Percayakah Beauties bahwa setiap pilihan yang diambil pada usia 20-an dapat memengaruhi kondisi di masa mendatang. Termasuk di antaranya perihal kebiasaan sehat. Memilih menjalankan kebiasaan sehat di usia 20-an adalah investasi jangka panjang yang sangat berarti.
Dikutip dari The New York Times, penelitian dari Northwestern University menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang mengadopsi 5 kebiasaan sehat di usia 20-an tetap sehat sampai usia paruh baya. Lantas, apa saja kebiasaan sehat untuk usia 20-an yang disarankan para ahli?
Menimbang Berat Badan Secara Teratur
Ilustrasi menimbang berat badan/ Foto: Freepik.com/rawpixel |
Profesor nutrisi di Tufts University, Susan Roberts menganjurkan untuk menimbang diri secara teratur. Menurutnya, Tidak ada yang lebih berbahaya bagi kesehatan jangka panjang daripada kelebihan berat badan. Apalagi mulai usia 20-an, umumnya berat badan akan merangkak naik.
Bukan sebuah rahasia lagi jika menurunkan 500 gram berat badan lebih mudah dari pada menurunkan 5 kilogram. Dengan melakukan pengecekan berat badan secara rutin, kamu dapat mengetahui kapan harus berusaha mengembalikannya pada berat ideal.
Belajar Memasak
Ilustrasi belajar memasak/ Foto: Freepik.com/kamranaydino |
Barbara J. Rolls, seorang profesor sekaligus ketua Guthrie Ilmu Gizi di Penn State mengungkapkan bahwa belajar memasak akan menghemat uang dan membantu mendapatkan makanan lebih sehat. Saat memasak sendiri di rumah, kita menjadi lebih bebas untuk menambahkan asupan-asupan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan.
Selain itu, memasak sendiri memberikan ruang untuk bereksperimen dengan bumbu dan rempah-rempah lebih sehat yang dapat mengurangi gula, garam, dan lemak tidak sehat.
Mengurangi Asupan Gula
Ilustrasi menghindari gula/ Foto: Freepik.com/jcomp |
Ketua kedokteran kardiovaskular di Cleveland Clinic Foundation, Seteven E. Nissen menyarankan agar anak muda mencoba menghindari gula dengan cara sederhana. Adapun cara yang dimaksud ialah dengan menghilangkan sumber konsumsi gula paling umum dari minuman ringan bergula, sarapan sereal dengan tambahan gula, menambahkan gula ke makanan, dan lainnya.
Asupan gula berlebihan dikaitkan dengan obesitas dan diabetes. Keduanya juga berkontribusi terhadap penyakit jantung. Apabila bisa menahan diri dengan baik dengan membatasi konsumsi gula di usia 20-an ini adalah langkah yang sangat baik.