Apakah Penderita Kolesterol Boleh Makan Udang? Berikut Penjelasannya

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Kamis, 22 Oct 2026 07:15 WIB
Batas Konsumsi Udang yang Aman bagi Kesehatan Tubuh
Olahan udang/Foto: Pexels.com/Pedro Furtado

Banyak pantangan yang perlu diperhatikan oleh orang-orang yang memiliki riwayat penyakit kolesterol, salah satunya pola makan.

Ada beberapa orang yang mulai mempertanyakan, “Apakah penderita kolesterol boleh makan udang?” Bukankah udang mengandung kolesterol tinggi?

Ternyata ada fakta menarik di balik nutrisi yang ada di dalam seporsi udang. Udang diklaim tetap aman bagi kolesterol karena beberapa hal. Berikut penjelasannya menukil EatingWell dan Cleveland Clinic.

Nutrisi dalam Udang: Sumber Fosfor dan Kalium yang Baik, serta Asam Lemak Omega-3

Olahan udang/Foto: Pexels.com/Luis C. Tavera

Udang menyediakan asam lemak omega-3. Meskipun tidak sebanyak salmon, omega-3 dalam udang dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol, berkat sifat antiinflamasinya.

“Lemak omega-3 memiliki sifat antiinflamasi dan, dalam jumlah yang lebih tinggi dapat membantu menurunkan kadar trigliserida yang tinggi,” ujar Jamie Mok, M.S., RD.

Selain itu, udang merupakan sumber fosfor dan kalium yang baik. Keduanya membantu mengatur tekanan darah dan menjaga arteri tetap bersih. Seporsi udang matang atau setara 100 gram mengandung sekitar 237 mg fosfor dan 259 mg kalium.

Udang Tinggi Kolesterol Makanan, tetapi Rendah Lemak Jenuh

Olahan udang/Foto: Pexels.com/Vilnis Husko

Udang memang dikenal sebagai seafood yang tinggi kolesterol. Namun, di sisi lain, udang justru rendah lemak jenuh. Lemak jenuh umumnya memiliki dampak yang lebih besar terhadap kadar kolesterol dalam darah dibandingkan kolesterol dari makanan.

Dalam satu porsi udang (85 gram), misalnya, mengandung sekitar 161 mg kolesterol dan hampir tidak mengandung lemak jenuh (hanya 0,05 gram).

Menurut Renee Korczak, Ph.D., RDN., asupan lemak jenuh dan pola makan secara keseluruhan jauh lebih berpengaruh terhadap kadar kolesterol LDL dibandingkan jika hanya berfokus pada kandungan kolesterol dalam udang itu sendiri.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang makan udang lebih cenderung memiliki profil lipid yang sehat daripada orang yang tidak makan udang.

Batas Konsumsi Udang yang Aman bagi Kesehatan Tubuh

Olahan udang/Foto: Pexels.com/Pedro Furtado

Lantaran rendah lemak jenuh, ahli gizi Natalie Crtalic-Lowther, RD., LD., mengimbau untuk tidak khawatir mengonsumsi udang.

“Selagi dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, udang tetap aman bagi kesehatan tubuh. Udang rendah lemak jenuh. Lemak jenuh inilah faktor utama yang menyebabkan naiknya kadar kolesterol,” ujar Crtalic-Lowther.

Menurut dia, mengonsumsi 85-113 gram udang matang dalam sekali makan sudah cukup. Udang dapat dikonsumsi secara rutin sekitar dua kali seminggu, dibarengi dengan beragam makanan sehat lainnya.

Apakah Aturan di Atas Berlaku untuk Pengidap Kolesterol?

Orang masak udang/Foto: Magnific.com/Valeria_aksakova

Menurut ahli gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi., SpGK., AIFO-K., CBCFF., pengidap kolesterol boleh-boleh saja makan udang, asalkan memperhatikan cara memasak dan porsi makannya.

“Kalau mau makan udang, sekali seminggu boleh. Kalau kolesterol tinggi, masaknya jangan digoreng, tetapi ditumis tanpa saus. Disajikan dengan nasi,” ujar dr Putri Sakti, seperti dilansir dari detikHealth.

Agar manfaat udang terhadap kesehatan tetap optimal, hindari penambahan lemak jenuh dan natrium saat mengolahnya, pilih metode masak yang lebih sehat, dan sajikan bersama makanan berserat. Serat dapat membantu menurunkan kolesterol dengan mengikat asam empedu.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE