5 Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Mengganggu Kualitas Tidur

Regitha Mandasari Putri Suryana | Beautynesia
Kamis, 15 Oct 2026 18:30 WIB
4. Tidur Siang Terlalu Lama
Tidur siang terlalu lama/ Foto :Magnific

Tidur yang cukup belum tentu membuat tubuh terasa segar saat bangun pagi. Terkadang, jika sudah tidur selama beberapa jam, tetapi masih merasa lelah, mengantuk, atau sulit berkonsentrasi ketika menjalani aktivitas. Kondisi ini bisa berkaitan dengan kualitas tidur yang kurang baik, termasuk kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari memengaruhi waktu istirahat.

Beberapa kebiasaan ini ternyata dapat membuat tubuh lebih sulit beristirahat. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut berpotensi mengganggu pola tidurmu. Yuk, cari tahu apa saja kebiasaan sehari-hari yang dapat mengganggu kualitas tidur! Berikut penjelasannya.

1. Menggunakan Ponsel Terlalu Lama Sebelum Tidur

Menggunakan ponsel terlalu lama sebelum tidur/ Foto : Magnific/Magnific

Menghabiskan waktu dengan bermain ponsel sebelum tidur sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Aktivitas seperti menonton video, membaca berita, membalas pesan, hingga scrolling media sosial. Namun, kebiasaan ini dapat membuat waktu tidur tertunda karena seseorang sering kali tidak menyadari berapa lama waktu yang telah dihabiskan di depan layar.

Selain itu, cahaya dari layar dan aktivitas yang merangsang pikiran dapat membuat tubuh lebih sulit bersiap untuk tidur. Konten yang menarik atau memicu emosi juga bisa membuat seseorang kesulitan tidur meskipun sebenarnya sudah mengantuk. Oleh karena itu sebaiknya batasi penggunaan ponsel menjelang waktu tidur dapat membantu menciptakan suasana malam yang lebih tenang.

2. Minum Kopi Terlalu Sore atau Malam

Minum kopi terlalu sore atau malam/ Foto : Magnific

Kopi sering memang pilihan terbaik untuk tetap fokus dan tidak mengantuk ketika bekerja atau belajar. Namun, kandungan kafein di dalamnya dapat bertahan selama beberapa jam di dalam tubuh. Karena itu, minum kopi pada sore atau malam hari berpotensi membuat seseorang lebih sulit tertidur, terutama jika tubuhnya sensitif terhadap kafein.

Efek kafein tidak selalu sama pada setiap orang. Ada yang tetap bisa tidur setelah minum kopi, tetapi ada pula yang mengalami kesulitan tidur atau merasa tidurnya kurang nyenyak. Selain kopi, kafein juga dapat ditemukan dalam teh, minuman berenergi, dan beberapa jenis minuman lainnya. Jadi perhatikan waktu konsumsi kafein, serta reaksi tubuh setelah mengonsumsi kafein agar dapat membantu menjaga kualitas tidurmu.

3. Jadwal Tidur yang Tidak Teratur

Jadwal tidur yang tidak teratur/ Foto : Magnific

Tidur pada jam yang berbeda-beda setiap malam dapat membuat ritme sirkadian tubuh menjadi kurang teratur. Misalnya, kamu tidur pukul 22.00 pada hari kerja, tetapi saat akhir pekan kamu baru beristirahat setelah tengah malam. Perubahan jadwal seperti ini dapat membuat tubuh kesulitan mengenali waktu yang biasanya digunakan untuk beristirahat.

Jadwal tidur yang tidak konsisten juga dapat membuat seseorang lebih sulit bangun pada pagi hari. Meski sesekali mengalami perubahan jadwal tidur merupakan hal yang wajar, tetapi  mempertahankan waktu tidur dan bangun yang selalu sama setiap hari dapat membantu tubuh membentuk pola istirahat yang lebih teratur.

4. Tidur Siang Terlalu Lama

Tidur siang terlalu lama/ Foto :Magnific

Tidur siang dapat membantu mengurangi rasa lelah, terutama setelah menjalani aktivitas sejak pagi. Namun, tidur siang yang terlalu lama atau dilakukan menjelang sore dapat mengurangi rasa kantuk pada malam hari. Akibatnya, seseorang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur meskipun sudah berbaring di tempat tidur.

Bagi orang yang sering kesulitan tidur pada malam hari, durasi dan waktu tidur siang perlu diperhatikan. Tidur siang singkat pada awal siang biasanya lebih kecil kemungkinannya mengganggu tidur malam dibandingkan tidur selama berjam-jam. Meski begitu, kebutuhan setiap orang berbeda sehingga kebiasaan ini dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

5. Makan Terlalu Banyak Menjelang Tidur

Makan terlalu banyak menjelang tidur/ Foto : Magnific

Makan malam dalam porsi besar sesaat sebelum tidur dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman ketika berbaring. Proses pencernaan kemungkinan masih berlangsung, perut begah, rasa terlalu kenyang, hingga keluhan asam lambung pada sebagian orang bisa mengganggu waktu istirahat. Kondisi ini dapat membuat seseorang lebih sering terbangun tengah malam atau sulit menemukan posisi tidur yang nyaman.

Selain porsi makanan, jenis makanan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Makanan yang berlemak tinggi ataupedas, berpotensi mengganggu kenyamanan saat tidur. Sebaiknya beri jeda beberapa jam antara makan dan waktu berbaring untuk membantu mengurangi kemungkinan munculnya gangguan tersebut.

Beauties, itu dia kebiasaan sehari-hari yang dapat mengganggu kualitas tidur. Bagaimana, kamu sering melakukannya?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE