6 Cara Ampuh Agar Badan Tetap Wangi Seharian di Hari Raya
Hari Raya identik dengan aktivitas padat, mulai dari salat Id, bersilaturahmi ke rumah keluarga, hingga berkumpul seharian dengan banyak orang. Dalam kondisi ini, tubuh lebih mudah berkeringat dan kehilangan kesegaran, apalagi jika cuaca sedang panas. Tidak sedikit orang yang merasa sudah memakai parfum, tetapi aromanya cepat hilang atau kalah oleh bau badan.
Padahal, agar badan tetap wangi seharian, dibutuhkan beberapa langkah sederhana yang sering kali dianggap sepele. Mulai dari cara mandi, pemakaian produk perawatan tubuh, hingga makanan yang dikonsumsi, semuanya saling berkaitan.
Lalu, apa saja kebiasaan yang bisa kamu lakukan agar tetap segar dan percaya diri sepanjang Hari Raya, Beauties?
1. Mandi dan Membersihkan Diri dengan Maksimal
Ilustrasi mandi/Foto: Freepik.com/jcomp
Mandi bukan sekadar membasahi tubuh, tetapi benar-benar membersihkan kotoran dan bakteri penyebab bau. Saat mandi, pastikan kamu membersihkan area yang mudah berkeringat seperti ketiak, leher, punggung, dan kaki dengan sabun. Area ini sering menjadi sumber bau badan jika tidak dibersihkan dengan optimal.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), mandi sekali sehari dengan pembersih tubuh yang efektif membantu menghilangkan kotoran yang dapat menyebabkan bau tidak sedap.
Selain itu, mandi dengan air yang terlalu panas sebaiknya dihindari karena bisa membuat kulit kering dan memicu produksi keringat berlebih setelahnya. Air hangat atau suhu normal sudah cukup untuk membantu membersihkan tubuh tanpa membuat kulit kehilangan kelembapannya.
2. Gunakan Body Lotion & Layering Aroma untuk Efek Wangi Lebih Lama
Ilustrasi menggunakan body lotion/Freepik: prostooleh
Kulit yang lembap cenderung membuat aroma wangi lebih tahan lama dibandingkan kulit kering. Setelah mandi, gunakan body lotion secara merata agar kelembapan kulit terjaga. Lotion juga membantu mencegah kulit terasa lengket akibat keringat berlebih.
Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu bisa menerapkan layering aroma dengan memilih lotion yang aromanya sejenis atau netral sebelum menggunakan parfum. Dengan cara ini, aroma wangi akan “menempel” lebih lama di kulit dan tidak cepat menguap.
3. Deodoran atau Antiperspiran
Ilustrasi menggunakan deodoran/freepik: gpointstudio
Deodoran dan antiperspiran adalah sekutu utama dalam menjaga aroma tubuh. Dermatolog dari American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa antiperspiran bekerja dengan mengurangi produksi keringat, sementara deodoran membantu menetralkan bau akibat bakteri.
Agar hasilnya optimal, gunakan deodoran atau antiperspiran pada kulit yang benar-benar kering. Pemakaian setelah mandi dan sebelum beraktivitas dapat membantu menjaga area ketiak tetap segar lebih lama, terutama saat kamu harus berpindah-pindah tempat selama Hari Raya.
4. Semprot Parfum di Spot yang Tepat
Ilustrasi menggunakan parfum/Freepik: lookstudio
Parfum tidak perlu disemprot terlalu banyak agar wanginya tahan lama. Terpenting adalah menyemprotkannya di titik-titik tubuh yang tepat, seperti pergelangan tangan, leher, belakang telinga, dan bagian dalam siku.
Banyak ahli wewangian menjelaskan bahwa parfum jenis eau de parfum atau parfum extrait biasanya memiliki wangi yang lebih kuat dan tahan lama dibandingkan eau de toilette.
Saat mengaplikasikan parfum, sebaiknya dilakukan pada kulit yang masih sedikit lembap yakni langsung setelah mandi atau setelah memakai lotion agar molekul aroma dapat tertahan lebih lama. Hindari menggosok parfum pada kulit karena ini dapat memecah aroma dan membuatnya cepat hilang.
Selain itu, hindari menggosok parfum setelah disemprot karena dapat merusak aroma dan membuatnya cepat menghilang. Biarkan parfum mengering dengan sendirinya agar wanginya keluar secara alami dan lebih awet.
5. Jaga Kebersihan Rambut, Kaki, dan Area Lipatan
Ilustrasi merawat rambut/Freepik: freepik
Rambut dan kaki sering kali luput dari perhatian, padahal keduanya bisa menjadi sumber bau tidak sedap. Rambut yang jarang dicuci atau terkena asap makanan dapat menyimpan aroma yang kurang segar, terutama saat Hari Raya.
Begitu juga dengan kaki dan area lipatan tubuh. Pastikan kaki dicuci bersih, dikeringkan dengan baik, dan gunakan alas kaki yang bersih. Dokter spesialis kulit Dr. Shilpi Khetarpal dari Cleveland Clinic mengatakan area lipatan sebaiknya dicuci bersih, dikeringkan dengan sempurna, dan tidak dibiarkan lembap terlalu lama karena kelembapan dapat memicu bau tidak sedap meski tubuh sudah menggunakan parfum.
6. Hindari Makanan Berbau Tajam
Ilustrasi makanan berbau tajam/Freepik: stockking
Makanan berbau tajam seperti bawang putih, bawang merah, dan makanan sangat pedas dapat memengaruhi aroma tubuh karena senyawa di dalamnya dikeluarkan melalui keringat. Setelah dikonsumsi, zat-zat tersebut masuk ke aliran darah lalu keluar lewat pori-pori kulit, sehingga membuat bau badan menjadi lebih kuat meskipun kamu sudah mandi atau memakai parfum.
Healthline menjelaskan bahwa makanan pedas juga dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu produksi keringat berlebih. Semakin banyak keringat yang keluar, semakin besar pula kemungkinan bakteri berkembang dan menyebabkan bau tidak sedap. Perbanyak konsumsi air putih dapat membantu menjaga aroma tubuh tetap lebih segar sepanjang hari.
Beauties, menjaga badan tetap wangi di Hari Raya bukan soal berlebihan memakai parfum, tetapi tentang kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Dengan tubuh yang bersih, segar, dan nyaman, kamu bisa menikmati momen kebersamaan dengan lebih percaya diri dan penuh makna.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!