5 Makanan Tinggi Protein Selain Ayam yang Cocok untuk Diet dan Pembentukan Otot
Dalam pola hidup sehat, makanan tinggi protein punya peran penting untuk membantu pembentukan massa otot, menjaga metabolisme tubuh tetap optimal, serta membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Tidak heran kalau nutrisi ini jadi salah satu fokus utama banyak orang yang sedang diet atau rutin berolahraga.
Selama ini, ayam sering dianggap sebagai sumber protein utama. Padahal, ada banyak pilihan lain yang tidak kalah bergizi dan justru bisa memberikan variasi nutrisi tambahan seperti omega-3, kalsium, hingga antioksidan.Â
Melansir MindBodyGreen, berikut 5 pilihan makanan tinggi protein yang bisa kamu jadikan alternatif selain ayam untuk mendukung diet dan pembentukan otot.
1. Salmon Sockeye
![]() Salmon sockeye, makanan tinggi protein pengganti ayam/Foto: Pexels.com/Novkov Visuals |
Kalau kamu mencari makanan tinggi protein yang sekaligus punya kandungan lemak sehat, salmon sockeye bisa jadi pilihan terbaik. Jenis salmon ini dikenal memiliki warna merah alami yang lebih pekat serta kandungan omega-3 yang tinggi dibanding beberapa jenis salmon lainnya. Dalam satu porsi salmon sockeye, tubuh bisa mendapatkan protein berkualitas tinggi yang membantu memperbaiki dan membangun jaringan otot.
Tidak hanya itu, salmon sockeye juga cocok untuk kamu yang sedang menjalani program diet. Kandungan proteinnya membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga keinginan ngemil bisa berkurang. Omega-3 di dalamnya juga baik untuk kesehatan jantung dan membantu mengurangi peradangan setelah olahraga intens.
2. Keju Cottage
Keju cottage, makanan tinggi protein pengganti ayam/Foto: Pexels.com/Christina Voinova
Belakangan ini, keju cottage semakin populer di kalangan pegiat hidup sehat. Teksturnya lembut dengan rasa gurih ringan, membuat makanan ini mudah dipadukan dengan buah, roti gandum, maupun salad. Di balik tampilannya yang sederhana, keju cottage ternyata punya kandungan protein yang cukup tinggi dan rendah lemak sehingga cocok untuk diet.
Keju cottage juga mengandung kasein, yaitu jenis protein yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Oleh karena itu, makanan ini bisa membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mendukung pemulihan otot setelah olahraga. Banyak orang menjadikan keju cottage sebagai menu sarapan atau camilan malam karena praktis sekaligus mengenyangkan tanpa membuat asupan kalori berlebihan.
3. Tahu
![]() Tahu, makanan tinggi protein pengganti ayam/Foto: Pexels.com/Guilherme Pedrosa |
Bagi kamu yang ingin mencari sumber protein selain daging, tahu bisa jadi pilihan yang sangat menarik. Makanan berbahan dasar kedelai ini punya kandungan protein yang cukup tinggi dan sering jadi andalan dalam pola makan sehat. Selain harganya terjangkau, tahu juga mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai menu lezat.
Tahu cocok untuk diet karena rendah kalori sekaligus mengandung protein yang membantu menjaga massa otot. Kandungan isoflavon dari kedelai juga disebut punya manfaat baik untuk kesehatan tubuh.
Supaya lebih sehat, kamu bisa mengolah tahu dengan cara dipanggang, ditumis minim minyak, atau dijadikan campuran salad dan sup. Rasanya yang netral membuat tahu mudah dipadukan dengan berbagai bumbu dan masakan.
4. Tuna
Tuna, makanan tinggi protein pengganti ayam/Foto: Pexels.com/Ioan Bilac
Tuna sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan tinggi protein yang sering dikonsumsi pegiat gym dan orang yang menjalani pola makan sehat. Kandungan proteinnya sangat tinggi dengan jumlah lemak yang relatif rendah, terutama pada tuna segar. Karena itu, tuna sering masuk ke dalam menu diet maupun program pembentukan otot.
Selain membantu memenuhi kebutuhan protein harian, tuna juga kaya vitamin B12 dan selenium yang penting untuk metabolisme tubuh. Tuna bisa diolah menjadi steak, salad, sandwich, hingga rice bowl yang praktis untuk makan siang. Namun, konsumsi tuna tetap perlu diperhatikan agar tidak berlebihan karena beberapa jenis tuna mengandung merkuri dalam jumlah tertentu.
5. Udang
![]() Udang, makanan tinggi protein pengganti ayam/Foto: Pexels.com/Daniela Elena Tentis |
Kalau kamu mencari alternatif hidangan laut yang proses memasaknya sangat cepat dan tidak merepotkan, udang bisa jadi pilihan. Hidangan laut yang satu ini memiliki rasa manis alami dan tekstur yang renyah jika dimasak dengan durasi waktu yang pas. Meski memiliki jumlah kalori yang relatif rendah, udang punya kandungan protein tinggi yang membantu tubuh tetap kenyang lebih lama.
Selain protein, udang juga mengandung selenium dan vitamin B12 yang berfungsi menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat di tengah jadwal latihan yang padat. Cara mengolahnya pun cukup beragam, mulai dari direbus, dipanggang, hingga dijadikan campuran salad dan tumisan sehat. Agar manfaatnya lebih optimal, hindari memasak udang dengan terlalu banyak minyak atau saus tinggi gula.
Selain ayam, ada banyak makanan tinggi protein lain yang bisa memberikan manfaat serupa, bahkan dilengkapi nutrisi tambahan yang baik untuk tubuh. Kalau kamu sedang menjalani program diet atau fokus membangun massa otot, memilih sumber protein yang beragam juga membantu tubuh mendapatkan nutrisi lebih seimbang.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!


