sign up SIGN UP

Bebas Buncit, Ini Tips Diet Terbaik Saat Pandemi Menurut Dokter

Arum Narwastu | Selasa, 07 Sep 2021 09:15 WIB
Bebas Buncit, Ini Tips Diet Terbaik Saat Pandemi Menurut Dokter
caption
Jakarta -

Naiknya berat badan saat pandemi dialami oleh hampir semua orang. Aktivitas yang berkurang sampai porsi makan yang bertambah karena stres membuat berat badan melonjak tinggi. Kalau kamu mulai terganggu dengan hal ini, berarti sekarang saatnya untuk mulai diet untuk menghilangkan perut buncit.

Diet di masa pandemi memang sedikit berbeda dibanding diet pada masa normal. Saat diet, kamu tetap harus menjaga daya tahan tubuh agar tubuh tidak rentan terinfeksi virus. Pilar imunitas pun ada 4, Beauties:
1. Nutrisi
2. Pikiran yang sehat
3. Olahraga
4. Waktu tidur yang cukup

Jika ada satu faktor yang tidak terpenuhi, maka tubuh jadi lebih rentan terserang virus.

Diet defisit kalori, solusi turunkan berat badan dengan sehat dan tanpa rasa tersiksa/ Foto: Unsplash/ Bill OxfordDiet sehat/ Foto: Unsplash/ Bill Oxford

Seperti yang kita tahu kalau ada beragam trend diet yang banyak diminati. Mulai dari diet keto, intermittent fasting, diet vegan dan lain sebagainya. Lalu, diet apa yang terbaik dilakukan saat masa pandemi?

dr. Arti Indira, Mgizi, Sp.GK FINEM menjelaskan kalau sebenarnya beragam trend diet yang beredar di masyarakat tersebut memang terbukti bisa menurunkan berat badan. Hanya saja, seringkali diet dilakukan secara tidak tepat dan salah kaprah.

Misalnya saja diet keto, dr. Arti Indira bilang kalau diet keto memang menggunakan lemak sebagai asupan makanan sehari-hari. Namun, cara yang tepat seharusnya adalah memakai lemak baik, yakni sumber lemak tak jenuh, untuk menunya. Sayangnya, banyak orang yang menyalahartikan "lemak" dengan mengonsumsi lemak jenuh. Jika dilakukan jangka panjang, konsumsi lemak jenuh berkepanjangan bisa menimbulkan gangguan untuk tubuh kita.

diet defisit kalori yang diyakini lebih efektif dan sehatdiet sehat /Foto: Unsplash/ i yunmaI

Diet untuk menurunkan berat badan perlu dilakukan dengan defisit kalori. Caranya adalah dengan mengurangi asupan kalori pada tubuh dan meningkatkan aktivitas fisik. Jika kamu hanya melakukan salah satunya, maka penurunan berat badan jadi tidak efektif.

Lalu, diet apa yang disarankan oleh dr. Arti Indira saat pandemi?

"Kalau saya sarankan well balance diet atau diet gizi seimbang. Komposisinya itu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Kalau belum bisa mengatur kebutuhan nutrisi sendiri, sebaiknya konsultasi ke dokter gizi klinik," ujarnya.

Ilustrai makan makanan sehat/FreepikIlustrasi makan makanan sehat/Freepik

Untuk mengetahui diet seperti apa yang baik untuk kita, bisa dilakukan pemeriksaan nutrigenomik. Dengan pemeriksaan ini, diet yang kamu lakukan bisa lebih efektif dan meminimalisir resiko malnutrisi pada tubuh.

Diet menurunkan berat badan tetap bisa kamu lakukan saat pandemi. Hanya saja, perhatikan lagi pola diet kamu agar nutrisi tetap terpenuhi. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter agar diet yang kamu jalani tidak berbahaya bagi tubuh.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id