6 Ciri-Ciri Sugar Face yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Jumat, 13 Mar 2026 17:00 WIB
5. Alis Menipis
Ilustrasi alis tipis/Freepik: asierromero

Beauties, banyak orang fokus pada perawatan dari luar seperti skincare atau treatment kecantikan, tetapi sering lupa bahwa apa yang dikonsumsi setiap hari juga berperan besar terhadap kondisi kulit. Salah satu istilah yang kini cukup sering dibicarakan dalam dunia dermatologi adalah sugar face. 

Sugar face merupakan perubahan pada wajah yang dipicu oleh konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang. Lalu, apa saja tanda yang menunjukkan seseorang mengalami sugar face?

1. Wajah Kusam

Ilustarsi wajah kusam/Freepik: freepik

Kondisi ini biasanya ditandai dengan warna kulit yang tampak tidak merata, kurang bercahaya, dan terlihat lelah meskipun kamu sudah cukup istirahat. Cosmedics Skin Clinics menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan kulit tampak lebih pucat,warna kulit yang tampak tidak merata, kurang bercahaya, dan terlihat lelah meskipun kamu sudah cukup istirahat.

Ia mengatakan bahwa gula memicu proses glycation yang merusak kolagen di kulit sehingga kulit menjadi kurang sehat dan terlihat lebih lelah dari biasanya. Kerusakan kolagen akibat gula terjadi secara bertahap. Ketika kolagen rusak, kemampuan kulit untuk memantulkan cahaya dan menjaga tekstur halusnya akan menurun, sehingga wajah terlihat lebih kusam dibandingkan kondisi kulit yang sehat.

2. Keriput dan Garis Halus

Ilustrasi garis halus di wajah/Freepik: freepik

Melansir dari Hindustan Times, gula dapat memicu proses yang disebut glycation, yaitu ketika molekul gula menempel pada protein penting di kulit seperti kolagen dan elastin. Dr. Astha Jani mengatakan bahwa proses tersebut dapat membuat kolagen menjadi rusak dan tidak bekerja dengan baik. Padahal kolagen berfungsi menjaga kulit tetap kencang dan halus.

Akibatnya, kulit lebih mudah mengalami garis halus dan keriput, bahkan pada usia yang masih relatif muda. Jika konsumsi gula terus tinggi dalam jangka panjang, keriput juga bisa terlihat lebih cepat muncul di area wajah seperti sekitar mata, dahi, dan garis senyum.

3. Jerawat dan Peradangan

Ilustrasi jerawat/freepik: freepik

Jerawat yang sering muncul juga bisa menjadi salah satu tanda sugar face, terutama jika jerawat datang berulang meskipun kamu sudah merawat kulit dengan baik.

Dermatolog kosmetik Dr. Jaishree Sharad menjelaskan dalam wawancara pada program kesehatan The Fitcru Show bahwa makanan tinggi gula dapat meningkatkan kadar hormon insulin-like growth factor 1 (IGF-1) di dalam tubuh. Hormon ini dapat membuat kelenjar minyak di kulit bekerja lebih aktif.

Ketika produksi minyak meningkat, pori-pori lebih mudah tersumbat dan akhirnya memicu munculnya jerawat. Selain itu, lonjakan gula dalam darah juga dapat menyebabkan peradangan pada kulit, sehingga jerawat menjadi lebih mudah muncul dan kadang lebih sulit sembuh.

4. Area Bawah Mata Tampak Lebih Cekung dan Gelap

Ilustrasi mata panda/Freepik: freepik

Elle Australia mengatakan, konsumsi gula berlebihan dapat merusak kolagen di kulit. Kolagen adalah protein penting yang membuat kulit tetap kuat dan elastis.

Dalam pembahasan tersebut, Dr. Harold Lancer mengatakan bahwa ketika kolagen rusak akibat proses glycation, kulit di area bawah mata menjadi lebih tipis dan lebih mudah menunjukkan tanda kelelahan, seperti lingkaran hitam atau cekungan. Kulit di bawah mata memang jauh lebih tipis dibandingkan bagian wajah lainnya. Karena itu, perubahan kecil akibat kerusakan kolagen bisa langsung terlihat pada area ini.

5. Alis Menipis

Ilustrasi alis tipis/Freepik: asierromero

Lonjakan kadar insulin akibat konsumsi gula berlebih dapat memengaruhi keseimbangan hormon tubuh. Perubahan hormon tersebut dapat memberikan tekanan pada kelenjar adrenal yang berperan dalam produksi hormon penting.

Ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi pertumbuhan rambut di wajah, termasuk alis, sehingga beberapa orang mengalami alis yang menjadi lebih tipis atau jarang dibandingkan sebelumnya. Walaupun kondisi ini tidak selalu terjadi pada semua orang, perubahan pada alis dapat menjadi salah satu tanda bahwa pola makan tinggi gula mulai memengaruhi kondisi tubuh dan kulit.

6. Pipi Terlihat Lebih Berisi (Fat Storage)

Ilustrasi pipi berisi/Freepik: pikisuperstar

Internasional MindBodyGreen menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan proses penyimpanan lemak dalam tubuh. Lonjakan kadar insulin akibat konsumsi gula dapat mendorong tubuh untuk menyimpan lebih banyak lemak, termasuk di area wajah. Hal ini membuat beberapa orang memiliki pipi yang terlihat lebih bengkak atau berisi dibandingkan sebelumnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa peradangan akibat pola makan tinggi gula dapat membuat wajah terlihat lebih puffy atau bengkak, yang kemudian dikenal sebagai salah satu ciri sugar face.

Beauties, memahami tanda-tanda sugar face bisa menjadi pengingat bahwa kesehatan kulit tidak hanya ditentukan oleh produk perawatan yang kamu gunakan, tetapi juga oleh pola makan dan gaya hidup sehari-hari. Dengan mulai mengurangi konsumsi gula berlebih, memperbanyak makanan bergizi, dan menjaga pola hidup sehat, kamu bisa membantu kulit tetap sehat, cerah, dan tampak lebih segar dalam jangka panjang.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.