Gejala dan Cara Mengatasi Eksim di Kulit

tyana | Beautynesia
Rabu, 05 Aug 2020 07:00 WIB
Ilustrasi Dermatitis/pinterest.com/fusionmedstaff

Eksim merupakan penyakit kulit yang biasanya timbul karena reaksi alergi pada kulit. Penyakit kulit ini seringkali ditandai dengan timbulnya warna kemerahan dan rasa gatal. Walaupun bukan termasuk penyakit yang cukup serius, eksim dapat menimbulkan rasa tidak nyaman serta mengganggu penampilan.

Gejala yang Timbul


Ilustrasi Gatal-gatal/pinterest.com/marlyswasson

Eksim biasanya ditandai dengan munculnya tanda infeksi seperti kemerahan, rasa gatal dan ruam pada kulit. Penyakit kulit ini juga ditandai dengan munculnya vesikel (tonjolan kecil berisi cairan), kulit menjadi tebal, kering dan bersisik.

Gejala eksim tak hanya timbul pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak, terutama memasuki usia di atas dua tahun. Pada kasus tertentu eksim dapat menghilang seiring berjalannya usia, tetapi ada juga yang tidak kunjung sembuh.

Penyebab Eksim


Ilustrasi Dermatitis/pinterest.com/debstep5/

Penyebab eksim dapat dari luar (eksogen) dan dari dalam (endogen). Penyebab eksim dari luar biasanya disebabkan oleh bahan kimia, cuaca ekstrem, ataupun micro organisme seperti jamur dan bakteri. Untuk penyebab secara endogen sebenarnya belum dapat dipastikan secara langsung tetapi biasanya berkaitan dengan penyakit yang diderita ataupun riwayat keluarga.

Alergi kulit terhadap bulu, debu, ataupun makanan dapat meningkatkan resiko penyakit satu ini. Tak hanya itu kondisi psikis yang sedang stress juga dapat memicu penyakit kulit ini timbul.

Cara Mengatasi Eksim


Ilustrasi Dermatitis/pinterest.com/chrbres7

Seperti yang telah dijelaskan di atas, eksim bisa langsung hilang ataupun sulit sembuh. Untuk mengurangi gejala yang timbul dari eksim, kita dapat melakukan beberapa cara berikut ini.

1. Kompres dengan Es


Ilustrasi Kompres Es/pinterest.com/valkyrieofodin

Eksim memang ditandai dengan gejala gatal dan menyebabkan kita ingin menggaruknya. Cara itu harus sangat dihindari karena akan membuat kulit bertambah iritasi dan perih. Tak hanya itu kuman dan bakteri yang ada di kuku dapat masuk dan menyebabkan iritasi yang lebih parah.

Untuk itu, saat gejala gatal timbul, hindari untuk menggaruk tetapi coba dengan mengkompres bagian yang gatal dengan es ataupun air dingin. Air dingin atau es dapat mengurangi iritasi pada kulit dan meredakan rasa gatal.

2. Gunakan Pelembab


Ilustrasi Menggunakan Pelembab/pinterest.com/avoskin

Eksi biasanya juga ditandai dengan kulit kering dan bersisik. Kondisi ini akan diperparah apabila kulit kita juga kering. Oleh karena itu pastikan kulit tetap lembab dengan menggunakan pelembab secara rutin setelah mandi dan sebelum tidur.

Gunakan pelembab untuk kulit sensitif dan kering. Pilih juga pelembab dengan dasar bahan alami seperti minyak zaitun, alpukat ataupun lidah buaya. Semakin sedikit bahan kimia yang digunakan, semakin rendah juga resiko timbulnya iritasi karena bahan kimia.

3. Jangan Mandi Terlalu Lama


Ilustrasi Mandi/pinterest.com/freshbeauty

Mandi yang terlalu lama dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering. Oleh karena itu mandi terlalu lama dapat membuat eksim menjadi lebih parah dan timbul. Usahakan mandi sekitar 5-10 menit.

Hindari juga sabun yang mengandung parfum, pewarna, ataupun anti bakteri. Hal ini karena sabut tersebut dapat menyebabkan alergi dan kulit menjadi kering. Pilihlah sabun dengan kandungan bahan alami yang lembut di kulit.

4. Kunjungi Dokter


Ilustrasi/Konsultasi Dokterpinterest.com/sunknowledgeoffpage

Apabila eksim tak kunjung membaik dan semakin bertambah parah, segeralah untuk menemui dokter kulit. Dokter akan membantu mengetahui penyebab dari eksi dan cara yang tepat untuk menangani gejala yang dialami.

 

(kik/kik)
Loading ...