Bisa Bantu Cegah Dehidrasi, Ini 7 Makanan yang Cocok Dikonsumsi saat Cuaca Panas

Siti Kholifatun Nadiah | Beautynesia
Jumat, 27 Oct 2023 14:30 WIB
Semangka
Semangka/Foto: Freepik/@rawpixel.com

Cuaca panas akhir-akhir ini sedang melanda di sebagian besar wilayah Indonesia. Menurut laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca panas terjadi akibat dari dampak fenomena El Nino. Sementara itu, melansir dari detikcom, El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu muka laut di Samudera Pasifik di atas kondisi normal.

Suhu ini bisa mencapai antara 35 sampai 38 derajat Celcius pada siang hari. Sehingga tak heran jika di siang hari suhu akan terasa semakin panas. Dengan adanya cuaca panas ini membuat hampir sebagian besar orang mengalami dehidrasi.

Pasalnya, cuaca panas lebih mudah membuat seseorang mengeluarkan keringat sebagai bentuk pertahanan tubuh. Ini artinya akan ada banyak cairan tubuh yang hilang. Apabila tubuh kekurangan cairan maka akan membuat orang tersebut mengalami dehidrasi.

Perempuan yang sedang minum air putih
Perempuan yang sedang minum air putih/Foto: Freepik/@pressfoto

Oleh karena itu, dibutuhkannya tindakan pencegahan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Salah satu cara untuk mencegahnya selain dengan banyak minum air putih adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya air.

Menurut  Roxana Ehsani, MS, RD, CSSD, LDN, seorang ahli gizi ahli diet terdaftar di Miami, Florida, mengatakan bahwa meskipun sebanyak 80 persen sumber air berasal dari minuman, seperti air putih, kopi, teh, susu, dan jus, namun 20 persennya berasal dari makanan kaya air. Sehingga agar tubuh bisa terhidrasi dengan baik kamu juga perlu memenuhi asupan harianmu dengan makanan yang memiliki kandungan air yang tinggi.

Nah, kira-kira makanan apa saja? Melansir dari Eat This, Not That!, berikut 7 makanan yang cocok dikonsumsi saat cuaca panas dan bisa membantu mencegah dehidrasi. Check it out!

Mentimun

Mentimun/Foto: Freepik/@Racool_studio

Makanan pertama adalah mentimun. Menurut lyse Schapiro, MS, RDN, seorang ahli gizi diet terdaftar, mengatakan mentimun mengandung sekitar 95 persen air. Selain itu, buah ini kaya akan potasium yang dapat membantu mencegah stroke dan mengandung zat anti-inflamasi serta fisetin yang dapat meningkatkan kesehatan otak.

Sehingga jika kamu mengonsumsi mentimun maka tidak hanya akan membuat tubuh terhidrasi dengan baik, namun juga akan mendapat manfaat kesehatan lainnya.

Sementara itu, melansir dari Bupa, mentimun juga merupakan sumber serat dan vitamin serta rendah kalori sehingga cocok dijadikan sebagai tambahan salad maupun diolah sebagai minuman yang menyegarkan. Agar minuman tersebut terasa lebih segar, kamu bisa menambahkan mint dan jeruk nipis.

Seledri

Seledri/Foto: Freepik/@freepik

Seledri merupakan salah satu sayuran rendah kalori serta vitamin dan memiliki kandungan air sebanyak 95 persen. Sehingga sayuran ini bisa menghidrasi tubuh di kala cuaca panas melanda sekaligus membantu mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh.

Selain itu, dalam sebuah penelitian di University of Illinois ditemukan bahwa seledri memiliki kandungan luteolin, yang mana ini merupakan salah satu flavonoid yang bisa berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama kanker di pankreas.

Lebih lanjut, studi lain dari University of Missouri, menemukan senyawa apigenin dalam seledri yang dapat menghentikan penggandaan dan penyebaran sel kanker payudara.

Sementara itu, jika kamu ingin menikmati seledri dengan mendapatkan nilai gizinya secara maksimal maka konsumsilah seledri dalam keadaan segar. Sebagaimana yang dilansir dari Copper H2O, kamu dapat memotong seledri hanya saat kamu siap memakannya.

Sebab, seledri harus disimpan dengan baik untuk menjaga kerenyahan hijaunya karena warna hijau pada seledri tidak dapat bertahan lama. Jadi, makanlah seledri dalam waktu lima hari setelah pembelian. 

Lobak

Lobak/Foto: Freepik/@azerbaijan_stockers

Lobak merupakan salah satu jenis sayuran akar yang memiliki kandungan air sebanyak 95 persen. Menurut Rebecca Scritchfield, RDN, penulis buku "Body Kindness", menjelaskan bahwa lobak terkenal dengan efeknya yang bisa mendinginkan suhu pada tubuh. Panas alami atau rasa pedas yang ada di lobak bekerja dengan cara membantu mengurangi panas berlebih yang ada pada tubuh.

Sehingga sayuran ini sangat cocok dikonsumsi saat cuaca panas untuk membantu mencegah dehidrasi. Selain kaya akan kandungan airnya, lobak juga merupakan sumber vitamin C, fosfor dan seng, serta antioksidan yang dapat berguna untuk melindungi sel dalam tubuh dan memberi nutrisi pada jaringan.

Tomat

Tomat/Foto: Pexels/PhotoMIX Company

Sama halnya dengan lobak, tomat juga memiliki kandungan air sebanyak 95 persen yang berguna untuk mencegah tubuh dari dehidrasi. Sehingga buah yang memiliki biji di dalamnya ini cocok dikonsumsi saat cuaca panas. Bahkan untuk pengolahannya pun cukup mudah, kamu bisa mengonsumsi tomat secara langsung atau mencampurnya ke dalam salad maupun dijadikan sebagai bahan tambahan ke dalam sayuran.

Lebih lanjut, menurut Alexandra Miller, MS, RDN, LDN, Ahli Diet Korporat di Medifast, Inc., mengatakan bahwa kandungan tomat tidak hanya air saja, namun juga kaya akan nutrisi, potasium, serta vitamin A dan C. Adapun beberapa nutrisi yang ada pada tomat seperti, likopen dan karotenoid yang dikenal karena efeknya yang bisa melawan kanker.

Terung

Terung/Foto: Freepik/@azerbaijan_stockers

Selanjutnya, terung. Terung memiliki kandungan air sekitar 92 persen dan memiliki sejumlah senyawa fitonutrien yang menjadikannya sebagai salah satu sayuran tersehat di dunia. Sehingga buah berwarna ungu ini sangat cocok dikonsumsi saat cuaca panas. Sebab, dengan kandungannya tersebut terung dapat menghidrasi tubuh dengan baik.

Selain itu, terung juga rendah kalori dan merupakan sumber serat, tembaga, vitamin B, mangan, vitamin K, dan potasium yang baik. Dengan mengonsumsi terung maka kamu tidak hanya bisa menghidrasi tubuh, tetapi juga meningkatkan sistem metabolisme, kekebalan, dan kardiovaskular yang membuat tubuh menjadi sehat.

Semangka

Semangka/Foto: Freepik/@rawpixel.com

Sejak dahulu, semangka sudah dikenal sebagai buah musim panas yang menyegarkan. Pasalnya, buah ini mengandung sekitar 92 persen air dan menurut laporan USDA, semangka juga merupakan buah yang rendah kalori. Ini artinya, buah semangka tidak hanya bisa menghidrasi tubuh, tetapi juga mengenyangkan.

Lebih lanjut, semangka juga dikenal sebagai buah yang dapat meningkatkan kesehatan rambut dan kulit, meningkatkan energi, serta membantu menurunkan berat badan. Kamu bisa mengonsumsi semangka secara langsung maupun diolah menjadi jus. Bahkan buah ini juga bisa kamu buat sebagai es pop yang sehat dengan dihaluskan dan ditambahkan air serta gula secukupnya.

Bengkuang

Bengkuang/Foto: dok. Cleveland Clinic

Bengkuang merupakan golongan umbi-umbian segar dengan kandungan air sebanyak 90 persen yang cocok dikonsumsi saat cuaca panas. Umumnya, bengkuang dapat tumbuh di daerah yang banyak sinar matahari. Umbi jenis ini juga kaya akan kandungan vitamin C, zat besi, dan potasium.

Selain itu, bengkuang juga baik dikonsumsi bagi penderita diabetes karena umbi ini memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan serat yang tinggi serta serat prebiotik yang dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, umbi ini bisa diolah sebagai asinan, salad, hingga rujak.

Nah, Beauties itulah tadi 7 makanan yang cocok dikonsumsi saat cuaca panas dan bisa bantu cegah dehidrasi. Yuk, hidrasi tubuh agar tidak dehidrasi dengan tujuh makanan di atas.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE