5 Tips Jalan Kaki agar Efektif Membakar Kalori dan Menurunkan Berat Badan
Jalan kaki untuk menurunkan berat badan bisa jadi pilihan olahraga yang mudah dilakukan oleh siapa saja. Meskipun terlihat sederhana, jalan kaki secara rutin dapat membantu membakar kalori dan mendukung proses penurunan berat badan, terutama jika dibarengi dengan pola makan yang sehat.
Namun, agar hasilnya lebih maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Beauties! Misalnya menjaga kecepatan berjalan hingga memastikan tubuh bergerak dengan intensitas yang cukup. Penasaran bagaimana cara jalan kaki yang efektif untuk membantu menurunkan berat badan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Tingkatkan Kecepatan Jalan Kaki
![]() Tips jalan kaki/Foto: pexels.com/Daniel Reche |
Kecepatan saat berjalan berpengaruh terhadap jumlah kalori yang dibakar. Sama seperti lari, berenang, atau olahraga kardio lainnya, berjalan dengan langkah yang lebih cepat dapat membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dibandingkan berjalan santai.
Sebagai patokan, kamu bisa berjalan dengan kecepatan di mana kamu masih bisa mengobrol, tetapi akan kesulitan jika harus bernyanyi. Cara ini menunjukkan bahwa intensitas jalan kaki sudah cukup untuk meningkatkan detak jantung dan membuat latihan menjadi lebih efektif.
Jika ingin lebih akurat, kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi kebugaran atau smartwatch untuk memantau kecepatan berjalan maupun detak jantung selama berolahraga.
Gunakan Tambahan Beban
Gunakan rompi beban untuk mmebuat tubuh bekerja lebih keras/Foto: pexels.com/MART PRODUCTION
Kalau ingin membuat jalan kaki terasa lebih menantang, kamu bisa mencoba memakai tambahan beban, seperti ankle weight. Tambahan beban ini membuat tubuh bekerja lebih keras sehingga energi yang dikeluarkan dan kalori yang dibakar juga bisa meningkat. Bagi pemula, gunakan beban secara bertahap agar tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi dan mengurangi risiko cedera.
Coba Jalan di Tanjakan
Kalau ingin jalan kaki terasa lebih menantang, sesekali coba pilih rute yang menanjak/Foto: pexels.com/Julia Larson
Kalau ingin jalan kaki terasa lebih menantang, sesekali coba pilih rute yang menanjak. Berjalan di tanjakan membuat otot kaki bekerja lebih keras sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori dibandingkan saat berjalan di jalan yang datar.
Buat kamu yang lebih sering olahraga di treadmill, naikkan tingkat kemiringan (incline) secara bertahap agar latihan terasa lebih efektif. Sementara itu, kalau lebih suka jalan kaki di luar ruangan, pilih rute yang memiliki tanjakan supaya intensitas olahraga meningkat.
Nggak harus mencari bukit, kok. Kamu juga bisa mulai dari hal sederhana, seperti memilih naik tangga daripada menggunakan lift atau eskalator. Cara ini bisa membantu menambah aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari.
Perhatikan Postur Saat Berjalan
Postur yang benar membuat jalan kaki terasa lebih nyaman/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto
Jangan hanya fokus pada langkah, postur tubuh saat berjalan juga penting. Postur yang benar membuat jalan kaki terasa lebih nyaman, membantu melatih otot dengan lebih baik, dan mengurangi risiko pegal atau cedera.
Agar postur tetap ideal saat berjalan, Medical News Today memberikan beberapa tips yang bisa kamu ikuti:
- Berdiri tegak dengan posisi kepala, bahu, punggung, dan pinggul sejajar.
- Kencangkan sedikit otot perut agar tubuh lebih stabil.
- Posisikan kaki selebar pinggul dan mengarah lurus ke depan.
- Pandangan tetap ke depan, bukan terus melihat ke bawah.
- Langkahkan kaki mulai dari tumit, lalu gulirkan ke ujung kaki sebelum melangkah lagi.
- Tekuk siku sekitar 90 derajat dan ayunkan lengan secara alami di samping tubuh.
Saat melewati tanjakan atau turunan, usahakan tubuh tetap tegak. Hindari membungkuk ke depan atau terlalu condong ke belakang agar keseimbangan tetap terjaga dan berjalan terasa lebih nyaman.
Tambah Jumlah Langkah Setiap Hari
Semakin banyak kamu berjalan, semakin banyak kalori yang bisa dibakar/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto
Semakin banyak kamu berjalan, semakin banyak kalori yang bisa dibakar. Selain membantu menurunkan berat badan, kebiasaan ini juga baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
Kalau belum terbiasa, nggak perlu langsung mengejar target 10.000 langkah per hari. Mulailah secara bertahap sesuai kemampuan. Kamu bisa menambah langkah dengan cara sederhana, seperti naik tangga, parkir sedikit lebih jauh, atau berjalan kaki saat istirahat kerja.
Agar lebih mudah memantau progres, gunakan smartwatch atau aplikasi penghitung langkah di smartphone. Dengan begitu, kamu bisa melihat apakah target langkah harian sudah tercapai.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
