Benarkah Makan Larut Malam Memicu Kenaikan Berat Badan? Ini Penjelasannya!

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Selasa, 18 Aug 2026 20:00 WIB
Lantas, Adakah Cara untuk Menghindari Kenaikan Berat Badan Akibat Makan Larut Malam?
Kebiasaan Makan Larut Malam/Foto: Pexels.com/Kaboompics.com

Siapa yang suka makan larut malam sambil marathon film favorit? Nampak menyenangkan, namun apakah kebiasaan tersebut baik untuk kesehatan tubuh? Apalagi banyak yang mengklaim keterkaitan makan larut malam dengan kenaikan berat badan.

Benarkah keseringan makan di atas jam 9 malam dapat meningkatkan lemak di perut. Jika benar, hal apa yang bisa dilakukan untuk menghindari berat badan naik akibat makan larut malam?

Berat Badan Bisa Naik Usai Makan Larut Makan Jika…

Kebiasaan Makan Larut Malam/Foto: Pexels.com/Andres Ayrton

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dan obesitas di Washington, DC, Richele Corrado, sesekali makan larut malam tidak langsung menyebabkan penumpukan lemak di perut. Masalah ini cukup kompleks.

“Makan larut malam menjadi masalah jika dilakukan berkali-kali dalam seminggu, terutama jika camilan yang dimakan berupa junk food tinggi kalori yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan memengaruhi rasa lapar,” ujar Corrado, pada Everyday Health.

Kebiasaan makan larut malam secara terus-menerus dapat mengganggu ritme alami tubuh. Gangguan ini dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk, peningkatan keinginan makan, serta perubahan pada metabolisme.

Jika terjadi secara bersamaan, perubahan-perubahan tersebut dapat memicu kenaikan berat badan seiring berjalannya waktu.

Hal serupa juga diperkuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition (2021). Studi dalam jurnal menyebut bahwa orang yang makan dalam waktu larut memiliki risiko obesitas yang lebih tinggi, meskipun asupan kalori dan tingkat aktivitasnya serupa dengan kelompok yang makan malam lebih awal.

Meski demikian, faktor utama kenaikan berat badan tetap tergantung pada asupan kalori harian yang masuk atau saat tubuh dalam kondisi surplus kalori, serta tingkat aktivitas fisik.

Surplus kalori terjadi ketika jumlah kalori yang masuk lebih banyak daripada kalori yang dibakar tubuh melalui metabolisme dan aktivitas fisik. Kondisi ini akhirnya membuat tubuh menyimpan sisa energi sebagai lemak.

Lantas, Adakah Cara untuk Menghindari Kenaikan Berat Badan Akibat Makan Larut Malam?

Kebiasaan Makan Larut Malam/Foto: Pexels.com/Kaboompics.com

Corrado merekomendasikan untuk makan malam atau nyemil setidaknya 2-3 jam sebelum tidur agar tubuh punya waktu untuk mencerna makanan. Hal ini dapat membantu mencegah naiknya asam lambung atau gangguan pencernaan lainnya yang dapat memengaruhi kualitas tidur.

Selain itu, memilih makanan padat nutrisi dalam porsi yang wajar saat makan malam juga dapat membantu menekan kemungkinan berat badan naik.

Makanan padat nutrisi mencakup buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak atau protein nabati, serta produk olahan susu. Pilihan-pilihan ini menyediakan protein, serat, dan karbohidrat kompleks yang menciptakan rasa kenyang tanpa asupan kalori berlebih di malam hari.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE