7 Rahasia Panjang Umur Warga Okinawa Jepang yang Perlu Ditiru

Belinda Safitri | Beautynesia
Senin, 24 Aug 2026 10:30 WIB
7. Menjaga Hubungan dengan Alam dan Spiritual
Menjaga hubungan spiritual/ Foto: Visit Okinawa Jepang

Okinawa, Jepang, lama dikenal sebagai salah satu kawasan yang sering dikaitkan dengan umur panjang. Wilayah ini bahkan masuk dalam pembahasan Blue Zones, yaitu kawasan yang memiliki populasi dengan tingkat usia lanjut yang menonjol.

Usut punya usut, rahasia panjang umur warga Okinawa banyak bertumpu pada kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti makan secukupnya, tetap aktif dalam kehidupan sehari-hari, memiliki tujuan hidup, serta menjaga hubungan dengan keluarga dan komunitas. 

Beberapa prinsip tersebut tentu tidak menjamin seseorang pasti berumur panjang, tetapi dapat menjadi inspirasi untuk membangun gaya hidup yang lebih seimbang. Dirangkum dari Vogue dan World Economic Forum, yuk kenali lebih dalam beberapa rahasia panjang umur warga Okinawa Jepang yang bisa kamu tiru, Beauties! 

1. Hara Hachi Bu, Berhenti Makan Sebelum Terlalu Kenyang

Berhenti makan sebelum kenyang/ Foto: Vegnews

Salah satu kebiasaan yang terkenal dari Okinawa adalah hara hachi bu, sebuah prinsip yang secara sederhana mengajarkan untuk berhenti makan ketika merasa sekitar 80 persen kenyang. Jadi, bukan berarti harus menghitung persis berapa persen makanan yang masuk, melainkan membiasakan diri tidak terus makan hingga perut terasa penuh atau begah.

Kebiasaan ini nyatanya dapat membuat seseorang lebih memperhatikan sinyal tubuh ketika makan. Caranya bisa dimulai dengan makan lebih perlahan, menikmati makanan tanpa terburu-buru, serta mengurangi gangguan seperti menonton televisi atau terus memainkan ponsel ketika makan. Dengan begitu, tubuh memiliki kesempatan untuk mengenali rasa kenyang sebelum terlanjur makan terlalu banyak.

2. Mengutamakan Makanan Nabati dan Bahan Lokal

Mengutamakan makanan nabati dan lokal/ Foto: Live Kindly

Menu tradisional Okinawa dikenal banyak berasal dari sumber nabati dan bahan lokal. Ubi jalar, termasuk varietas berwarna ungu atau oranye, menjadi salah satu sumber karbohidrat yang penting, sementara sayuran hijau, sayuran akar, kacang-kacangan, serta kedelai seperti tahu dan miso juga sering menjadi bagian dari pola makan.

Daging dan ikan secara tradisional dikonsumsi dalam jumlah lebih kecil sehingga tidak selalu menjadi pusat hidangan. Pola tersebut membuat menu lebih banyak diisi makanan kaya serat dan berbagai zat gizi. Namun, pola makan Okinawa sebaiknya tidak diterjemahkan sebagai larangan mengonsumsi daging atau makanan tertentu ya, Beauties. Ini bisa dijadikan sebagai inspirasi saja untuk memperbanyak makanan utuh berbasis tumbuhan dalam menu sehari-hari. 

3. Menggerakkan Tubuh Setiap Hari

Menggerakkan tubuh setiap hari/ Foto: Nutrient Rescue

Rahasia panjang umur warga Okinawa berikutnya adalah banyak bergerak meski hanya mengandalkan aktivitas sederhana. Bagi orang Okinawa, bergerak tidak selalu berarti harus melakukan olahraga berat di pusat kebugaran. Berjalan kaki, berkebun, membersihkan rumah, atau melakukan pekerjaan sehari-hari dapat membuat tubuh tetap aktif sepanjang hari.

Kebiasaan duduk dan kemudian bangun berulang kali juga secara tidak langsung melatih kekuatan dan keseimbangan tubuh. Secara umum, masyarakat Jepang juga mengenal radio taiso, yaitu senam ringan dengan gerakan sederhana yang dapat dilakukan dalam waktu singkat. Intinya, tubuh tidak dibiarkan terlalu lama berada dalam kondisi pasif, Beauties.

 

4. Memiliki Ikigai atau Alasan untuk Hidup

Memiliki alasan hidup/ Foto: Blue Zones

Panjang umur tidak hanya berkaitan dengan apa yang dimakan atau seberapa sering seseorang berolahraga. Ikigai, yang diterjemahkan sebagai alasan untuk bangun pada pagi hari, juga menjadi konsep yang banyak dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Jepang, termasuk Okinawa.

Ikigai setiap orang tentu berbeda. Bagi seseorang, makna hidup bisa berasal dari keluarga, pekerjaan, merawat tanaman, berkarya, membantu orang lain, atau menjalankan hobi yang disukai. Memiliki sesuatu yang dinantikan setiap hari dapat membuat aktivitas terasa lebih bermakna dan mendorong seseorang untuk tetap terlibat dalam kehidupannya. 

5. Memiliki Moai atau Lingkaran Sosial yang Kuat

Memiliki lingkaran sosial/ Foto: Visit Okinawa Jepang

Masyarakat Okinawa juga dikenal memiliki hubungan sosial yang erat. Salah satu konsep yang terkenal adalah moai, yaitu kelompok orang yang berkumpul dan saling memberikan dukungan dalam jangka panjang. Pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk berbincang, berbagi pengalaman, hingga menikmati waktu bersama.

Kebiasaan berkumpul mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki arti penting dalam kehidupan sosial. Dengan bersosialisasi, seseorang tidak menjalani kehidupan seorang diri karena memiliki orang-orang yang dapat diajak berbagi ketika menghadapi kesulitan maupun ketika ingin merayakan sesuatu. Karena itu, menjaga hubungan dengan keluarga, teman, tetangga, atau komunitas turut menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat.

6. Tetap Aktif Secara Mental

Aktif secara mental/ Foto: Be Okinawa

Bertambahnya usia tidak harus berarti berhenti melakukan semua aktivitas. Justru, tetap memiliki kegiatan yang disukai dapat membantu mempertahankan rutinitas dan keterlibatan sosial. Aktivitas seperti berkebun, mengurus rumah, membuat kerajinan, bertemu teman, atau menjalankan pekerjaan sesuai kemampuan dapat membuat pikiran tetap terstimulasi.

Konsep ini juga berkaitan erat dengan ikigai. Ketika seseorang masih memiliki sesuatu yang ingin dilakukan, ia mempunyai alasan untuk bangun, bergerak, berinteraksi, dan terus belajar. Tentu saja aktivitas perlu disesuaikan dengan usia dan kondisi masing-masing agar tetap aman dan menyenangkan.

7. Menjaga Hubungan dengan Alam dan Spiritual

Menjaga hubungan spiritual/ Foto: Visit Okinawa Jepang

Tradisi Okinawa juga memiliki hubungan yang kuat dengan alam dan leluhur. Dalam budaya setempat, penghormatan kepada leluhur dilakukan melalui berbagai tradisi keluarga dan kegiatan bersama. Hubungan antargenerasi tersebut menciptakan rasa kesinambungan antara masa lalu, kehidupan saat ini, dan generasi berikutnya.

Spiritualitas sendiri tentu bersifat sangat personal dan berbeda bagi setiap orang. Pelajaran yang dapat diambil bukan soal harus mengikuti kepercayaan tertentu, melainkan bagaimana memiliki ruang untuk merenung, bersyukur, terhubung dengan alam, serta menjaga hubungan dengan orang-orang yang dianggap penting.

Jadi, itulah sejumlah rahasia panjang umur warga Okinawa Jepang. Siap tiru dalam kehidupan sehari-harimu, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE