengan hidangan ikonis dari berbagai dunia. Ini dia 5 hidangan terbaik di dunia tahun 2026 versi TasteAtlas!

1. Vori-Vori (Paraguay)

Vori-Vori jadi hidangan terbaik di dunia. Sup tradisional khas Paraguay/Foto: pexels.com/Maggi Paraguay

Vori-vori atau bori-bori merupakan sup tradisional khas Paraguay yang terkenal hangat dan menyenangkan. Sup ini merupakan kaldu daging ayam atau sapi yang dimasak dengan sayuran, lalu terdapat bola-bola kecil dari campuran tepung jagung dan keju yang menjadi ciri khasnya.

Vori-vori memiliki rasa yang gurih dan kaya tekstur. Dibuat dengan rempah sederhana, seperti daun salam dan peterseli juga warna kekuningan dari kunyit. Hidangan ini sangat populer di Paraguay dan menjadi hidangan sup terbaik di dunia.

2. Pizza Napoletana (Italia)

Pizza Napoletana makanan khas Napoli, Italia. Pizza paling ikonik dan autentik di dunia/Foto: pexels.com/Giona Mason

Pizza Napoletana merupakan pizza tradisional khas Napoli, Italia. Pizza ini juga dikenal sebagai salah satu pizza paling ikonis dan autentik di dunia. Pizza ini memiliki adonan tipis dari tepung terigu yang difermentasi dengan baik, ditambah saus tomat segar, mozzarella, dan daun basil, kemudian dipanggang dalam oven kayu yang sangat panas.  Ciri khas Pizza Napoletana yaitu tepi adonan yang mengembang dan empuk dengan bagian tengah yang tipis. 

3. Tajarin al Tartufo Bianco (Italia)

Tajarin al Tartufo Bianco adalah makanan khas Piedmont, Italia. Hidangan sederhana namun elegan/Foto: instagram.com/cheficoparcomenlo

Tajarin al Tartufo Bianco merupakan hidangan pasta khas wilayah Piedmont, Italia, yang dibuat dari tajarin (pasta tipis dan panjang khas daerah tersebut). Tajarin dimasak dengan mentega, lada, dan parutan truffle putih Alba yang memiliki aroma kuat dan khas.

Hidangan yang sangat sederhana namun terasa elegan dari truffle putih yang mewah dan sedikit keju Parmigiano yang melengkapi cita rasanya. Hidangan ini juga dianggap sebagai salah satu pasta paling premium di dunia karena truffle putih yang langka dan aromatik.

4. Sate Kambing (Indonesia)

Sate kambing masuk dalam hidangan terbaik dunia. Sate kambing biasa disajikan dengan bumbu kacang atau kecap/Foto: pinterest

Salah satu hidangan tradisional Indonesia masuk dalam 5 besar hidangan terbaik dunia, yaitu sate kambing. Sate memiliki banyak varian, mulai dari ayam, kambing, dan sapi yang dipotong dadu, dimarinasi dengan campuran bumbu seperti kecap manis, lengkuas, bawang merah, dan cabai, lalu ditusuk dengan tusukan bambu, kemudian dibakar di atas arang. Sate biasanya disajikan dengan saus kecap manis, sambal, dan saus kacang. Biasanya sate akan disantap dengan nasi putih atau lontong.

5. CaÄŸ Kebab (Turki)

CaÄŸ Kebab merupakan makanan tradisional khas Erzurum, Turki. Hidangan ini disajikan dengan roti lavash/Foto: instagram.com/loofytoons

CaÄŸ Kebab menjadi makanan tradisional khas Erzurum, Turki yang terbuat dari daging domba yang dimarinasi dengan bumbu, seperti bawang, garam, dan lada. Hidangan ini punya keunikan, yaitu ditusuk dalam tusukan besar dan dipanggang di atas api kayu.

Teknik panggang horizontal juga berbeda dengan kebab pada umumnya, dagingnya sangat juicy dan punya aroma asap yang khas. Hidangan ini biasanya disajikan dengan roti lavash dan bawang segar.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE