5 Tips Puasa yang Aman untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat dan Nyaman Selama Ramadan

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Minggu, 01 Mar 2026 08:00 WIB
Penuhi Kebutuhan Cairan Minimal 2,5 Liter per Hari
Minum Air Putih/Foto: Freepik

Tips puasa yang aman sebenarnya bukan soal kuat menahan lapar semata, melainkan tentang bagaimana kamu mengatur energi, cairan, dan pola istirahat secara seimbang. Banyak ibu hamil ingin tetap berpuasa karena alasan ibadah maupun kebersamaan keluarga, tetapi di sisi lain tetap khawatir kondisi tubuh tidak cukup fit. Perasaan itu wajar sekali, Beauties, karena selama kehamilan kebutuhan nutrisi meningkat dan tubuh bekerja dua kali lebih keras.

Namun kabar baiknya, selama kondisi kehamilan sehat dan sudah mendapat izin dokter, puasa untuk ibu hamil tetap memungkinkan dilakukan. Kuncinya adalah persiapan yang matang dan mendengarkan sinyal tubuh setiap waktu. 

Nah, supaya kamu lebih tenang menjalani Ramadan, berikut lima panduan penting yang disarankan dokter spesialis kandungan, dr. Muhammad Fadli, SpOG, dilansir dari detikHealth. Yuk, simak satu per satu.

Penuhi Kebutuhan Cairan Minimal 2,5 Liter per Hari

Minum Air Putih/Foto: Freepik

Saat berpuasa, kamu menahan makan dan minum sekitar dua belas jam, sehingga cadangan cairan tubuh otomatis berkurang. Pada ibu hamil, kekurangan cairan bukan sekadar membuat haus atau pusing, tetapi juga bisa berdampak pada volume air ketuban dan memicu kontraksi dini. Karena itu, minum bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus direncanakan.

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dr. Muhammad Fadli, SpOG, mengingatkan, “Kalau kekurangan air atau dehidrasi bisa menyebabkan kontraksi dan air ketuban menjadi sedikit.” Pernyataan ini disampaikan dalam sesi sharing media virtual bersama detikHealth bertema Siap Hadapi Ramadan untuk Keluarga Indonesia, Kamis (31/03/2022).

Coba atur pola minum bertahap, misalnya dua gelas saat berbuka, dua gelas setelah makan malam, dua gelas setelah tarawih, dan dua gelas saat sahur. Dengan cara ini, tubuh tetap terhidrasi tanpa merasa kembung. Tambahkan buah berair seperti semangka atau jeruk agar asupan cairan makin optimal.

Jangan Pernah Melewatkan Sahur Bergizi

Sahur/Foto: Freepik

Banyak orang menganggap sahur sekadar formalitas, padahal bagi ibu hamil, waktu makan ini sangat krusial. Sahur adalah sumber energi utama sebelum kamu menjalani aktivitas seharian. Jika dilewatkan, tubuh akan lebih cepat drop, gula darah menurun drastis, dan konsentrasi pun berkurang.

Bayangkan saja, bayi dalam kandungan tetap membutuhkan nutrisi meski kamu berpuasa. Jadi, ketika kamu tidak sahur, dari mana janin mendapatkan asupan yang cukup? Karena itu, usahakan menu sahur mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, dan lemak sehat supaya energi bertahan lebih lama.

Kamu bisa memilih nasi merah, telur, ayam, ikan, tahu, tempe, serta sayuran hijau. Tambahkan susu khusus ibu hamil atau vitamin sesuai anjuran dokter. Dengan sahur yang tepat, tubuh terasa lebih stabil, mood lebih baik, dan ibadah pun jadi lebih nyaman.

Batasi Makanan Terlalu Manis dan Berkafein

Makanan Manis dan Minuman Kafein/Foto: Freepik

Saat berbuka, godaan makanan manis memang terasa besar. Kolak, sirup, atau kue manis sering jadi menu favorit karena dianggap cepat mengembalikan energi. Padahal, konsumsi gula berlebihan bisa memicu lonjakan gula darah yang mendadak, lalu turun drastis setelahnya. Akibatnya, kamu justru merasa lemas dan mengantuk.

Selain itu, asupan gula tinggi juga berisiko meningkatkan peluang diabetes gestasional, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kondisi ini tentu perlu dihindari karena dapat mempengaruhi kesehatan ibu maupun janin. Jadi, sebaiknya tetap bijak dalam memilih menu berbuka.

Coba mulai dengan air putih dan buah segar, lalu lanjutkan makanan utama bergizi. Hindari juga minuman berkafein berlebihan karena bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil dan memperparah dehidrasi. Dengan pola makan lebih seimbang, tubuhmu terasa ringan dan stabil sepanjang malam.

Kelola Stres dan Jaga Kualitas Istirahat

Kelola Stres dan Jaga Kualitas Istirahat/Foto: Freepik

Kehamilan sendiri sudah membawa perubahan hormon yang cukup besar, sehingga emosi lebih sensitif dibanding biasanya. Ketika ditambah puasa, kurang tidur, dan aktivitas padat, stres bisa muncul tanpa disadari. Padahal, stres berlebihan berpengaruh langsung pada kondisi fisik.

Dokter kandungan umumnya menyarankan ibu hamil untuk menjaga pikiran tetap tenang. Ketika stres meningkat, selera makan bisa berantakan, kualitas tidur menurun, bahkan tekanan darah ikut berubah. Semua itu tentu kurang baik untuk perkembangan janin.

Coba atur ritme harian yang lebih santai. Luangkan waktu untuk istirahat siang, lakukan pernapasan dalam, atau aktivitas ringan yang kamu sukai seperti membaca dan mendengarkan musik. Percaya deh, ketika hati lebih tenang, puasa terasa jauh lebih ringan dijalani.

Lakukan Aktivitas Ringan di Dalam Ruangan

Olahraga Ibu Hamil/Foto: Freepik

Cuaca panas dan aktivitas berat di luar ruangan bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Pada ibu hamil, kondisi ini meningkatkan risiko dehidrasi serta kelelahan ekstrem. Karena itu, sebaiknya kurangi kegiatan yang terlalu menguras tenaga, terutama di siang hari.

Bukan berarti kamu harus berdiam diri sepanjang hari. Justru, tubuh tetap perlu bergerak agar sirkulasi darah lancar dan otot tidak kaku. Pilih aktivitas ringan di dalam ruangan seperti jalan santai, peregangan, atau senam hamil selama sekitar tiga puluh menit.

Dengan olahraga ringan, tubuh terasa segar, pikiran lebih rileks, dan rasa bosan selama puasa bisa berkurang. Namun, tetap dengarkan sinyal tubuh. Jika merasa pusing, mual, atau sangat lemas, segera istirahat dan jangan memaksakan diri.

Menjalani Ramadan saat hamil memang membutuhkan perhatian ekstra, tetapi bukan berarti kamu harus merasa takut setiap saat. Selama kondisi kesehatan baik dan kamu mengikuti tips puasa yang aman dengan disiplin, puasa tetap bisa terasa nyaman dan penuh makna. Kuncinya adalah seimbang antara ibadah dan menjaga tubuh, karena keduanya sama pentingnya.

Jadi, Beauties, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter sebelum mulai berpuasa dan terus pantau kondisi harianmu. Dengarkan tubuh, penuhi nutrisi, dan istirahat cukup agar tips puasa ibu hamil benar-benar terasa manfaatnya. Dengan persiapan matang, kamu bisa menjalani Ramadan dengan hati tenang, tubuh kuat, dan si kecil pun tetap sehat di dalam kandungan. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE