6 Kebiasaan Sehari-hari yang Harus Dihentikan untuk Menghindari Penuaan Dini
Semua orang ingin punya kulit bercahaya dan terlihat awet muda, tapi kenyataan menyedihkan adalah kebiasaan sehari-hari yang tanpa kita sadari dapat menyebabkan penuaan dini. Sebagian besar dari kita berpikir munculnya kerutan hanya terjadi saat mencapai usia tertentu.
Tapi, para ahli kulit menunjukkan, hampir 90% perubahan kulit disebabkan oleh gaya hidup. Kebiasaan sehari-hari kita menyebabkan kulit kusam, munculnya garis-garis halus, kerutan, dan kehilangan elastisitas.
Meski di antaranya di luar kendalimu, dan beberapa tanda penuaan tak bisa dihindari, ada beberapa hal yang dapat Beauties lakukan untuk melindungi, dan menjaga keremajaan kulit kita. Dilansir dari Times of India, berikut adalah kebiasaan sehari-hari yang harus dihentikan untuk menghindari penuaan dini.
1. Tidak Menggunakan Sunscreen
Tidak menggunakan sunscreen./ Foto: pexels.com/Armin Rimoldi
Beauties cuma pakai sunscreen saat panas dan saat liburan di pantai? Duh, itu kesalahan besar! Perlu kamu tahu kalau radiasi ultraviolet tetap menjadi penyebab utama penuaan dini. Sinar UVA menyebabkan kerusakan sel, kerutan, dan sama sekali tak peduli apakah cuaca mendung atau tidak.
Sinar matahari menembus awan tebal hingga kaca jendela, dan secara agresif merusak serat kolagen, serta elastin yang menjaga kekencangan wajahmu. Oleh karena itu, Beauties wajib menggunakan sunscreen setiap hari, ya!
2. Mengonsumsi Banyak Gula
Mengonsumsi banyak gula./ Foto: pexels.com/Andres Ayrton
Minum ice latte atau makan kue manis setiap hari memang terasa nikmat. Tapi, tahu nggak apa dampaknya kalau mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula setiap hari?
Pola makan yang kaya karbohidrat olahan dan gula menyebabkan mimpi buruk biologis yang disebut glikasi. Molekul gula menempel pada protein dan lemak di dalam tubuh, mencipatakan Advanced Glycation End-products (AGEs).
AGEs ini secara aktif mengikis kolagen. Alhasil, kulitmu menjadi kendur dan muncul gari-garis halus. Untuk mengatasinya, kamu perlu mengurangi asupan gula.
Sebagai gantinya, penuhi piringmu dengan sayuran segar, biji-bijian utuh, dan buah-buahan kaya antioksidan, yang bisa membantu menjaga kesehatan kulit.
3. Kurang Tidur
Kurang tidur./ Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio
Kita semua pernah mendengar ungkapan "get your beauty sleep," dan itu bukan sekadar mitos, lho. Saat kamu istirahat, tubuhmu memasuki fase perbaikan kulit, di mana kolagen dibangun kembali, sel-sel diperbarui, dan kerusakan akibat sinar UV dan polusi diperbaiki.
Kurang tidur membuat lingkaran hitam di bawah mata, kulit tampak kusam, munculnya garis-garis halus, dan kerutan. Ya intinya mempercepat tanda penuaan. Beauties nggak mau itu terjadi, bukan?
Selain itu, posisi tidur yang membenamkan wajah ke bantal setiap malam menciptakan tekanan eksternal. Yang akhirnya dapat membentuk garis lipatan permanen di kulitmu.
Jadi, perbaiki pola tidurmu, tidur teratur idealnya sekitar 7-9 jam. Latih dirimu untuk tidur terlentang jika memungkinkan, atau setidaknya ganti sarung bantal sutra untuk mengurangi gesekan kulit secara signifikan.
4. Membersihkan Wajah Terlalu Agresif
Membersihkan wajah terlalu agresif./ Foto: pexels.com/Miriam Alonso
Untuk mendapatkan kulit yang bersih sempurna dan bercahaya, banyak dari kita suka bertindak berlebihan. Menggunakan scrub kasar dan air panas justru lebih banyak menimbulkan kerusakan kulit daripada manfaatnya.
Membersihkan wajah yang terlalu agresif dapat menghilangkan lapisan alami kulit. Begitu lapisan tersebut rusak, kulit menjadi kering, iritasi, kusam, dan lebih rentan mengalami penuaan dini.
Untuk itu, kalau ingin membersihkan wajah, gunakan air hangat dan pembersih yang lembut. Tak lupa, batasi penggunaan eksfoliasi wajah hanya beberapa kali seminggu, dan selalu akhiri dengan pelembap yang memperbaiki lapisan kulit.
5. Stres Berkepanjangan
Stres berkepanjangan./ Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio
Kita senang mengagungkan kerja keras, tapi stres kronis sangat merusak penampilan. Saat stres, otak membanjiri sistem tubuh dengan kortisol. Tingkat kortisol yang tinggi menghambat tubuh untuk memproduksi kolagen dan hialuronan sintase, komponen penting yang menjaga kulit tetap kenyal.
Hal ini menyebabkan kulit menjadi lebih tipis, dan munculnya kerutan. Nah, makanya kamu perlu mengelola stres melalui relaksasi, olahraga ringan, atau bahkan mematikan ponsel untuk detoks digital.
6. Terlalu Lama Menatap Layar dan Menyipitkan Mata
Terlalu lama menatap layar dan menyipitkan mata./ Foto: pexels.com/Elina Fairytale
Paparan cahaya biru yang dipancarkan dari gadget dan laptop dapat merusak kulit dan menyebabkan hiperpigmentasi dan merusak kolagen.
Selain itu, kebiasaan menyipitkan mata dan mengerutkan kening saat menatap layar, gerakan kecil itu yang dilakukan berulang mempercepat munculnya garis halus dan keriput di sekitar mata. Cara mengatasi kondisi tersebut yaitu dengan membatasi waktu menatap layar.
Penuaan kulit dihadapi oleh setiap orang, tapi banyak kebiasaan yang mempercepat proses ini dapat dicegah. Lindungi kulitmu dari sinar matahari, tidur yang cukup, serta tetap terhidrasi.
Jika kamu merawat kulit dengan baik, hal itu dapat menjaga keremajaan kulit untuk tahun-tahun mendatang, dan mencegah penuaan dini. Semoga bermanfaat ya, Beauties!
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!