5 Manfaat Merajut untuk Kesehatan Mental, Bukan Sekadar Hobi

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Minggu, 13 Sep 2026 10:30 WIB
4. Membantu Mengalihkan Kebiasaan Negatif
Ilustrasi perempuan duduk sambil scrolling media sosial/Foto: Magnific/stockking

Bagi sebagian orang, merajut mungkin hanya terlihat sebagai hobi membuat kerajinan tangan biasa. Padahal, aktivitas ini ternyata punya dampak positif yang besar bagi kesehatan mental.

Gerakan tangan yang berulang saat mengikuti pola membuat perhatian kita tertuju pada satu hal. Pikiran pun bisa beristirahat sejenak dari rutinitas, kebiasaan scrolling media sosial, atau rasa cemas yang muncul.

Proses mengubah gulungan benang menjadi barang yang berguna juga bisa memberikan kepuasan tersendiri. Kegiatan seperti ini bisa memberikan efek terapi yang menenangkan, lho.

Oleh karena itu, merajut bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga kesehatan mental. Lalu, apa saja manfaat merajut yang bisa dirasakan? Simak selengkapnya di bawah ini, Beauties!

1. Membantu Menenangkan Pikiran

Ilustrasi perempuan sedang merajut dengan tenang/Foto: Magnific/magnific

Saat merajut, perhatian kita mulai tertuju pada benang dan pola yang sedang dibuat. Gerakan tangan yang berulang dengan ritme tenang dapat membantu mengalihkan pikiran dari berbagai hal yang mengganggu.

Melansir The Guardian, psikolog Sahra O'Doherty menjelaskan bahwa aktivitas dengan gerakan berulang bisa membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Ia juga menjelaskan bahwa merajut dapat membuat detak jantung dan pernapasan lebih teratur, meski bukti ilmiah mengenai efek tersebut masih terbatas.

Karena itu, merajut bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk bersantai sekaligus mengisi waktu luang. Beauties tidak perlu langsung membuat sesuatu yang rumit. Coba mulai dari kerajinan sederhana, seperti dompet, tempat tisu, atau barang lainnya.

2. Membantu Meningkatkan Fokus

Ilustrasi perempuan tampak fokus saat merajut/Foto: Magnific/magnific

Pernah merasa sulit berkonsentrasi pada satu aktivitas karena pikiranmu mudah teralihkan? Nah, ternyata merajut juga bisa menjadi salah satu cara untuk melatih fokus.

Menurut O'Doherty, merajut memang bisa membuat seseorang fokus lebih lama pada satu hal. Kalau sudah mulai terbiasa, kita biasanya akan sangat menikmati prosesnya sampai tidak terasa waktu berjalan begitu cepat.

Saat fokus merajut, pikiran kita pun akan menjadi jauh lebih rileks. Selain itu, aktivitas ini juga bisa membantu memulihkan energi yang terkuras setelah menjalani rutinitas sehari-hari. 

3. Membantu Mengelola Emosi

Ilustrasi perempuan sedang merajut di dekat jendela/Foto: Magnific/magnific

Merajut ternyata tidak hanya soal membuat sesuatu dari benang. Aktivitas ini juga mulai dilihat sebagai salah satu cara untuk membantu seseorang mengelola emosi.

Menurut laman BBC, profesor psikiatri dari University of British Columbia, Carl Birmingham, mengatakan bahwa gerakan merajut yang dilakukan berulang kali dengan kedua tangan dapat membantu menenangkan pikiran. Psikolog klinis Mia Hobbs juga menjelaskan bahwa gerakan tersebut dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang berperan dalam membantu tubuh kembali rileks.

Dalam penelitian Birmingham, sekitar 75 persen peserta mengatakan bahwa merajut membantu mengurangi kecemasan terhadap makanan. Namun, penelitian ini masih terbatas sehingga merajut belum bisa menggantikan terapi kesehatan mental.

4. Membantu Mengalihkan Kebiasaan Negatif

Ilustrasi perempuan duduk sambil scrolling media sosial/Foto: Magnific/stockking

Merajut bisa menjadi salah satu kegiatan untuk mengalihkan diri dari kebiasaan yang kurang baik. Saat tangan sibuk mengikuti pola dan merangkai benang, perhatian kita pun perlahan beralih pada apa yang sedang dikerjakan.

Menurut psikolog klinis Mia Hobbs, merajut dapat membantu mengalihkan perhatian saat kita mulai terdorong melakukan kebiasaan tertentu. Aktivitas ini memberikan kita waktu untuk menenangkan diri, sehingga tidak langsung mengikuti dorongan tersebut. 

Cara ini pernah dicoba dalam program knit to quit, yang ditujukan untuk membantu perempuan di pusat perawatan penyalahgunaan zat agar mengurangi kebiasaan merokok. Studi pada 2024 memang menunjukkan bahwa peserta merokok lebih sedikit setelah mengikuti program tersebut. Namun, hasil ini belum tentu hanya disebabkan oleh aktivitas merajut karena peserta juga mendapat edukasi tentang risiko merokok.

5. Membantu Terhubung dengan Orang Lain

Ilustrasi sekelompok orang sedang merajut bersama sambil berbincang santai/Foto: Magnific/magnific

Merajut memang bisa dilakukan sendiri, tetapi aktivitas ini juga bisa menjadi cara untuk bertemu dengan orang-orang yang punya minat sama. Menurut psikolog Sahra O'Doherty, berbagi aktivitas dengan orang lain dapat membantu seseorang merasa lebih terhubung.

Bagi orang yang kurang nyaman dengan interaksi sosial, kegiatan ini mungkin terasa lebih ringan. Setiap orang bisa tetap fokus pada rajutannya masing-masing, tanpa harus terus memaksakan obrolan sepanjang waktu.

Beauties yang sering merasa canggung saat memulai obrolan bisa mencoba bergabung dalam kelompok merajut. Aktivitas bersama ini bisa menjadi pembuka interaksi yang lebih alami, karena percakapan bisa mengalir sambil mengerjakan rajutan. 

Nah, Beauties, itulah beberapa manfaat merajut untuk kesehatan mental, mulai dari menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, mengelola emosi, mengalihkan kebiasaan negatif, hingga membantu untuk terhubung dengan orang lain. Namun, crochet therapy atau merajut tetap bukan pengganti terapi kesehatan mental.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE