Bukan Cuma Lapar, Ini Penyebab Kamu Mudah Lelah saat Puasa
Saat berpuasa, rasa lelah sering dianggap hal yang wajar karena tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman sepanjang hari. Namun, tidak semua orang mengalami tingkat kelelahan yang sama. Ada yang tetap bertenaga hingga sore, sementara yang lain sudah merasa lemas sejak siang hari, meski aktivitasnya tidak terlalu berat.
Faktanya, kelelahan saat puasa bukan hanya soal rasa lapar. Banyak faktor biologis dan kebiasaan harian yang memengaruhi kondisi energi tubuh. Nah, memahami penyebab kamu mudah lelah saat puasa berikut, bisa membantumu mengelola pola hidup dengan lebih tepat, agar tetap produktif dan nyaman menjalani ibadah.
Â
1. Fluktuasi Gula Darah yang Tidak Stabil
Fluktuasi gula darah yang tidak stabil picu rasa lelah dan kurang fokus / Foto: Freepik.com / Freepik
Salah satu penyebab utama kelelahan adalah perubahan kadar gula darah. Menurut Nutrition Reviews (2020), konsumsi makanan tinggi gula sederhana saat sahur atau berbuka dapat menyebabkan lonjakan energi yang cepat diikuti penurunan drastis. Penurunan ini memicu rasa lemas, pusing, dan sulit fokus di siang hari.
2. Kurangnya Hidrasi Tubuh
Kurangnya hidrasi tubuh bisa memengaruhi energi tubuh / Foto: Freepik.com / Freepik
Dehidrasi ringan saja sudah bisa memengaruhi energi. Penelitian dalam Journal of Nutrition (2019) menunjukkan bahwa kekurangan cairan sebesar 1–2% dari berat tubuh dapat menurunkan fungsi kognitif dan meningkatkan rasa lelah. Saat puasa, tubuh kehilangan cairan melalui aktivitas dan suhu lingkungan, sehingga kebutuhan hidrasi saat berbuka menjadi sangat penting.
3. Pola Tidur yang Berubah
Pola tidur yang berubah membuatmu bangun dalam kondisi kurang segar / Foto: Freepik.com / Freepik
Selama Ramadan, waktu tidur sering bergeser karena sahur dan aktivitas malam. Menurut Sleep Health Journal (2021), gangguan ritme tidur dapat menurunkan kualitas pemulihan tubuh, meski durasi tidur cukup. Akibatnya, kamu bisa bangun dalam kondisi belum sepenuhnya segar.
4. Aktivitas Mental yang Tetap Tinggi
Aktivitas mental yang tetap tinggi meningkatkan rasa kelelahan/ Foto: Freepik.com / Freepik
Meskipun asupan energi berkurang, tuntutan pekerjaan dan pikiran tidak selalu ikut menurun. Studi dalam Journal of Occupational Health Psychology (2018) menunjukkan bahwa beban mental yang tinggi dapat meningkatkan rasa kelelahan bahkan tanpa aktivitas fisik berat. Pikiran yang terus aktif membutuhkan energi besar dari tubuh.
5. Kurangnya Asupan Nutrisi Seimbang
Kurangnya asupan nutrisi seimbang membuat energi jadi cepat habis / Foto: Freepik.com / Freepik
Kelelahan juga bisa dipicu oleh komposisi makanan yang tidak tepat. Penelitian di Journal of Clinical Nutrition (2020) menyebutkan bahwa kekurangan protein, zat besi, dan vitamin B berkontribusi pada penurunan energi tubuh. Sahur yang hanya berisi karbohidrat sederhana cenderung membuat energi cepat habis.
Kelelahan saat puasa bukan sekedar akibat rasa lapar, tapi hasil dari berbagai faktor yang saling memengaruhi. Dengan memahami penyebab kamu mudah lelah saat puasa, kamu bisa menyesuaikan pola makan, tidur, dan aktivitas agar energi tetap stabil sepanjang hari.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!