Kolin mungkin bukan nutrisi yang sering dibicarakan seperti vitamin C, vitamin D, atau zat besi. Meski begitu, nutrisi yang larut dalam air ini sebenarnya memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, mulai dari pembentukan membran sel, kesehatan hati, metabolisme, hingga mendukung kerja sistem saraf dan otak.
Terkait itu, tubuh sesungguhnya mampu memproduksi kolin dalam jumlah kecil, tetapi sebagian besar kebutuhan hariannya harus dipenuhi melalui makanan atau suplemen. Jika asupannya kurang dalam waktu lama, berbagai fungsi tubuh dapat terganggu, termasuk kemampuan berpikir, mengingat, hingga menggerakkan otot.
Nah, sebagai bentuk pencegahan, kenali beberapa tanda tubuh kekurangan kolin seperti dilansir dari Try Gray Matter!
(ria/ria)