6 Hormon yang Mempengaruhi Penuaan Pada Wanita

Laily Rahmawati | Beautynesia
Selasa, 01 Oct 2019 07:45 WIB
https://images.pexels.com/photos/2128811/pexels-photo-2128811.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&h=750&w=1260
Kecantikan seorang wanita dipengaruhi oleh enam hormon penting yang ada di dalam dirinya. Keberadaan enam hormon tersebut juga dapat mempengaruhi penuaan pada kulit. Beberapa di antaranya ada yang produksinya terbatas, sehingga perlu perawatan dari wanita itu sendiri untuk menjaga produksinya. Seperti dikutip dari Wolipop.detikcom, berikut ini enam hormon yang memengaruhi penuaan pada wanita.

Hormon Esterogen


Foto: https://www.pexels.com/

Hormon estrogen adalah hormon yang memproduksi kolagen dan elastin dengan cara memicu sel fibrolast untuk memproduksinya. Jika hormon esterogen dalam tubuh kita berkurang produksinya maka hal itu akan berdampak pada timbulnya keriput dan kulit menjadi kendur sehingga dapat menimbulkan tanda penuaan.

Salah satu cara untuk menjaga produksi hormon esterogen dalam tubuh adalah dengan rajin mengonsumsi tahu, kedelai, beras merah, sayur dan buah-buahan. Sebisa mungkin kurangi konsumsi daging dan protein hewani. Sementara untuk perawatan dari luar, gunakan krim yang mengandung fitoesterogen, seperti, serum dan akar licorice. Produk tersebut mengandung liquiritigenin dan  antioksidan yang dapat merangsang produksi kolagen.


Somatotropin


Foto: https://www.pexels.com

Hormon ini akan berkurangnya seiring bertambahnya usia. Saat hormon ini berkurang maka kemampuan otot mulai menurun dan lemak serta keriput muncul dalam jumlah yang berlebihan. Salah satu pencegahan yang bisa kamu lakukan adalah dengan rutin melakukan aktivitas fisik, seperti jalan kaki, senam atau olahraga lainnya.

Selain itu untuk menaikkan hormon somatrotopin dalam tubuh bisa juga dengan melakukan sauna atau mandi air hangat. Sedangkan untuk perawatan dari dalam bisa dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung Gamma-Aminobutyric Acid (GABA) untuk memperbaiki kualitas tidur dan meningkatkan jumlah hormon somatotropin.


Dehydroepiandrosterone (DHEA)


Foto: https://www.pexels.com/

Hormon ini berfungsi untuk melawan penuaan dan membuat kulit lebih tenang. Masalahnya, tubuh hanya memproduksi hormon ini hingga usia 30 tahun saja. Setelah hormon ini tidak lagi diproduksi oleh tubuh maka otot akan mulai melemah, pembuluh darah menjadi lebih rapuh, dan kulit akan kehilangan elastisitasnya.

Untuk menjaga produksi DHEA bisa dengan mengonsumsi lemak sehat seperti, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak, dan alpukat. Selain itu, makanlah makanan yang berprotein untuk sarapan seperti telur, susu, yogurt, dan lainnya.


Melatonin


Foto: https://www.pexels.com/

Hormon ini yang memberi tahu kapan saatnya kita untuk beristirahat. Jadi secara tidak langsung hormon ini mengatur aktivitas kita. Jika proses ini terganggu maka dapat menyebabkan penuaan dini. Kurangnya produksi melatonin menyebabkan timbulnya keriput, rambut rontok, dan mulai muncul flek-flek pada wajah. 

Untuk mencegahnya bisa dengan mengonsumsi pisang, tomat, nasi merah, dan jagung. Hindari alkohol, rokok, dan kafein karena dapat membuat produksi melatonin terhenti. Beberapa obat-obatan juga dapat menyebabkan produksi melatonin terhenti, seperti obat anti peradangan.


Kortisol


Foto: https://www.pexels.com/

Hormon ini akan muncul ketika tingkat depresi meninggi. Hormon ini dapat berpengaruh negatif pada kulit, tergantung dari tipe kulit masing-masing. Hormon kortisol bisa menyebabkan warna kulit menjadi abu-abu, sangat kering, memunculkan keriput dan jerawat, serta berminyak. Hormon ini merusak kadar kolagen dalam tubuh dan membuat kulit jadi lembek.

Salah satu cara untuk mengurangi hormon kortisol bisa dengan banyak meminum air putih dan juga mengonsumsi suplemen yang mengandung akar mawar. Selain itu, meditasi dan mendengarkan lagu bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang sehingga dapat mengurangi depresi.


Insulin


Foto: https://www.pexels.com

Hormon insulin dapat menyebabkan peningkatan jumlah glukosa dalam darah. Saat jumlah glukosa dalam darah semakin meningkat, maka proses penuaan akan semakin cepat terjadi. Kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan keriput dan kulit kendur.

Untuk mengatasinya kamu harus rutin menggunakan tabir surya karena sinar matahari dapat menghancurkan serat elastin pada kulit. Sedangkan perawatan dari dalam bisa dilakukan dengan menggunakan krim dan serum yang mengandung retinoids karena dapat merangsang produksi kolagen dalam tubuh. Produk yang mengandung vitamin C, E dan green tea juga terkenal sangat baik sebagai antioksidan.

Sumber: wolipop.detik.com


(kik/kik)
Loading ...