5 Makanan Rendah Kalori yang Bikin Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Diet

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Sabtu, 13 Jun 2026 12:30 WIB
Sayuran Hijau
Sayuran Hijau/Foto: Magnific

Mencari makanan rendah kalori sering menjadi langkah pertama saat menjalani pola hidup sehat. Namun, banyak orang justru kesulitan bertahan karena rasa lapar datang terlalu cepat setelah makan.

Padahal, ada beberapa bahan makanan yang kalorinya rendah tetapi tetap mengenyangkan dalam waktu lebih lama. Selain kaya nutrisi, pilihan ini juga bisa membantu mengontrol nafsu makan sehingga program diet terasa lebih mudah dijalani.

Nah, kalau kamu sedang mencari makanan untuk diet yang tidak membosankan, daftar dari Health berikut layak masuk menu harianmu.

Sayuran Hijau

Sayuran Hijau/Foto: Magnific

Kalau kamu ingin makan dalam porsi banyak tanpa khawatir kalori berlebihan, sayuran hijau bisa menjadi pilihan terbaik. Bayam, kale, selada, maupun berbagai jenis sayuran hijau lainnya dikenal memiliki kandungan kalori yang sangat rendah.

Menariknya, sayuran hijau juga kaya vitamin penting seperti vitamin A, C, dan K. Selain itu, kandungan seratnya membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa lapar tidak datang terlalu cepat. Karena itulah, banyak ahli gizi merekomendasikan sayuran hijau sebagai salah satu makanan yang bikin kenyang lebih lama.

Beauties, kamu bisa menambahkan sayuran hijau ke dalam salad, sandwich, wrap, atau smoothie. Cara ini membuat makanan terasa lebih mengenyangkan tanpa menambah banyak kalori.

Oatmeal

Oatmeal/Foto: Magnific

Saat berbicara tentang sarapan sehat, oatmeal hampir selalu masuk dalam daftar rekomendasi. Bukan tanpa alasan, karena oatmeal mengandung serat larut bernama beta-glucan yang dikenal mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Dalam setengah cangkir oatmeal, kamu bisa memperoleh sekitar 13 persen kebutuhan serat harian. Serat tersebut membantu memperlambat pengosongan lambung sehingga perut terasa kenyang lebih lama setelah makan.

Selain itu, oatmeal juga menjadi pilihan yang fleksibel. Kamu bisa menambahkan buah segar, kayu manis, atau sedikit madu agar rasanya lebih nikmat. Jadi, apakah oatmeal sudah masuk menu sarapan favoritmu, Beauties?

Seledri

Seledri/Foto: Magnific

Banyak orang menganggap seledri hanya sebagai pelengkap masakan. Padahal, sayuran ini bisa menjadi camilan sehat yang cocok dikonsumsi saat lapar di sela aktivitas.

Dua batang besar seledri hanya mengandung sekitar 18 kalori. Sebagian besar kandungannya terdiri dari air sehingga membantu memberikan sensasi kenyang tanpa menambah asupan kalori secara signifikan.

Tidak hanya itu, seledri juga mengandung vitamin K, folat, kalium, mangan, dan serat. Nutrisi tersebut berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari kesehatan tulang hingga menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Supaya lebih menarik, kamu bisa menikmati seledri bersama hummus atau olesan kacang dalam porsi secukupnya. Kombinasi ini membuat camilan terasa lebih mengenyangkan sekaligus tetap sehat.

Telur

Telur/Foto: Magnific

Telur sering dianggap sebagai makanan sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kamu yang sedang menjalani diet. Satu butir telur ukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi.

Protein membantu tubuh melepaskan hormon yang berperan dalam mengendalikan rasa lapar. Selain itu, protein juga memperlambat proses pencernaan sehingga kadar gula darah tetap lebih stabil setelah makan.

Karena alasan tersebut, sarapan menggunakan telur sering membuat seseorang merasa kenyang lebih lama dibandingkan menu yang rendah protein. Tidak heran jika telur menjadi salah satu makanan untuk diet yang paling populer. Selain protein, telur juga mengandung vitamin D, kolin, dan berbagai vitamin B yang penting bagi tubuh. 

Buah Berry

Buah Berry/Foto: Magnific

Jika kamu sering ingin makan makanan manis saat diet, berry bisa menjadi solusi yang lebih sehat. Stroberi, blueberry, raspberry, dan berbagai jenis berry lainnya memiliki kalori yang relatif rendah.

Dalam setengah cangkir berry, kalorinya hanya sekitar 30 hingga 40 kalori. Meski begitu, buah ini kaya vitamin C dan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari berbagai kerusakan akibat radikal bebas.

Kandungan air dan serat yang tinggi juga membuat berry memberikan rasa kenyang lebih lama. Karena itulah, buah ini cocok dijadikan camilan sore atau tambahan pada oatmeal dan yogurt.

Beauties, dibandingkan camilan tinggi gula, berry jelas menjadi pilihan yang lebih ramah untuk program penurunan berat badan. Selain sehat, rasanya juga menyegarkan dan tidak membosankan.

Menjalani diet bukan berarti kamu harus terus menahan lapar sepanjang hari. Dengan memilih makanan rendah kalori yang kaya serat, protein, atau kandungan air, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama sehingga keinginan ngemil berlebihan dapat berkurang.

Beauties, dari lima pilihan tadi, makanan mana yang paling sering ada di dapurmu? Atau mungkin kamu sudah punya menu favorit lain yang membantu diet tetap nyaman?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE