9 Makanan Khas Berbuka Puasa di Berbagai Negara, Tertarik Mencoba?

Belinda Safitri | Beautynesia
Sabtu, 28 Feb 2026 13:00 WIB
5. Thareed di Arab Saudi
Thareed/ Foto: I Love Qatar

Waktu berbuka puasa selalu menjadi momen yang paling dinanti selama Ramadan. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, hidangan pertama yang disantap terasa begitu istimewa. Di Indonesia, momen berbuka identik dengan takjil manis seperti kolak, es buah, atau kurma lalu disusul dengan aneka gorengan. 

Menariknya, di berbagai negara lain, ada makanan khas berbuka puasa yang tak kalah unik, mulai dari sup berbumbu pekat hingga roti tradisional yang hanya muncul selama bulan suci ini. Dirangkum dari National Geographic, berikut ragam makanan khas berbuka puasa di berbagai negara!  

1. Shorbat Adas di Timur Tengah

Shorbat adas/ Foto: Welcome to Palestine

Di kawasan Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Yordania, dan Lebanon, berbuka sering diawali dengan semangkuk shorbat adas yang hangat. Sup berbahan dasar lentil merah ini dimasak dengan kunyit, jintan, kayu manis, dan perasan lemon yang memberi sentuhan segar sekaligus menyeimbangkan rasa gurihnya.

Selain kaya protein nabati, tekstur shorbat adas yang lembut membuatnya mudah dicerna setelah perut kosong seharian. Beberapa keluarga kerap menambahkan wortel, kentang, dan bawang bombai sebelum sup dihaluskan, lalu menyajikannya bersama keripik pita renyah sebagai pelengkap.

2. Harira di Maroko

Harira/ Foto: Taste of Maroc

Di Maroko, aroma harira yang mengepul dari dapur menjadi penanda datangnya Ramadan. Sup tomat yang kaya ini memadukan lentil, buncis, potongan daging, serta bihun atau nasi, tergantung resep keluarga yang digunakan.

Kekentalannya berasal dari tedouira, yaitu campuran tepung dan air yang ditambahkan saat memasak. Tambahan rempah seperti kayu manis, kunyit, safron, jahe, dan ketumbar menghadirkan rasa hangat yang kompleks. Harira biasanya disantap bersama kurma dan chebakia, yakni kue wijen berbalut madu yang menambahkan sentuhan manis di akhir santapan.

3. Shami Kebab di India dan Pakistan

Shami kebab/ Foto: World Food Guide

Menjelang waktu berbuka di India dan Pakistan, aroma shami kebab yang digoreng memenuhi udara di sekitar pasar dan warung kaki lima. Patty ini terbuat dari daging kambing atau sapi yang dimasak bersama chana dal, lalu digiling halus dan dibumbui bawang putih, jahe, kapulaga, cengkeh, serta cabai hijau.

Adonan kemudian dicelupkan ke telur sebelum digoreng hingga kecokelatan. Bagian luarnya renyah, sementara bagian dalamnya lembut hampir lumer. Disajikan dengan chutney mint-ketumbar atau saus asam manis, shami kebab menjadi makanan pembuka yang menggugah sebelum hidangan utama tersaji.

4. Harees di UEA

Harees/ Foto: Saudia UAE

Di Uni Emirat Arab, harees menjadi sajian klasik Ramadan. Hidangan ini terbuat dari gandum pecah yang direndam semalaman, lalu dimasak perlahan bersama daging domba atau ayam hingga berjam-jam sampai teksturnya sangat lembut.

Setelah matang, daging disuwir dan dicampur kembali dengan gandum hingga menyatu sempurna. Sentuhan akhir berupa ghee dan bawang goreng menambah aroma gurih. Makanan ini mengandung karbohidrat dan protein yang membantu tubuh memulihkan energi secara bertahap usai berbuka puasa. 

5. Thareed di Arab Saudi

Thareed/ Foto: I Love Qatar

Thareed menjadi sajian yang hampir tak pernah absen di meja iftar Arab Saudi. Semur daging domba ini dimasak bersama kentang, wortel, dan zucchini dalam kuah tomat berbumbu kunyit, kapulaga, dan jeruk nipis kering.

Keistimewaannya terletak pada penyajian di atas roti pipih tipis bernama regag. Roti tersebut menyerap kuah semur hingga lembut dan kaya rasa. Kombinasi tekstur roti dan kuah berbumbu membuat thareed terasa hangat sekaligus mengenyangkan.

6. Samosa di Asia Selatan

Samosa/ Foto: NDTV Food

Di India dan Pakistan, samosa menjadi takjil yang paling mudah ditemukan saat Ramadan. Kulit tipisnya digoreng hingga garing, membungkus isian kentang berbumbu atau daging cincang yang kaya rempah seperti jintan dan garam masala.

Varian samosa keema dengan daging cincang sangat diminati saat berbuka. Disajikan bersama chutney mint atau saus asam, camilan ini menghadirkan kombinasi rasa gurih, pedas, dan segar dalam satu gigitan.

7. Mansaf di Yordania

Mansaf/ Foto: Taste Atlas

Sebagai hidangan nasional Yordania, mansaf memiliki tempat istimewa dalam perayaan Ramadan. Daging domba dimasak perlahan dalam saus jameed, yakni yogurt fermentasi kering yang memberi rasa asam khas dan kaya.

Mansaf biasanya disajikan di atas nasi kunyit dan roti shrak tipis, lalu ditaburi kacang pinus dan almond. Tradisinya disantap bersama dalam satu nampan besar, mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat saat berbuka.

8. Ramazan Pidesi di Turki

Ramazan pidesi/ Foto: Turkiye Today

Di Turki, Ramadan identik dengan antrean panjang di depan toko roti menjelang magrib. Ramazan pidesi menjadi hidangan yang biasanya selalu diburu karena hanya ada selama Ramadan. Roti bundar beragi ini dibuat dengan permukaan berbentuk pola berlian atau belah ketupat, lalu ditaburi wijen dan biji nigella.

Teksturnya lembut di dalam dan sedikit renyah di luar berkat adonan yang diperkaya susu. Roti ini umumnya dinikmati bersama zaitun, keju, mentega, atau irisan daging pastirma, menjadikannya pelengkap sederhana yang selalu dinanti setiap tahun.

9. Moi Moi di Nigeria

Moi moi/ Foto: All Nigerian Foods

Di Nigeria, moi moi menjadi pilihan berbuka yang bergizi dan mengenyangkan. Hidangan ini terbuat dari kacang polong hitam yang dihaluskan lalu dicampur paprika, bawang bombai, dan cabai sebelum dikukus bersama tambahan telur, ikan, atau daging.

Adonan biasanya dibungkus daun pisang atau dimasukkan ke wadah tertutup sebelum dikukus hingga padat seperti kue gurih. Moi moi kaya protein nabati yang bisa memberikan energi stabil setelah seharian berpuasa. 

Itulah sejumlah makanan khas berbuka puasa dari berbagai negara. Ada yang tertarik kamu coba? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE