5 Kebiasaan Perempuan Jepang untuk Turunkan Berat Badan, Mudah Diterapkan!

Rei K | Beautynesia
Selasa, 03 Feb 2026 17:30 WIB
2. Makan Satu Sup dan Tiga Lauk (Ichiju-sansai)
Makan satu sup dan tiga lauk/ Foto: freepik.com

Beauties, pernah nggak sih kamu penasaran kenapa  perempuan Jepang  cenderung memiliki tubuh yang ramping dan sehat? Ternyata, rahasianya bukan terletak pada diet ekstrem atau olahraga berat, tetapi pada kebiasaan sehat yang sederhana dan mudah diterapkan setiap hari, lho.

Penasaran seperti apa detailnya? Yuk, simak 5 kebiasaan sehat yang bisa kamu tiru untuk mencapai berat badan ideal berikut ini!

1. Makan Hanya Sampai 80% Kenyang (Hara Hachi Bu)

Karakter orang yang suka membersihkan tempat makan di food court lainnya adalah termasuk sosok yang sopan. Pasalnya, kamu senantiasa menjaga kebersihan di tempat umum yang termasuk bentuk norma sosial.

Makan hanya sampai 80% kenyang/ Foto: freepik.com

Hara hachi bu adalah ajaran Konfusius Jepang yang mengajarkan seseorang untuk hanya makan sampai mereka merasa sekitar 80% kenyang. Konsep sederhana ini ternyata memiliki dampak besar pada manajemen berat badan dan kesehatan secara keseluruhan, Beauties.

Penelitian menunjukkan bahwa praktik ini dapat mengurangi total asupan kalori harian. Orang-orang Okinawa yang mempraktikkan hara hachi bu hanya mengonsumsi sekitar 1.900 kalori per hari, jauh lebih sedikit dibandingkan rata-rata orang Amerika yang mengonsumsi lebih dari 2.500 kalori.

Praktik ini membantu mengelola berat badan secara efektif dengan secara natural mengonsumsi lebih sedikit kalori.

2. Makan Satu Sup dan Tiga Lauk (Ichiju-sansai)

Makanan musiman menjadi bagian penting dalam budaya Jepang. Mengonsumsi bahan segar sesuai musim membantu menjaga keseimbangan nutrisi dan mencegah kebosanan makan.

Makan satu sup dan tiga lauk/ Foto: freepik.com

Selain hara hachi bu, perempuan Jepang juga menerapkan prinsip Ichiju-sansai atau satu sup dan tiga lauk. Hal ini melibatkan variasi ke dalam jenis makanan yang dikonsumsi untuk membuat momen makan sehat menjadi menyenangkan. Prinsip ini juga bukan tentang diet ketat, melainkan mengenai komposisi makanan yang seimbang, Beauties.

Kuliner Jepang berfokus pada ikan, kacang-kacangan, nasi, sayuran, dan buah-buahan. Meskipun kesederhanaan bahan-bahan ini, mereka dapat dikombinasikan dengan terampil untuk menciptakan berbagai hidangan sambil mempertahankan kandungan kalori yang relatif rendah.

Prinsip ichiju-sansai mendesain makanan di sekitar sup, tiga lauk pauk (sayuran, protein, acar), dan porsi nasi yang kecil. Struktur makanan ini memastikan bahwa kamu mendapatkan berbagai nutrisi dari berbagai sumber makanan tanpa mengonsumsi kalori berlebihan. Variasi juga membuat makanan lebih menarik dan memuaskan, sehingga kamu tidak merasa seperti sedang diet.

3. Konsumsi Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi seperti miso, natto, tsukemono (acar), dan kimchi versi Jepang menjadi bagian penting dalam pola makan mereka. Makanan-makanan ini kaya akan probiotik yang baik untuk kesehatan usus.

Konsumsi makanan fermentasi/ Foto: freepik.com

Makanan fermentasi memainkan peran penting dalam diet Jepang, memberikan berbagai manfaat kesehatan yang mendukung penurunan berat badan. Makanan seperti miso, natto, dan sayuran acar kaya akan probiotik yang baik untuk sistem pencernaan.

Selain itu, makanan fermentasi diketahui berkontribusi pada mikrobioma usus yang seimbang yang dapat meningkatkan pencernaan, mengurangi kembung, dan meningkatkan penyerapan nutrisi.

Kedelai sering dikonsumsi di Jepang melalui berbagai inovasi seperti fermentasi dan pemrosesan menjadi bumbu seperti kecap dan miso. Dipercaya bahwa kebiasaan diet ini membantu mencegah penyakit vaskular dan berkontribusi pada umur panjang.

4. Jalan Kaki dan Bersepeda untuk Aktivitas Harian

Bersepeda/ Foto: Freepik.com/pressphoto

Bersepeda/ Foto: freepik.com

Beauties, perempuan Jepang lebih suka berjalan kaki atau bersepeda. Meskipun memiliki sistem transportasi yang sangat berkembang, perempuan Jepang tetap menjaga kebiasaan berjalan setiap hari dan bersepeda sebagai bagian dari rutinitas mereka.

Banyak orang di Jepang berjalan kaki atau bersepeda ke tempat kerja atau sekolah alih-alih mengemudi. Aktivitas harian ini terakumulasi dari waktu ke waktu, berkontribusi pada tingkat kebugaran yang lebih baik tanpa perlu latihan yang intens. 

5. Pakai Peralatan Makan Ukuran Kecil

Bawa alat makan, kurangi sendok garpu plastik/Freepik/Jcomp

Pakai peralatan makan ukuran kecil/ Foto: freepik.com

Kebiasaan lain dari perempuan Jepang untuk menurunkan berat badan yaitu menerapkan mindful eating dengan mengontrol porsi makan. Mereka menggunakan peralatan makan berukuran lebih kecil. Mereka juga cenderung memilih peralatan makan seperti mangkuk dan piring dengan desain menarik untuk memberi perasaan 'spesial' saat menikmati makanan meskipun dalam porsi kecil.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika kamu memilih makan di piring yang lebih kecil dan menggunakan gelas yang tinggi dan sempit, kamu cenderung makan jauh lebih sedikit tanpa bahkan memikirkannya, Beauties.

Selain itu, perempuan Jepang juga menerapkan diet seimbang yang mencakup ikan, daging, produk kedelai, lebih sedikit lemak dan minyak, serta banyak sayuran.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE